8 Foto Pilar di Rumah Anang Hermansyah dan Ashanty di Cinere, Interiornya Mewah Seperti Istana
Pilar yang ada di rumah Anang Hermansyah dan Ashanty memiliki desain klasik bergaya Eropa, memberikan kesan megah dan elegan pada interior rumah mereka.
Rumah milik pasangan selebritas Anang Hermansyah dan Ashanty yang terletak di kawasan Cinere, Depok, Jawa Barat, menarik perhatian banyak orang berkat desain interiornya yang sangat megah. Salah satu elemen yang paling mencolok di dalam rumah ini adalah deretan pilar besar yang tersebar di berbagai sudut ruangan.
Pilar-pilar tersebut tidak hanya berfungsi sebagai bagian dari struktur bangunan, tetapi juga berperan sebagai elemen estetika yang menambah keindahan rumah dengan nuansa klasik bergaya Eropa. Dengan ukuran yang menjulang tinggi dan detail guratan vertikal yang sangat rapi, pilar-pilar ini membuat interior rumah tampak semakin mewah dan dramatis.
Pilar Besar berfungsi sebagai batas visual di Ruang Tengah
Pilar utama pada foto pertama tampak kokoh berdiri di tengah ruang yang luas, berfungsi sebagai pembatas visual antara berbagai area. Pilar ini memiliki bentuk bulat dengan diameter yang cukup besar, sehingga langsung menarik perhatian saat seseorang memasuki ruangan. Terletak di sekitar area ruang tamu, pilar ini dikelilingi oleh bean bag yang digunakan sebagai tempat duduk santai, menciptakan suasana yang nyaman.
Permukaan pilar dihiasi dengan guratan vertikal atau fluting yang cukup dalam, memberikan kesan dinamis dan menghindari tampilan yang monoton. Detail ini juga menciptakan efek visual yang membuat pilar terlihat lebih tinggi dan elegan. Penempatan pilar yang simetris di dalam ruangan menambah kesan formal dan memperkuat karakteristik rumah mewah dengan gaya klasik yang diusung.
Pilar krem tersebut terhubung dengan balkon
Pada foto kedua, pilar tampak cukup dekat dengan area ruang makan. Pilar tersebut memiliki warna broken white atau krem pucat dengan finishing doff, sehingga tidak tampak mengkilap. Warna ini membuat bayangan pada guratan vertikal pilar menjadi lebih jelas dan terlihat menonjol. Di bagian atas pilar, terdapat molding dekoratif yang terhubung ke arah balkon di lantai dua. Elemen ini menciptakan kesinambungan desain antara lantai bawah dan lantai atas, memberikan kesan yang lebih menyatu. Dengan demikian, interior rumah pun terlihat lebih harmonis dan terintegrasi, menciptakan suasana yang nyaman bagi penghuninya.
Dua pilar yang memiliki bentuk simetris
Foto ketiga menampilkan dua pilar besar yang berdiri mengapit area berkumpul di ruang tengah. Pilar-pilar ini memiliki peran yang sangat penting karena berfungsi untuk menopang struktur lantai di atasnya yang berbentuk balkon melengkung. Penempatan pilar yang simetris memberikan kesan seimbang secara visual pada ruangan.
Jarak yang cukup lebar antara kedua pilar membuat ruang tetap terasa lapang meskipun ada struktur besar di tengah ruangan. Guratan vertikal yang terdapat pada kedua pilar tampak konsisten dari atas hingga bawah. Hal ini menunjukkan bahwa pilar tersebut dibuat dengan pengerjaan yang sangat teliti dan rapi.
Pilar yang terletak di samping area televisi
Pada foto keempat, terdapat pilar yang berdiri di sisi kanan layar televisi besar yang terletak di ruang keluarga. Pilar ini terlihat cukup mencolok karena berdiri sendiri di samping dinding yang relatif polos. Keberadaan pilar tersebut langsung menarik perhatian di sudut ruangan ini.
Tekstur garis vertikal pada pilar memberikan kontras yang menarik dengan dinding di belakangnya yang lebih sederhana. Dinding tersebut dihiasi dengan wall moulding minimalis, menciptakan kesan elegan. Kombinasi antara pilar dan dinding ini menjadikan pilar sebagai elemen dekoratif yang memperkuat karakter ruangan secara keseluruhan. Dengan demikian, pilar tidak hanya berfungsi sebagai penyangga, tetapi juga sebagai bagian penting dari estetika interior ruang keluarga.
