Pesona Elegan Ashanty dalam Balutan Busana Adat Palembang yang Mewah
Ashanty menunjukkan pesonanya dengan mengenakan busana adat Palembang di sebuah acara internasional.
Ashanty berhasil menarik perhatian publik saat mengenakan pakaian adat Palembang. Ini adalah kali pertama ia tampil dengan busana tradisional khas Sumatra Selatan, dan penampilannya terlihat sangat anggun serta penuh rasa percaya diri.
Momen ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Ashanty karena ia dapat memperkenalkan budaya Indonesia di pentas internasional.
"Pertama kalinya pakai baju adat Palembang dan sunting. Bangga banget bisa bawa budaya Indonesia ke ajang internasional @xtheleague ini yang akan tayang di bulan Agustus nanti #XTheLeague," ungkapnya melalui unggahan di Instagram @ashanty_ash pada Minggu, 29 Maret 2026.
Penampilan Ashanty semakin menawan berkat sentuhan dari Viennagallery yang merancang busananya, sementara Bennu Sorumba bertugas sebagai makeup artist, dan Asep Supriyanto menangani penataan rambutnya.
Kombinasi ini membuat Ashanty tampil semakin memukau dan siap menghadapi panggung internasional. Dengan kehadirannya yang mempesona, ia tidak hanya menunjukkan kecantikan, tetapi juga melestarikan warisan budaya Indonesia yang kaya.
Suntingan megah menjadi fokus utama dalam tampilan close-up frontal
Pada gambar pertama, perhatian langsung tertuju pada wajah serta sunting yang dikenakan. Mahkota atau sunting khas Palembang tersebut tampil dengan megah, didominasi oleh warna emas dan dihiasi dengan detail ornamen yang sangat rumit. Untaian aksesoris yang menjuntai memberikan efek dramatis sekaligus menegaskan nuansa tradisional yang kental.
Riasan yang diciptakan oleh Bennu Sorumba terlihat glamor dengan hasil yang sempurna. Alis yang tegas, eyeshadow berwarna cokelat keemasan, dan eyeliner yang tajam menciptakan tampilan mata yang mendalam. Ekspresi tenang dari Ashanty memberikan kesan elegan dan berkelas pada keseluruhan penampilan.
Makeup
Pada sudut samping, detail makeup tampak lebih jelas dan presisi. Teknik blending eyeshadow terlihat rapi dengan gradasi warna hangat yang menyatu dengan baik pada kulit. Kontur wajah juga terlihat halus, sehingga mempertegas struktur wajah. Penampilan dari sisi ini menunjukkan dimensi yang lebih kompleks.
Ornamen gantung terlihat lebih panjang dan berlapis, menciptakan efek visual yang mewah saat terkena cahaya. Anting besar berwarna emas menambah kesan elegan pada tampilan tanpa terkesan berlebihan.
Busana ini menampilkan siluet penuh yang memberikan kesan regal dan elegan
Gambar penuh tubuh menunjukkan keseluruhan busana adat dari Palembang yang dikenakan. Busana yang dirancang oleh Viennagallery ini hadir dalam warna magenta keunguan yang berkilau, memberikan nuansa mewah dan modern.
Material yang digunakan terlihat seperti satin atau songket halus yang sangat elegan. Potongan busana ini fitted, mengikuti kontur tubuh dengan sangat baik.
Di bagian bawah, kain songket dihiasi dengan motif emas yang padat. Sabuk besar yang terletak di bagian tengah berfungsi sebagai pernyataan gaya yang mempertegas siluet dan sekaligus menambah kesan regal pada penampilan.
Pengambilan gambar medium menyoroti bordir dan aksesori sebagai fokus utama
Pada gambar ini, rincian bordir pada pakaian terlihat lebih jelas. Motif bunga kecil berwarna emas yang tersebar di seluruh kain mencerminkan kualitas pengerjaan yang sangat baik.
Setiap detail tampak diperhatikan dengan seksama, menunjukkan dedikasi dalam proses pembuatannya. Kalung khas Palembang yang berbentuk susunan koin emas menjadi titik perhatian utama di bagian dada.
Aksesori ini tidak hanya memberikan nuansa tradisional yang kuat, tetapi juga memperkaya keseluruhan penampilan. Pose yang lebih formal menambah kesan anggun yang ditampilkan.
Harmoni antara makeup dan busana terlihat sangat sempurna dalam tampilan close-up kedua
Gambar close-up ini menunjukkan ekspresi yang lebih lembut dengan senyuman tipis. Dengan pencahayaan yang lebih terang, warna busana menjadi semakin cerah dan menarik perhatian.
Elemen emas pada aksesori juga terlihat lebih bersinar dan menambah kesan mewah. Kombinasi antara makeup, sunting, dan busana menciptakan keseimbangan yang harmonis.
