Persiraja Ditahan Imbang Garudayaksa 2-2 di Kandang, Laskar Rencong Tertahan di Klasemen
Persiraja Ditahan Imbang Garudayaksa dengan skor 2-2 dalam laga lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026. Hasil ini membuat Laskar Rencong tertahan di posisi lima klasemen sementara.
Persiraja Banda Aceh harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang Garudayaksa FC dengan skor 2-2 dalam laga lanjutan putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/2026. Pertandingan sengit ini berlangsung di markas Persiraja, Stadion H Dimurthala Lampineung, Banda Aceh, pada Minggu malam.
Hasil imbang ini membuat Persiraja Banda Aceh tetap berada di posisi kelima klasemen sementara dengan koleksi 38 poin. Sementara itu, Garudayaksa FC juga tidak bergeser dari posisi kedua klasemen, mengumpulkan 46 poin dari seluruh pertandingan yang telah dijalani.
Gol-gol untuk Persiraja Banda Aceh dicetak oleh Faris Adit dan Aditya Angga, menunjukkan semangat juang tim tuan rumah. Di sisi lain, Garudayaksa FC berhasil menyamakan kedudukan melalui dua gol yang semuanya dibukukan oleh Christian Frydek, termasuk gol dramatis di menit akhir pertandingan.
Garudayaksa Mendominasi di Babak Pertama
Persiraja Banda Aceh menghadapi pertandingan ini dengan kondisi kurang ideal, tampil tanpa tiga pemain kunci di lini tengah. Absennya Fitra Ridwan karena sakit, Fava Sheva akibat akumulasi kartu, serta Omid Popalzay yang mendapat kartu merah di laga sebelumnya, sangat terasa dampaknya bagi Laskar Rencong.
Kondisi tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh Garudayaksa FC yang lebih leluasa menguasai jalannya pertandingan sejak awal babak pertama. Tim tamu tampil menekan, sementara Persiraja lebih banyak bertahan dan mengandalkan skema serangan balik cepat untuk mencoba membongkar pertahanan lawan.
Dominasi Garudayaksa akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-23. Christian Frydek berhasil membuka keunggulan setelah memanfaatkan bola rebound yang sebelumnya ditepis oleh kiper Persiraja, M Reza. Gol ini membawa Garudayaksa memimpin 1-0.
Tertinggal satu gol, Persiraja Banda Aceh mulai meningkatkan intensitas serangan dan mencoba menekan pertahanan lawan. Namun, berbagai upaya yang dilancarkan oleh anak asuh pelatih Jaya Hartono belum mampu menembus gawang Garudayaksa, sehingga skor 1-0 bertahan hingga jeda turun minum.
Drama Gol Penyama Kedudukan di Menit Akhir
Memasuki paruh kedua, Persiraja Banda Aceh langsung tancap gas dan meningkatkan tempo permainan secara signifikan. Strategi agresif ini terbukti efektif, karena pada menit ke-56, Faris Adit berhasil menyamakan kedudukan.
Faris Adit melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang tidak mampu dihalau oleh penjaga gawang Garudayaksa, Rudi N Rajak. Gol indah ini membangkitkan semangat para pemain Persiraja dan membuat skor menjadi 1-1, memicu jual beli serangan dari kedua tim.
Kedua kesebelasan mulai saling berbalas serangan dengan intensitas tinggi, menciptakan beberapa peluang emas. Anak-anak Persiraja berhasil menciptakan sejumlah kesempatan berbahaya, namun belum ada yang berhasil mengubah papan skor untuk kedua kalinya hingga mendekati akhir pertandingan.
Drama terjadi di menit-menit akhir pertandingan. Persiraja berhasil membalikkan keadaan pada menit ke-87 melalui sundulan keras Aditya Angga, memanfaatkan umpan lambung terukur dari Asgal Habib. Gol ini membuat tuan rumah unggul 2-1 dan seolah akan mengamankan tiga poin penting.
Namun, Garudayaksa FC tidak menyerah begitu saja. Tim tamu menggempur pertahanan Persiraja di masa injury time. Pada menit ke-102, Christian Frydek kembali menjadi pahlawan bagi Garudayaksa dengan mencetak gol penyama kedudukan melalui tendangan bebas akurat. Gol tersebut memastikan pertandingan berakhir imbang 2-2.
Sumber: AntaraNews