Stok Minyak Goreng Babel Aman Jelang Imlek, Harga Komoditas Terjaga
Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memastikan stok minyak goreng Babel aman menjelang Imlek 2577 Kongzili, didukung penambahan pasokan signifikan untuk menjaga stabilitas harga.
Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) memperkuat ketersediaan stok minyak goreng menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Langkah ini diambil guna memastikan stabilitas harga serta memenuhi kebutuhan pokok masyarakat di wilayah tersebut.
Pelaku usaha di Babel secara aktif menambah pasokan minyak goreng dalam jumlah besar pada minggu ini. Penambahan ini merupakan upaya strategis untuk mengantisipasi lonjakan permintaan selama periode hari besar keagamaan.
Kepala Disperindag Provinsi Kepulauan Babel, Subekti Saputra, menegaskan bahwa ketersediaan stok minyak goreng dijamin mencukupi. Masyarakat tidak perlu khawatir akan kelangkaan atau kenaikan harga yang tidak wajar.
Peningkatan Pasokan Minyak Goreng dan Gula Pasir
Pada minggu ini, pelaku usaha di Bangka Belitung telah menambah pasokan minyak goreng sebanyak 375,1 ton. Penambahan ini signifikan untuk memperkuat ketersediaan di gudang distributor lokal. Langkah proaktif ini diambil guna menjamin pasokan yang memadai bagi seluruh masyarakat.
Subekti Saputra menjelaskan bahwa stok awal minyak goreng di 12 gudang distributor adalah 633,3 ton. Dengan penambahan tersebut, total stok minyak goreng kini mencapai 1.008,4 ton. Jumlah ini dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Imlek.
Selain minyak goreng, distributor toko kelontong juga menambah pasokan gula pasir sebanyak 50,2 ton. Penambahan ini bertujuan memperkuat stok komoditas penting lainnya. Stok gula pasir di gudang distributor saat ini mencapai 849 ton dari sebelumnya 798,8 ton.
Stabilitas Harga Komoditas di Babel
Harga minyak goreng di Bangka Belitung terpantau stabil menjelang perayaan Imlek. Minyak goreng merek Minyakita masih dijual seharga Rp17.000 per liter. Konsumen dapat memperoleh minyak goreng premium merek Refil dengan harga Rp20.000 per kemasan.
Minyak goreng Sederhana juga tetap stabil di harga Rp19.000 per kemasan. Stabilitas harga ini menunjukkan efektivitas upaya pemerintah daerah dan pelaku usaha dalam menjaga ketersediaan. Upaya ini penting untuk memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga dan inflasi terkendali.
Harga gula pasir curah juga relatif bertahan pada kisaran Rp17.500 hingga Rp18.000 per kilogram. Disperindag Provinsi Kepulauan Babel berharap penambahan pasokan gula pasir ini dapat membantu menekan harga. Harapan ini untuk mencegah potensi kenaikan harga di pasar, terutama saat permintaan meningkat.
Langkah proaktif dalam menjaga stabilitas harga komoditas pokok ini sangat krusial. Hal ini demi kenyamanan masyarakat dalam menyambut hari besar keagamaan. Pemerintah daerah terus memantau pergerakan harga secara berkala.
Sumber: AntaraNews