Bulog Gorontalo Pastikan Stok Minyak Goreng Aman Jelang Ramadan, Capai 100 Ribu Liter
Masyarakat Gorontalo tak perlu khawatir, Bulog Gorontalo siapkan 100 ribu liter stok minyak goreng untuk penuhi kebutuhan Ramadan 1447 Hijriah.
Perum Bulog Cabang Gorontalo telah menyiapkan 100 ribu liter minyak goreng untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Provinsi Gorontalo. Stok ini dipastikan aman menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Ketersediaan ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga komoditas penting tersebut di pasaran.
Kepala Perum Bulog Provinsi Gorontalo, La Ode Sulaiman, menjelaskan bahwa pasokan minyak goreng yang dimiliki Bulog Gorontalo didatangkan dari produsen di wilayah Pasang Kayu, Sulawesi Barat. Pengiriman rutin ini menjamin ketersediaan stok yang berkelanjutan bagi warga Gorontalo.
Selain minyak goreng, Bulog Gorontalo juga memiliki stok komoditas penting lainnya seperti beras dan gula pasir. Kolaborasi dengan Pemerintah Daerah melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) terus dilakukan untuk stabilisasi harga.
Kesiapan Bulog Gorontalo Hadapi Ramadan dengan Stok Melimpah
Perum Bulog Cabang Gorontalo menegaskan kesiapannya dalam menghadapi peningkatan permintaan kebutuhan pokok selama bulan Ramadan 1447 Hijriah. Dengan adanya stok minyak goreng sebanyak 100 ribu liter, Bulog berkomitmen untuk memastikan ketersediaan pasokan bagi seluruh lapisan masyarakat. Hal ini diharapkan dapat mencegah terjadinya kelangkaan atau lonjakan harga yang tidak wajar.
La Ode Sulaiman, Kepala Perum Bulog Provinsi Gorontalo, mengungkapkan bahwa pasokan minyak goreng ini berasal dari produsen terkemuka di Pasang Kayu, Sulawesi Barat. Kerjasama yang erat dengan PT TSL memungkinkan Bulog untuk terus menerima suplai secara berkala. Ini menunjukkan strategi Bulog dalam menjaga rantai pasok agar tetap stabil dan efisien.
Upaya stabilisasi harga tidak hanya bergantung pada ketersediaan stok, tetapi juga pada sinergi dengan pemerintah daerah. Bulog secara aktif terlibat dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) di berbagai titik. Inisiatif ini bertujuan untuk memberikan akses mudah kepada masyarakat terhadap bahan pangan dengan harga terjangkau, sejalan dengan upaya Pemkab Gorontalo yang juga menggelar pasar murah bersubsidi.
Sinergi Pemerintah dan Bulog Jaga Stabilitas Harga Pangan di Gorontalo
Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama Perum Bulog terus memperkuat kolaborasi dalam menjaga stabilitas harga komoditas pangan. Pemantauan harga secara intensif dilakukan di seluruh pasar, baik tradisional maupun ritel modern yang ada di wilayah Provinsi Gorontalo. Langkah ini diambil untuk mendeteksi potensi penyimpangan harga dan memastikan kepatuhan pedagang.
Selain minyak goreng, Bulog Gorontalo juga memiliki stok beras sekitar 1.800 ton dan gula pasir yang telah dipesan dari Jawa Timur. Ketersediaan tiga komoditas utama ini memungkinkan Bulog untuk segera menggelontorkan pasokan ke pasaran jika ada permintaan dari Pemerintah Daerah maupun instansi lainnya dalam rangka GPM.
Masyarakat Gorontalo diimbau untuk tidak perlu khawatir atau panik terkait ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadan. La Ode Sulaiman memastikan bahwa stok beras, minyak goreng, dan gula pasir dalam kondisi aman dan mencukupi. Kepercayaan publik terhadap ketersediaan pangan menjadi prioritas utama Bulog dan pemerintah daerah.
Sumber: AntaraNews