6 Pemain Sepak Bola Semakin Kaya Setelah Pensiun
Bagi banyak pesepakbola, masa pensiun sering kali menjadi momen yang menegangkan.
Bagi banyak pesepakbola, masa pensiun sering kali menjadi periode yang penuh kekhawatiran. Hal ini disebabkan oleh kenyataan bahwa penghasilan mereka tidak akan sebesar saat mereka masih aktif bermain. Tidak jarang, kita mendengar berita tentang mantan pesepakbola, bahkan yang pernah menjadi bintang, mengalami kesulitan hidup setelah mereka pensiun.
Sebagai contoh, "Ronaldinho, legenda Brasil yang pernah bermain untuk Barcelona dan AC Milan, baru-baru ini diberitakan mengalami masalah keuangan."
Di sisi lain, ada beberapa mantan pemain yang justru mengalami peningkatan kekayaan setelah meninggalkan lapangan hijau. Aset mereka terus bertambah, begitu pula dengan barang-barang berharga yang mereka miliki.
Hal ini menunjukkan bahwa tidak semua mantan pesepakbola menghadapi kesulitan setelah pensiun. Beberapa di antaranya berhasil mengelola keuangan mereka dengan bijak dan bahkan meningkatkan pundi-pundi kekayaan mereka. Patut dicontoh, berikut adalah beberapa mantan pesepakbola yang berhasil mengumpulkan kekayaan yang melimpah setelah tidak lagi berkarir di dunia sepakbola:
Sun Jihai
Jihai telah menjadi sosok yang mengubah permainan sepak bola di Tiongkok, dikenal sebagai pemain pertama yang mencetak gol di Liga Premier untuk negara tersebut. Setelah mengakhiri kariernya sebagai pemain pada tahun 2016, ia beralih ke dunia bisnis dengan memanfaatkan data olahraga. Ia mendirikan perusahaan bernama HaiQui Sports, yang mendapatkan dukungan dari China Media Capital, sebuah firma ekuitas yang memiliki nilai lebih dari $60 miliar dan memiliki 30% saham di City Football Group sebagai salah satu asetnya.
Selama tujuh tahun menjalankan usahanya, HaiQui Sports telah berhasil menarik perhatian 400 juta pengguna di Tiongkok. Jumlah ini setara dengan total populasi tujuh negara terbesar di Eropa jika digabungkan, yang menunjukkan betapa luar biasanya pencapaian ini.
Selain itu, aplikasi MiaoHi, yang berfungsi untuk menghubungkan selebritas dengan penggemar, menjadi sumber utama pendapatan Jihai. Dengan lebih dari 400 juta pengguna, saat ini ia diperkirakan memiliki kekayaan bersih sekitar 20 juta dolar. Angka-angka ini mungkin mengejutkan, tetapi mereka mencerminkan dampak signifikan yang telah ditinggalkan oleh pahlawan Manchester City tersebut setelah pensiun dari dunia sepak bola.
Louis Saha
Louis Saha, seorang penyerang yang berhasil di Liga Premier saat membela Manchester United dan Everton serta tim nasional Prancis, menunjukkan kecerdasannya dalam dunia bisnis sama baiknya dengan kemampuannya di lapangan.
Perusahaan jejaring sosial yang ia dirikan, 'AxisStars', telah dijelaskan oleh Football Daily sebagai 'campuran antara Tinder dan Uber', yang memungkinkan pemain serta merek untuk saling terhubung dan memberikan penilaian terhadap pengalaman mereka, dan hanya dapat diakses oleh individu dengan kekayaan yang signifikan.
Pria berusia 45 tahun ini mendapatkan inspirasi untuk mendirikan platform tersebut setelah mengalami kesulitan dalam mencari dukungan setelah pensiun pada tahun 2013. Meskipun mayoritas kliennya berasal dari kalangan pemain sepak bola, Saha juga berhasil menjangkau atlet dari berbagai cabang olahraga lainnya.
Saat ini, jaringan yang ia kembangkan terus menunjukkan pertumbuhan yang pesat dengan ribuan pengguna, termasuk sekitar 550 mantan atlet profesional. Berdasarkan informasi dari OLBG, kekayaan bersih mantan penyerang ini kini telah mencapai sekitar 4,312 miliar. Kemampuan Saha untuk mengubah tantangan pribadi yang ia hadapi setelah pensiun menjadi suatu hal yang positif dan inspiratif patut dicontoh.
Asamoah Gyan
Asamoah Gyan merupakan salah satu atlet paling terkenal di Afrika, diakui sebagai pencetak gol terbanyak di benua tersebut dalam sejarah Piala Dunia. Ia berhasil mencetak gol dalam setiap edisi turnamen pada tahun 2006, 2010, dan 2014 untuk tim nasional Ghana.
Menjelang akhir kariernya yang berakhir pada tahun 2021, Gyan melakukan tur singkat ke beberapa klub kaya, yang tentunya memberikan kontribusi pada saldo banknya. Namun, pendapatannya dari sepak bola tidak sebanding dengan kesuksesan bisnis yang dia jalani setelah pensiun.