Pilar memantulkan cahaya dari permukaan kaca
Foto kelima memperlihatkan pilar yang terlihat melalui refleksi kaca di dalam rumah. Penggunaan material kaca yang melimpah dalam desain rumah ini menciptakan efek visual yang menarik. Refleksi tersebut membuat jumlah pilar tampak lebih banyak daripada yang sebenarnya.
Efek pantulan ini memberikan ilusi bahwa ruangan terasa lebih luas dan megah. Selain itu, cahaya yang masuk dari area luar, seperti kolam renang, juga turut menerangi sisi pilar. Pencahayaan alami ini semakin menonjolkan dimensi garis vertikal pada permukaan pilar, menambah kesan elegan dan modern pada desain interior rumah.
Base Pilar
Foto keenam menampilkan dengan jelas detail dari bagian bawah atau base pilar. Alas pilar ini terdiri dari beberapa lingkaran bertingkat yang semakin melebar ke bawah, menciptakan kesan yang sangat khas. Desain ini terinspirasi dari arsitektur klasik, khususnya gaya Ionic atau Corinthian.
Ukuran pilar yang terlihat sangat besar jika dibandingkan dengan manusia di sekitarnya menambah daya tarik visual. Dengan diameter yang hampir selebar bahu orang dewasa, pilar ini jelas menunjukkan bahwa ia adalah struktur penopang yang signifikan dan kuat. Detail-detail ini semakin memperkuat kesan kokoh yang ditampilkan pada interior rumah.
Tempat untuk berbuka puasa bersama
Pada foto ketujuh, pilar tampak sangat menjulang tinggi karena terletak di ruangan yang memiliki konsep langit-langit tinggi. Tinggi pilar diperkirakan mencapai sekitar empat hingga lima meter, memberikan kesan megah pada ruangan tersebut.
Garis-garis vertikal yang terdapat pada pilar berfungsi untuk menarik perhatian mata ke arah atas. Efek visual ini membuat ruangan terasa lebih luas dan dramatis, menciptakan suasana yang mengesankan. Di bagian atas ruangan, terdapat lampu gantung kristal yang menjadi fokus perhatian. Pilar dan lampu gantung ini saling melengkapi, menciptakan nuansa kemewahan yang tak tertandingi.
Arsy menjadikan tempat ini sebagai spot favorit untuk membuat konten
Pada foto terakhir, pilar terlihat berada di sisi kanan saat Arsy sedang membuat konten menari di dalam ruangan. Pilar tersebut berfungsi sebagai latar belakang yang memberikan kedalaman pada tampilan ruangan. Kehadirannya membuat ruang tidak terlihat kosong atau datar, menciptakan suasana yang lebih hidup dan dinamis.
Elemen arsitektur seperti pilar ini membantu menciptakan dimensi visual yang lebih menarik dan beragam. Tanpa adanya pilar, ruangan besar tersebut mungkin akan tampak seperti aula kosong biasa, kurang memiliki karakter dan daya tarik. Pilar-pilar inilah yang menjadi kunci identitas desain rumah di Cinere tersebut, memberikan sentuhan estetika yang khas dan menonjolkan keunikan ruang.
Anang Hermansyah
Lokasi tempat tinggal Anang Hermansyah dan Ashanty terletak di kawasan Cinere, yang berada di Depok, Jawa Barat. Kawasan ini dikenal sebagai area yang nyaman dan strategis, sehingga menjadi pilihan bagi pasangan selebriti tersebut untuk membangun rumah mereka.
Rumah Anang dan Ashanty memiliki banyak pilar besar yang berfungsi sebagai struktur penopang sekaligus elemen dekoratif. Pilar-pilar tersebut tidak hanya memberikan kekuatan pada bangunan, tetapi juga menciptakan kesan klasik dan megah yang menjadi ciri khas rumah mereka.
Desain rumah Anang Hermansyah dan Ashanty mengadopsi gaya klasik Eropa yang terlihat dari berbagai elemen yang digunakan. Beberapa elemen tersebut termasuk pilar besar, balkon melengkung, serta lampu gantung kristal yang menambah keindahan dan kemewahan interior rumah.
Julukan "Istana Cinere" sering disematkan pada rumah ini karena ukurannya yang besar serta desain interior yang megah. Sebutan ini mencerminkan kemewahan yang ada di dalam rumah, membuatnya terlihat seperti sebuah istana yang layak untuk dihuni oleh keluarga selebriti.