Tidak ada satu elemen pun yang terlihat terlalu mencolok, semua saling melengkapi satu sama lain. Hasil akhirnya adalah tampilan adat yang tetap mempertahankan keaslian, namun dengan nuansa yang lebih modern.
Detail gaya rambut, dan aksesori menjadi lebih terlihat
Pada gambar ini, tampak hasil tata rambut yang dikerjakan oleh Asep Supriyanto sangat rapi dan harmonis dengan aksesori yang dikenakan. Desain rambut dibuat dengan gaya bersih agar tidak mengalihkan perhatian dari mahkota yang dikenakan. Hasilnya menciptakan kesan yang elegan dan terstruktur dengan baik.
Makeup yang diaplikasikan lebih condong ke arah glamor alami, memberikan efek glowing yang menawan. Kalung bertingkat dan anting besar semakin menegaskan nuansa mewah dari penampilan ini. Selain itu, selendang bahu yang memiliki motif padat menambah dimensi visual yang menarik pada busana yang dikenakan.
Posisi berdiri seluruh tubuh, tampilan busana terlihat tegas
Foto ini kembali menunjukkan keseluruhan busana dengan latar yang berbeda. Siluet dari pakaian ini tampak tegas berkat garis pinggang yang jelas, menciptakan proporsi tubuh yang ramping dan seimbang.
Di bagian tengah, sabuk emas yang besar menjadi elemen yang menarik perhatian. Detail ukiran pada sabuk tersebut mencerminkan kekayaan budaya Palembang. Pose berdiri yang diambil dengan sentuhan modern memberikan nuansa editorial yang sangat menarik.
Bersantai di sofa, perpaduan nuansa tradisional dan modern terasa harmonis
Dalam keadaan duduk, hubungan antara pakaian dan desain interior menjadi sangat menarik. Sofa berwarna hitam dengan sentuhan emas menciptakan sebuah kontras yang mempertegas warna pakaian yang dikenakan.
Selain itu, elemen dekorasi di dalam ruangan juga menambah nuansa mewah yang dihadirkan. Dalam posisi ini, detail pada kain songket terlihat lebih jelas. Motifnya yang rapat dan simetris menunjukkan bahwa kain tersebut memiliki kualitas yang tinggi. Dengan postur duduk yang tegak, kesan kesopanan dan keanggunan yang menjadi ciri khas adat pun semakin terlihat.
Sudut pandang close-up yang berbeda membuat detail tekstur semakin terlihat jelas
Pada potret terakhir, sudut pengambilan gambar yang berbeda menyoroti tekstur kain serta gerakan tangan.
Tangan yang disilangkan memberikan kesan tegas dan percaya diri, sehingga menjadi penutup yang kuat untuk rangkaian potret tersebut. Kilauan kain dan bordir berwarna emas terlihat lebih hidup berkat pencahayaan yang tepat.
Selain itu, detail dari sunting juga terlihat lebih rumit dari sudut pandang ini. Kombinasi warna magenta dan emas menciptakan tampilan yang harmonis serta memukau bagi yang melihatnya.
Mahkota adat
Mahkota adat yang dikenakan oleh Ashanty dalam acara tersebut dikenal sebagai sunting, yaitu aksesori kepala yang menjadi ciri khas budaya Palembang. Sunting ini tak hanya berfungsi sebagai hiasan, tetapi juga melambangkan kekayaan budaya daerah tersebut.
Busana adat yang dipakai oleh Ashanty dirancang oleh Viennagallery, sebuah label yang terkenal dengan desainnya yang elegan dan mencerminkan nilai-nilai tradisional. Dengan sentuhan modern, baju tersebut berhasil membawa nuansa yang anggun dan mewah.
Dalam sesi pemotretan ini, makeup Ashanty dikerjakan oleh Bennu Sorumba, seorang makeup artist yang dikenal dengan keterampilannya dalam menciptakan tampilan yang memukau. Hasilnya, wajah Ashanty terlihat cantik dan bersinar, sesuai dengan tema acara.
Untuk urusan penataan rambut, Ashanty dipercayakan kepada Asep Supriyanto, seorang stylist yang ahli dalam menciptakan gaya rambut yang sesuai dengan busana adat. Gaya hair do yang dipilih menambah kesan elegan dan anggun pada penampilannya.
Baju adat Palembang yang dikenakan oleh Ashanty memiliki makna yang mendalam, yaitu melambangkan kemewahan, status, serta kekayaan budaya yang dimiliki oleh Sumatera Selatan. Dengan mengenakan busana tersebut, Ashanty tidak hanya menunjukkan kecantikannya tetapi juga menghormati warisan budaya daerahnya.