Persiraja Banda Aceh secara resmi menyampaikan permohonan maaf kepada para suporter setia mereka. Hal ini menyusul rentetan hasil kurang memuaskan di dua laga kandang Pegadaian Championship 2025/2026. Terbaru, tim berjuluk Laskar Rencong itu hanya mampu bermain imbang 1-1 saat menjamu Garudayaksa FC.
Pertandingan yang berlangsung pada Minggu malam, 06 Oktober 2025, di Stadion H Dimurthala Lampineung, Banda Aceh, berakhir dengan skor sama kuat. Hasil ini menambah daftar panjang kegagalan Persiraja meraih poin penuh di hadapan publik sendiri. Sebelumnya, mereka juga takluk 2-3 dari Adhyaksa FC Banten pada 22 September 2025.
Pelatih Persiraja, Akhyar Ilyas, secara langsung mengungkapkan kekecewaannya dalam jumpa pers usai pertandingan. Ia menekankan bahwa hasil imbang tersebut bukanlah target yang diinginkan oleh timnya. Permohonan maaf juga disampaikan oleh kapten tim, Miftahul Hamdi, kepada seluruh masyarakat Aceh.
Advertisement
Advertisement
Evaluasi Pelatih Usai Laga Ketat
Akhyar Ilyas menjelaskan bahwa pertandingan melawan Garudayaksa FC berlangsung sangat ketat sejak awal. Tim tamu berhasil unggul lebih dulu melalui tendangan jarak jauh yang mengejutkan pertahanan Persiraja. Kondisi ini menuntut para pemain untuk segera merespons dan menaikkan tempo permainan.
Respons positif ditunjukkan oleh para pemain Persiraja yang berhasil menyamakan kedudukan sebelum jeda turun minum. Meskipun demikian, timnya masih kesulitan dalam mengkonversi peluang menjadi gol. Pertahanan Garudayaksa FC yang kokoh menjadi tantangan besar bagi lini serang Persiraja.
"Kami mohon maaf atas hasil malam ini yang bukan kami inginkan," kata Akhyar Ilyas, menegaskan kembali permohonan maaf tim. Ia menambahkan bahwa psikologi pemain sedikit terganggu setelah beberapa hasil kurang baik. Dukungan penuh dari pecinta Persiraja sangat dibutuhkan untuk mengembalikan kepercayaan diri pemain.
Advertisement
Meski belum meraih kemenangan, Akhyar Ilyas tetap mengapresiasi kerja keras dan usaha para pemainnya. Menurutnya, apa yang sudah dilakukan di lapangan sudah cukup baik, hanya saja keberuntungan belum berpihak. "Saya pikir, apa yang dilakukan para pemain sudah baik, saya harus mengapresiasinya. Kami hanya kurang beruntung malam ini," ujarnya.
Advertisement
Permohonan Maaf Kapten dan Pembelajaran Tim
Senada dengan pelatih, Kapten Persiraja, Miftahul Hamdi, juga menyampaikan permohonan maaf yang tulus. Permohonan ini ditujukan kepada seluruh masyarakat Aceh, baik yang hadir langsung di stadion maupun yang mendukung dari rumah. Hamdi menyadari ekspektasi tinggi dari para suporter.
"Saya mewakili rekan-rekan tim semuanya mohon maaf kepada masyarakat Aceh, dan penonton yang sudah datang langsung mendukung kami ke stadion," kata Hamdi. Ia menekankan bahwa seluruh tim merasa bertanggung jawab atas hasil yang belum maksimal ini. Dukungan suporter adalah motivasi terbesar bagi mereka.
Mantan pemain Timnas U-19 ini menegaskan bahwa pertandingan malam itu menjadi pembelajaran berharga. Tim akan mengevaluasi setiap kekurangan untuk tampil lebih baik di laga-laga selanjutnya. Fokus utama adalah memperbaiki penyelesaian akhir dan menjaga konsistensi permainan.
Advertisement
Hamdi berharap, dengan evaluasi dan kerja keras, Persiraja dapat mengamankan poin penuh di pertandingan kandang berikutnya. "Pertandingan malam ini menjadi pembelajaran bagi kami, semoga kedepan kami bisa lebih baik, dan mudah-mudahan minggu depan kami bisa memenangkan pertandingan," pungkasnya, menatap laga melawan Bekasi City.
Sumber: AntaraNews