Tips Penting Jika Terlanjur Pinjam Uang Lewat Pinjol
Meminjam dana dari pinjol atau rentenir karena persyaratan yang sangat mudah, meskipun dibebankan bunga tinggi.
Meminjam dana dari pinjol atau rentenir karena persyaratan yang sangat mudah, meskipun dibebankan bunga tinggi.
Tips Penting Jika Terlanjur Pinjam Uang Lewat Pinjol
Memasuki masa libur panjang karena Iduladha dan tahun ajar baru sekolah, masyarakat banyak melakukan perjalanan atau aktivitas belanja.
Namun, adakalanya, seusai libur kebutuhan mendadak muncul. Kondisi ini menjadi sulit karena tidak ada dana darurat. Maka pinjaman melalui pinjaman online ataupun rentenir menjadi pilihan sebagian orang.
Alibi kebanyakan orang, meminjam dana dari pinjol atau rentenir karena persyaratan yang sangat mudah.
Di satu sisi, terdapat risiko mengintai dan perlu diketahui, bahwa meminjam kepada pinjol atau rentenir biasanya akan dikenakan persentase bunga yang cukup besar.
Melansir laman Otoritas Jasa Keuangan (OJK), rentenir adalah orang yang meminjamkan uang kepada masyarakat dalam rangka memperoleh keuntungan melalui penarikan sejumlah bunga.
Penagihan pinjaman dapat dilakukan secara sewenang-wenang oleh rentenir apabila peminjam mulai terlambat membayar cicilan.
Hal ini disebabkan karena tidak adanya jaminan atau agunan yang dipersyaratkan.
Akan tetapi, jika sudah terlanjur berutang dan memiliki kendala dalam melunasi utang tersebut.
Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan
1. Menghitung Nominal yang harus dibayar secara detail
Apabila perwakilan Pinjol mengirimkan pesan teks atau datang untuk melakukan penagihan pinjaman, maka Anda dapat menerima dan membicarakannya dengan baik-baik kepada pihak tersebut.
Anda dapat mulai melakukan negosiasi dengan menghitung kembali utang dan bunga yang harus dibayar secara bersama-sama dengan rentenir.
Dengan mengetahui nominal yang harus dibayar dan disepakati bersama, maka Anda akan terhindar dari biaya penagihan yang tidak wajar.
2. Meminta penghapusan bunga
Bunga merupakan bagian dari suatu utang yang cukup memberatkan dalam proses pelunasan, apalagi jika persentase bunga yang diberikan cenderung tinggi.
Jika Anda merasa tidak mampu untuk membayar utang, cobalah untuk memberanikan diri melakukan negosiasi dan meminta kebijakan penghapusan bunga kepada rentenir.
Jika perusahaan Pinjol berbaik hati, bukan tidak mungkin permintaan dapat dikabulkan. Jikapun ditolak, cobalah untuk meminta potongan atau keringanan bunga.
3. Melakukan negosiasi perpanjangan waktu pelunasan pinjaman
Negosiasi merupakan hal yang dapat dilakukan apabila mengalami kendala dalam melunasi pinjaman.
Jika sebelumnya Anda belum pernah meminta perpanjangan waktu, maka kali ini dapat mencoba untuk bernegosiasi terkait perpanjangan tenggat waktu pinjaman yang harus dibayarkan.
Tentukan batas waktu pelunasan yang sesuai dengan kemampuan dan pastikan tidak terlalu lama agar tidak semakin terbebani dengan bunga.
4. Meminta pendampingan pada orang yang mengerti kasus utang piutang
Anda bisa meminta bantuan kepada seorang ahli yang mengerti kasus utang piutang.
Hal ini untuk mencegah timbulnya penagihan utang secara paksa oleh rentenir yang dapat dilakukan dengan menyita barang ataupun menggunakan ancaman.
Dengan meminta pendampingan kepada orang yang mengerti kasus utang piutang, Anda tidak perlu takut untuk menghadapi teror Pinjol hingga rentenir.