Terungkap! Kepala BP BUMN Dony Oskaria Rangkap Jabatan, Sinergi BP BUMN Danantara Percepat Transformasi BUMN
Kepala BP BUMN Dony Oskaria tegaskan sinergi BP BUMN Danantara vital untuk akselerasi transformasi BUMN. Terungkap, Dony juga masih menjabat di Danantara. Apa dampaknya?
Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), Dony Oskaria, menyatakan bahwa sinergi antara lembaganya dengan Danantara menjadi kunci utama dalam mengakselerasi proses transformasi dan konsolidasi di lingkungan perusahaan pelat merah. Pernyataan ini disampaikan Dony di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu (09/10) setelah pelantikannya.
Kolaborasi strategis ini diharapkan mampu mendorong efektivitas serta efisiensi kinerja BUMN secara signifikan. Dony menekankan bahwa tujuan utama dari sinergi ini adalah untuk mempercepat transformasi BUMN agar lebih adaptif dan kompetitif di tengah dinamika pasar.
Proses transformasi yang sedang berjalan merupakan langkah krusial agar BUMN dapat menghadapi berbagai tantangan baru, sekaligus meningkatkan daya saingnya baik di kancah nasional maupun global. Langkah ini juga bertujuan untuk memastikan BUMN tetap relevan dan memberikan kontribusi maksimal bagi perekonomian negara.
Pentingnya Sinergi untuk Transformasi BUMN
Dony Oskaria menjelaskan bahwa kolaborasi antara BP BUMN dan Danantara memiliki inti yang serupa dengan tujuan Kementerian BUMN sebelumnya, yaitu mempercepat transformasi. "BP BUMN dengan Kementerian BUMN itu hampir sama intinya. Kita ingin mempercepat transformasi BUMN, jadi diharapkan nanti kolaborasi antara BP BUMN dan Danantara mempercepat konsolidasi,” ujarnya.
Percepatan konsolidasi ini diharapkan dapat menciptakan struktur BUMN yang lebih ramping, efisien, dan fokus pada inti bisnisnya. Dengan demikian, BUMN diharapkan mampu bergerak lebih lincah dalam merespons perubahan pasar dan teknologi.
Transformasi bukan hanya sekadar perubahan struktural, melainkan juga peningkatan kapabilitas dan daya saing. Ini mencakup adaptasi terhadap model bisnis baru, inovasi produk dan layanan, serta peningkatan tata kelola perusahaan yang baik.
Melalui sinergi ini, diharapkan berbagai program transformasi dapat diimplementasikan dengan lebih cepat dan terkoordinasi. Hal ini akan memastikan bahwa tujuan besar untuk menjadikan BUMN sebagai pemain global yang tangguh dapat tercapai.
Dony Oskaria, Kepala BP BUMN dengan Rangkap Jabatan
Dalam kesempatan yang sama, Dony Oskaria juga membenarkan bahwa dirinya masih aktif menjabat sebagai Direktur Operasional di Danantara. Ketika ditanya mengenai status rangkap jabatannya, Dony menjawab singkat, "Ya."
Pelantikan Dony Oskaria sebagai Kepala BP BUMN dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara Jakarta pada Rabu sore. Pelantikan ini merupakan bagian dari upacara pengangkatan sejumlah pejabat negara.
Posisi Dony sebagai Kepala BP BUMN ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 109 P Tahun 2025. Keppres ini mengatur tentang Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara.
Kehadiran Dony di pucuk pimpinan BP BUMN dengan latar belakang di Danantara diharapkan membawa perspektif dan pengalaman yang relevan. Ini dapat memperkuat upaya percepatan transformasi yang menjadi fokus utama BP BUMN.
Strategi BUMN Menghadapi Tantangan Global
Transformasi BUMN merupakan langkah strategis yang vital untuk memastikan perusahaan-perusahaan milik negara dapat beradaptasi dengan berbagai tantangan baru di era globalisasi. Tantangan tersebut meliputi disrupsi teknologi, perubahan iklim, hingga fluktuasi ekonomi global yang dinamis.
Dony Oskaria menekankan bahwa BUMN harus menjadi perusahaan yang semakin kompetitif, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga di tingkat global. Hal ini memerlukan peningkatan kapasitas inovasi, efisiensi operasional, dan kemampuan untuk bersaing secara sehat.
Kolaborasi dengan Danantara, yang memiliki pengalaman di bidang investasi dan manajemen aset, dapat memberikan nilai tambah. Sinergi ini berpotensi membuka peluang baru untuk pengembangan bisnis BUMN dan optimalisasi portofolio aset.
Dengan demikian, sinergi BP BUMN Danantara diharapkan tidak hanya mempercepat proses konsolidasi, tetapi juga memperkuat fundamental BUMN. Tujuannya adalah agar BUMN dapat menjadi pilar ekonomi yang kokoh dan berdaya saing tinggi di pasar internasional.
Sumber: AntaraNews