Ashanty Tutup Bisnis Kuenya, Akui Keputusan Ini Paling Sulit dan Berat
Ashanty telah mengonfirmasi bahwa toko kue Lumier yang ia dirikan selama enam tahun akan ditutup.
Ashanty telah mengonfirmasi berita mengenai penutupan toko kue Lumier yang telah ia kelola selama enam tahun. Meskipun usaha tersebut masih memiliki pelanggan setia, keputusan untuk menutupnya tetap harus diambil.
Menurut Ashanty, membuat keputusan ini bukanlah hal yang mudah. Penyanyi yang juga merupakan istri Anang Hermansyah ini tidak dapat menyembunyikan perasaan sedihnya atas penutupan usaha kuliner yang telah dibangunnya.
"Aduh, jangan nanya begini dong. Kalau nanya kayak begitu ini agak sedih ya. Pasti aku sedih banget," ungkap Ashanty di Hotel Four Seasons Jakarta pada Rabu (30/7).
"Tapi besok (hari ini) jam 11 kita kumpul insyaallah sama karyawan Lumier untuk menutup," tambahnya.
Telah berlalu enam tahun
Menurut Ashanty, keputusan untuk menutup usaha ini tidak disebabkan oleh kerugian atau masalah dalam operasional bisnis. Ia menegaskan bahwa produk yang ditawarkannya masih banyak diminati oleh masyarakat.
"Ya sedihnya kalau orang jualan sesuatu, misalnya enggak berjalan baru tutup. Ini Lumier sudah 6 tahun, masih berjalan dengan baik, masih banyak yang cari. Tapi ya kita harus ambil keputusan yang benar," kata Ashanty.
Hal ini menunjukkan bahwa meskipun bisnisnya masih memiliki permintaan, terkadang keputusan sulit harus diambil demi kebaikan di masa depan.
Simpan alasan untuk menutup toko
Ashanty menyatakan bahwa ia tidak dapat menjelaskan alasan di balik penutupan usahanya kepada publik.
Menurutnya, keputusan tersebut merupakan hal yang bersifat internal dan telah dipertimbangkan dalam waktu yang cukup lama.
"Aku enggak bisa cerita, enggak bisa cerita alasannya apa yaitu masalah internal kita. Intinya ada beberapa hal yang mungkin harus kita lakukan untuk mengambil keputusan ini," jelas Ashanty.
Ia menekankan bahwa meskipun banyak yang ingin tahu, ada aspek-aspek tertentu yang tidak bisa dibagikan. Hal ini menunjukkan bahwa keputusan tersebut diambil setelah melalui pertimbangan yang matang dan melibatkan berbagai faktor. Dengan demikian, Ashanty berharap agar penggemar dan masyarakat dapat menghargai privasi serta keputusan yang diambilnya.
Terdapat banyak outlet dan ratusan karyawan
Ashanty mengungkapkan pentingnya tanggung jawab terhadap karyawan yang jumlahnya cukup banyak. Ia merasakan tekanan emosional yang cukup berat akibat keputusan untuk menutup usaha.
"Ya banyak, sudah banyak outlet, ratusan karyawan. Berat pastinya. Bukan sedih lagi, sebulan ini mungkin dibilang adalah masa terhancur buat aku. Karena yang terberat bukan hanya karena harus tutup, karena ada banyak orang juga yang bergantung sama kita," ucap Ashanty.
Penutupan usaha ini tentu membawa dampak yang luas, tidak hanya bagi dirinya tetapi juga bagi karyawan yang selama ini mengandalkan pekerjaan tersebut. Keputusan ini menjadi salah satu momen paling sulit dalam hidupnya, dan ia berharap dapat menemukan jalan keluar yang terbaik untuk semua pihak yang terlibat.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3400127/original/032270200_1615598309-210311_Diplomasi_Lewat_Jalur_Kuliner_V.jpg)