Gyan memiliki berbagai perusahaan yang sering diawali dengan nama 'BabyJet', yang beroperasi di banyak sektor, termasuk promosi tinju, transportasi bus, penerbangan, real estat, air minum kemasan, beras, mi, dan stasiun pengisian bahan bakar. Selain itu, ia juga mendanai sejumlah bintang musik Ghana untuk mendukung industri musik di negara asalnya.
Dengan total kekayaan bersih sekitar 17 juta dolar, pahlawan Ghana ini telah mempersiapkan masa depannya dengan sangat baik. Ia tidak hanya dikenal sebagai atlet, tetapi juga sebagai pengusaha yang sukses dalam berbagai bidang usaha yang dia geluti.
Robbie Fowler
Anda mungkin beranggapan bahwa Robbie Fowler, yang dikenal sebagai 'Dewa' di Liverpool berkat 183 golnya, pasti mengantongi penghasilan yang sangat besar selama kariernya, dan anggapan itu tidak salah. Meskipun demikian, legenda The Reds ini telah melakukan sejumlah investasi yang bijaksana, mengikuti jejak Owen yang juga terjun ke dunia pacuan kuda bersama Steve McManaman, serta memiliki perusahaan promosi olahraga sejak tahun 1990-an.
Fowler sebenarnya memperoleh sebagian besar kekayaannya dari investasi properti, dengan kabar menyebutkan bahwa ia memiliki lebih dari 100 properti di kawasan barat laut Inggris. Kekayaan bersihnya diperkirakan telah melampaui angka 30 juta. Meskipun ia masih mencintai olahraga yang indah ini, Fowler - yang merupakan salah satu pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Liga Premier - baru-baru ini kehilangan posisinya sebagai manajer Al-Qadsiah di Arab Saudi. Namun, ia memiliki jaminan dari kekayaan bersihnya yang sangat besar untuk dijadikan sandaran.
Thomas Gravesen
Thomas Gravesen, yang terkenal karena peralihannya dari Everton ke 'Galacticos' Real Madrid, sebenarnya telah menjalani kehidupan yang jauh lebih menarik setelah meninggalkan dunia sepak bola. Ia memilih untuk menjadi seorang penjudi kelas atas di Las Vegas, sebuah langkah yang menunjukkan keberanian dan keinginannya untuk mengeksplorasi sisi lain dari kehidupannya.
Setelah mengakhiri kariernya di usia 32 tahun, pemain asal Denmark ini memutuskan untuk menetap di 'Sin City'. Dalam perjalanan ini, ia melakukan investasi yang cerdas dan dilaporkan memiliki kekayaan sebesar 100 juta pada tahun 2021, meskipun jumlah tersebut bisa saja berkurang drastis hanya dalam satu permainan poker.
Dengan saldo rekening bank yang mengesankan, Gravesen sempat tinggal bersama dua tokoh terkenal, yaitu legenda tenis Andre Agassi dan pemenang Oscar Nicolas Cage. Namun, ia akhirnya memilih untuk kembali ke Denmark dan berkarier sebagai pakar di bidang sepak bola.
Meskipun banyak yang berpendapat bahwa dunia perjudian bisa berisiko, dikatakan bahwa kekayaan bersih Gravesen masih sekitar 100 juta pada tahun 2023, jika dihitung dari semua kemenangan pokernya. Mungkin, kekayaan tersebut dapat sedikit mengurangi rasa sakitnya setelah dijuluki sebagai 'rekan setim terburuk' oleh Ronaldo Nazario, pemain Brasil yang terkenal.
Mathieu Flamini
Anda mungkin tidak pernah menyangka bahwa seorang gelandang hebat yang pernah bermain untuk Arsenal dan AC Milan akan terjun ke dunia biokimia. Namun, itulah yang dilakukan oleh Mathieu Flamini melalui perusahaannya, GF Biochemicals.
Bersama rekannya, Pasquale Granata, Flamini telah menjadikan perusahaan ini sebagai pemimpin dalam industri, dengan nilai yang diperkirakan mencapai 21 miliar. Mereka khusus memproduksi asam Levulinat, sebuah bahan bakar yang berasal dari limbah tanaman dan memiliki potensi untuk digunakan dalam produksi plastik.
Dengan keberhasilan ini, Flamini tidak hanya berfokus pada bisnis, tetapi juga berupaya meningkatkan kesadaran akan keberlanjutan lingkungan. Ia meluncurkan majalah pertama di dunia yang mengangkat isu-isu keberlanjutan ekologi dan menciptakan gelar universitas baru yang berfokus pada bioekonomi.
Meskipun Flamini dikenal sebagai gelandang bertahan yang handal, prestasinya di luar lapangan telah melampaui warisan yang ditinggalkannya dalam dunia sepak bola. Saat ini, kekayaan bersihnya diperkirakan mencapai angka fantastis 10 miliar, menjadikannya sebagai pemain dengan kekayaan tertinggi di antara semua pemain sepak bola, baik yang masih aktif maupun yang sudah pensiun.
Sumber: Givemesport