TKDN dan NBRI Sinergi Percepat Inovasi Kendaraan Listrik Nasional
PT TKDN Tbk dan NBRI berkolaborasi strategis mempercepat inovasi kendaraan listrik serta pengembangan sistem baterai di Indonesia, membuka jalan bagi mobilitas hijau masa depan.
PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (TRON) atau TKDN telah menjalin sinergi dengan National Battery Research Institute (NBRI) untuk mengakselerasi pengembangan teknologi. Kolaborasi ini berfokus pada digitalisasi infrastruktur kendaraan listrik dan sistem penyimpanan energi baterai di seluruh Indonesia.
Kemitraan strategis ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang akan menjadi tonggak penting. Direktur Utama TRON, David Santoso, menyatakan bahwa langkah ini memperkuat visi perusahaan sebagai pemimpin di bidang Battery as a Service (BaaS) dan Green Mobility di tanah air.
Sinergi ini bertujuan untuk menghadirkan solusi teknologi yang inovatif dan berkelanjutan bagi ekosistem transportasi dan energi masa depan. Kerja sama ini diharapkan mampu mempercepat pengembangan teknologi smart mobility serta meningkatkan kualitas dan keamanan baterai yang digunakan pada kendaraan listrik nasional.
Fokus Kolaborasi dalam Pengembangan Teknologi Baterai
Kolaborasi antara TRON dan NBRI memadukan keunggulan masing-masing pihak untuk mengakselerasi pengembangan teknologi smart mobility. Selain itu, kerja sama ini juga bertujuan meningkatkan kualitas dan keamanan baterai yang digunakan dalam ekosistem kendaraan listrik nasional.
David Santoso menjelaskan, "Kerja sama antara TRON dan NBRI mencakup pengembangan teknologi smart mobility serta pengembangan research and development produk baterai untuk kendaraan bermotor listrik berbasis baterai dan BESS." Hal ini menunjukkan komitmen kedua belah pihak terhadap inovasi berkelanjutan.
Kedua entitas ini juga akan berkolaborasi dalam pengujian, pengukuran, verifikasi kinerja, dan battery testing. Langkah ini sangat krusial untuk mendukung standardisasi dan peningkatan kualitas baterai yang akan diproduksi dan digunakan di Indonesia.
Ruang lingkup kerja sama juga meliputi uji coba sistem monitoring kendaraan listrik, peningkatan kapasitas SDM, serta pelatihan teknologi. Berbagai bentuk kolaborasi relevan lainnya juga menjadi bagian integral dari kesepakatan ini, memastikan pengembangan yang komprehensif.
Peran NBRI dalam Standardisasi dan Kualitas Baterai Global
Founder NBRI, Evvy Kartini, menegaskan keunggulan kompetensi teknologi lembaganya. NBRI memiliki kapabilitas produksi hulu yang kuat, mampu menghasilkan katoda baterai berbasis nikel berkualitas tinggi yang menjadi komponen inti baterai.
Evvy menambahkan, "Kami juga dapat memberikan sertifikasi untuk memastikan produk baterai memenuhi standar keamanan global." Ini menunjukkan peran penting NBRI dalam menjamin kualitas dan keamanan produk baterai yang dikembangkan di Indonesia.
Kolaborasi ini memastikan bahwa baterai yang akan dikembangkan di Indonesia tidak hanya unggul secara teknologi, tetapi juga memenuhi standar internasional yang ketat. Ini adalah langkah maju untuk daya saing produk baterai nasional di pasar global.
Kemitraan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara sektor teknologi dan riset dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional. Sinergi ini diharapkan mampu mendorong kemandirian Indonesia dalam produksi dan pengembangan teknologi baterai.
Integrasi Platform Digital untuk Mobilitas Berkelanjutan
PT TKDN Tbk, melalui TRON-X Solutions dan Renewable Energy Solutions, akan mengintegrasikan platform digital berbasis AI. Platform ini akan dikombinasikan dengan teknologi energi terbarukan yang inovatif.
Integrasi ini akan disinergikan dengan kemampuan riset dan teknologi baterai mutakhir dari NBRI. Tujuannya adalah untuk menghadirkan transportasi listrik yang lebih efisien, terjangkau, dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.
Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam platform digital akan memungkinkan optimasi kinerja kendaraan listrik dan sistem penyimpanan energi. Ini juga akan mendukung pengelolaan energi yang lebih cerdas dan efisien.
Dengan demikian, sinergi ini tidak hanya mempercepat pengembangan teknologi, tetapi juga menciptakan ekosistem yang mendukung mobilitas hijau secara menyeluruh. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mengurangi emisi karbon dan mencapai target energi bersih.
Sumber: AntaraNews