Agnez Mo Ceria Ikut Bukber di KJRI Dubai, Tegaskan Pentingnya Toleransi Beragama
Wajah Agnez Mo dipenuhi senyuman ceria saat berinteraksi dengan perwakilan KJRI yang hadir dalam acara buka puasa bersama ini.
Saat ini, situasi di Timur Tengah semakin memanas akibat konflik terbuka antara Israel-Amerika Serikat dan Iran. Di tengah ketegangan tersebut, Agnez Mo merasakan kehangatan yang berbeda saat berada di Dubai, Uni Emirat Arab. Dalam unggahan di akun Instagram-nya pada Selasa (3/3/2026) waktu Indonesia, Agnez membagikan momen berharga saat memenuhi undangan buka bersama (bukber) dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Dubai.
Dalam foto yang diunggah, pelantun lagu "Karena Ku Sanggup" ini tampil anggun mengenakan abaya putih dengan desain cape yang dihiasi payet senada. Rambutnya ditata rapi dalam gaya cepol ke belakang, dan senyum ceria tak pernah lepas dari wajahnya saat berinteraksi dengan perwakilan KJRI yang hadir. Di awal unggahannya, Agnez menyampaikan bahwa situasinya di Dubai tetap aman meskipun ada konflik antara Iran dan Israel serta AS.
"Sementara kami menunggu semuanya untuk tenang, saya hanya ingin mengungkapkan betapa saya menghargai cara para pemimpin dan militer Dubai menjaga keamanan semua orang; dan, yang lebih penting, terus memberikan informasi kepada kami secara transparan. Kepemimpinan seperti itu sungguh penting," tulis wanita berusia 39 tahun tersebut.
Agnez Mo meyakini pentingnya toleransi antaragama. Menurutnya, setiap orang harus saling menghormati perbedaan keyakinan. Toleransi beragama menjadi kunci untuk menciptakan kedamaian dan harmoni dalam masyarakat
Agnez mengungkapkan bahwa ia hadir dalam undangan tersebut karena satu prinsip yang sangat ia junjung tinggi, yaitu toleransi.
"Sementara itu, lebih baik menghabiskan malam ini selain dengan memenuhi undangan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) untuk berbuka puasa bersama," tuturnya.
"Meski aku beragama Kristen, dan secara teknis aku tidak berpuasa hari ini (selain puasa intermiten haha), aku yakin toleransi beragama adalah detak jantung umat manusia. Tanpanya, kita hanyalah tubuh tanpa jiwa," ujarnya.
Pernyataan ini menunjukkan betapa pentingnya sikap saling menghormati antarumat beragama dalam kehidupan sehari-hari. Toleransi menjadi landasan untuk membangun masyarakat yang harmonis dan damai.
Berhati-hatilah dan jaga dirimu dengan baik
Pada hari Senin yang lalu, Agnez Mo mengonfirmasi bahwa dirinya dalam keadaan baik dan menepis isu mengenai keterjebakannya di Dubai. Dia menyatakan,
"Situasinya memang lagi enggak baik-baik saja dan saya mendoakan buat semua yang terdampak, tapi tolong jangan buat headline yang bikin situasi jadi makin panas. Saya merasa enggak enak dengan yang mengkhawatirkan saya. Saya baik-baik saja, aman," imbuhnya.
Dalam pernyataannya, Agnez juga menunjukkan kepedulian terhadap orang-orang yang terdampak situasi tersebut, sambil berharap agar tidak ada informasi yang memperburuk keadaan. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun situasi tidak ideal, dia tetap berusaha untuk menjaga ketenangan dan tidak ingin menambah kekhawatiran publik.
Bandara Dubai pernah diserang oleh rudal
Sementara itu, dilansir dari kanal Bisnis Liputan6.com pada 1 Maret, Bandara Internasional Dubai (DXB) mengalami kerusakan ringan di salah satu concourse atau area penghubung terminal pada hari Sabtu, yang mengakibatkan empat pekerja mengalami luka. Insiden ini terjadi bersamaan dengan peluncuran rudal oleh Iran ke arah Uni Emirat Arab (UEA) dan beberapa negara lainnya sebagai respons terhadap serangan yang dilakukan oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Otoritas Dubai Airports menyatakan dalam pernyataannya di platform X bahwa kerusakan tersebut disebabkan oleh insiden yang dapat ditangani dengan cepat.
"Tim tanggap darurat segera dikerahkan dan saat ini menangani situasi dengan berkoordinasi bersama otoritas terkait," demikian bunyi pernyataan tersebut, seperti yang dikutip dari saudigazette.