Terungkap! Harga Pangan Mayoritas Turun, Beras Medium dan Cabai Rawit Ikut Melandai
Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat mayoritas harga pangan pokok mengalami penurunan, termasuk harga beras medium dan cabai rawit. Simak daftar lengkapnya di sini!
Badan Pangan Nasional (Bapanas) melaporkan kabar baik bagi konsumen di seluruh Indonesia. Mayoritas harga komoditas pangan pokok menunjukkan tren penurunan signifikan pada akhir September. Data ini dirilis pada Minggu, 28 September, berdasarkan pantauan di tingkat pedagang eceran secara nasional.
Penurunan harga ini meliputi berbagai bahan pokok penting yang sering dikonsumsi masyarakat. Beras medium dan cabai rawit merah menjadi dua komoditas yang mengalami koreksi harga. Kondisi ini diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran rumah tangga.
Penurunan tersebut tercatat berdasarkan pembaruan data dari Panel Harga Bapanas yang dipantau setiap hari. Informasi ini memberikan gambaran terkini mengenai stabilitas pasokan dan harga di pasar. Masyarakat dapat memantau pergerakan harga komoditas secara transparan.
Penurunan Harga Komoditas Beras dan Jagung
Harga beras medium terpantau turun menjadi Rp13.709 per kilogram dari sebelumnya Rp13.928 per kg, menurut data Bapanas. Penurunan ini memberikan angin segar bagi konsumen yang sangat bergantung pada komoditas utama ini. Stabilitas harga beras menjadi indikator penting dalam menjaga daya beli masyarakat.
Tidak hanya beras medium, harga beras premium juga mengalami penurunan. Tercatat dari Rp16.042 per kg menjadi Rp15.875 per kg di tingkat pedagang eceran. Sementara itu, beras Stabilitas Pasokan Harga Pangan (SPHP) juga ikut melandai dari Rp12.543 per kg menjadi Rp12.456 per kg.
Komoditas jagung untuk peternak juga menunjukkan tren serupa. Harganya turun dari Rp6.619 per kg menjadi Rp6.498 per kg. Penurunan harga jagung ini berpotensi memengaruhi biaya produksi pakan ternak.
Cabai, Bawang, dan Kedelai Ikut Melandai
Cabai rawit merah mengalami penurunan harga yang cukup signifikan, dari Rp48.059 per kg menjadi Rp44.911 per kg. Penurunan ini tentu disambut baik oleh para ibu rumah tangga dan pelaku usaha kuliner. Harga cabai yang stabil sangat penting untuk menekan inflasi.
Komoditas cabai lainnya seperti cabai merah keriting juga turun dari Rp60.335 per kg menjadi Rp56.540 per kg. Cabai merah besar juga menunjukkan koreksi harga dari Rp51.402 per kg menjadi Rp47.052 per kg. Ini menandakan pasokan cabai di pasar cukup memadai.
Bawang merah dan bawang putih turut mencatatkan penurunan harga. Bawang merah kini di harga Rp37.994 per kg dari sebelumnya Rp39.110 per kg. Bawang putih bonggol juga turun dari Rp37.466 per kg menjadi Rp36.236 per kg.
Selain itu, kedelai biji kering impor juga mengalami penurunan harga. Komoditas ini tercatat di harga Rp10.555 per kg, turun dari Rp10.688 per kg. Penurunan harga kedelai ini dapat berdampak positif pada industri tahu dan tempe.
Daging, Telur, dan Minyak Goreng Turun Harga
Harga daging sapi murni terpantau turun dari Rp134.946 per kg menjadi Rp134.023 per kg. Daging ayam ras juga mengalami penurunan harga, dari Rp38.479 per kg menjadi Rp37.963 per kg. Kondisi ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga di pasar.
Telur ayam ras juga tidak luput dari tren penurunan, kini di harga Rp29.779 per kg dari sebelumnya Rp30.067 per kg. Gula konsumsi juga turun tipis dari Rp18.147 per kg menjadi Rp17.935 per kg. Ini menunjukkan harga kebutuhan pokok cenderung terkendali.
Berbagai jenis minyak goreng juga menunjukkan penurunan harga. Minyak goreng kemasan turun menjadi Rp20.891 per liter, minyak goreng curah Rp17.375 per liter, dan Minyakita Rp17.323 per liter. Penurunan ini tentu sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Tepung terigu, baik curah maupun kemasan, juga mengalami koreksi harga. Tepung terigu curah turun menjadi Rp9.761 per kg, dan tepung terigu kemasan menjadi Rp12.797 per kg. Harga tepung yang lebih rendah dapat mendukung industri makanan dan minuman.
Beberapa Komoditas Laut Alami Kenaikan Tipis
Di tengah mayoritas komoditas yang turun, beberapa jenis ikan justru mengalami kenaikan harga. Ikan kembung tercatat naik menjadi Rp42.364 per kg dari Rp41.677 per kg. Kenaikan ini perlu diperhatikan oleh konsumen.
Serupa dengan ikan kembung, harga ikan tongkol juga naik tipis dari Rp34.655 per kg menjadi Rp35.133 per kg. Namun, ikan bandeng menunjukkan tren penurunan dari Rp35.164 per kg menjadi Rp34.896 per kg. Fluktuasi harga ikan sering terjadi tergantung pasokan dari nelayan.
Sementara itu, harga garam konsumsi juga terpantau turun tipis. Garam kini di harga Rp11.364 per kg dari sebelumnya Rp11.710 per kg. Penurunan ini relatif kecil namun tetap menunjukkan tren positif.
Sumber: AntaraNews