Sensus Ekonomi 2026: BPS Kaltim Ungkap Perdagangan Jadi Kekuatan Ekonomi Penajam Paser Utara
BPS Kaltim menyoroti sektor perdagangan sebagai pilar kekuatan ekonomi di Penajam Paser Utara berdasarkan Sensus Ekonomi 2016, seiring dengan berlangsungnya Sensus Ekonomi 2026 yang krusial untuk pemetaan ekonomi daerah.
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) saat ini tengah gencar melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 di seluruh wilayahnya, termasuk Kabupaten Penajam Paser Utara, sebagai bagian dari upaya pemetaan ekonomi nasional. Kegiatan berskala besar ini bertujuan untuk memotret kondisi perekonomian terkini, mengidentifikasi sektor-sektor strategis, dan mengukur kontribusi riilnya pada pertumbuhan daerah. Kepala BPS Provinsi Kaltim, Mas'ud Rifai, mengungkapkan bahwa sektor perdagangan telah terbukti menjadi salah satu kekuatan ekonomi utama di Kabupaten Penajam Paser Utara berdasarkan hasil Sensus Ekonomi 2016 yang komprehensif.
Peran Vital Sektor Perdagangan dalam Ekonomi Penajam Paser Utara
Data dari Sensus Ekonomi 2016 secara jelas menunjukkan bahwa sektor perdagangan di Kabupaten Penajam Paser Utara mencatat sekitar 19 ribu unit usaha yang aktif. Angka impresif ini merefleksikan pertumbuhan signifikan sekitar 75 persen apabila dibandingkan dengan hasil pendataan yang dilakukan pada tahun 2006, menyoroti dinamika ekonomi yang pesat. Sektor perdagangan tidak hanya mencatat jumlah pelaku usaha semata, tetapi juga berperan sangat penting dalam menciptakan lapangan kerja dan menyerap tenaga kerja lokal, yang secara langsung berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat. Kontribusi besar dari sektor perdagangan ini menjadikannya fondasi ekonomi yang kuat dan pilar penting bagi stabilitas serta pertumbuhan ekonomi regional di masa mendatang.
Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan Partisipasi Masyarakat
Untuk memastikan kelancaran dan akurasi data Sensus Ekonomi 2026, BPS Kaltim telah mengerahkan sekitar 3.000 petugas pencacah yang terlatih di seluruh provinsi. Secara spesifik di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara, sebanyak 191 petugas khusus ditugaskan untuk melakukan pendataan secara menyeluruh dari berbagai jenis usaha. Masyarakat luas dan para pelaku usaha diimbau untuk memberikan data yang benar dan akurat, serta menerima petugas sensus dengan kooperatif guna mendukung keberhasilan program ini. BPS menjamin kerahasiaan seluruh informasi pribadi dan data usaha yang dikumpulkan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, sehingga responden tidak perlu khawatir.
Manfaat Sensus Ekonomi untuk Kebijakan Pembangunan Daerah
Hasil komprehensif dari Sensus Ekonomi ini sangat diharapkan dapat memberikan gambaran yang utuh dan mendalam mengenai sektor-sektor unggulan di Penajam Paser Utara. Selain itu, data ini akan mengungkap pola pertumbuhan ekonomi yang terjadi serta mengidentifikasi potensi titik lemah yang perlu segera ditangani. Informasi yang akurat dan terperinci ini sangat krusial sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran, efektif, dan berkelanjutan. Seluruh skala unit usaha atau perusahaan akan didata dalam sensus ekonomi, kecuali sektor pertanian, untuk memastikan cakupan yang luas dan representatif dari seluruh aktivitas ekonomi. Dengan data yang valid, pemerintah daerah dapat merumuskan strategi yang optimal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lebih banyak lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing daerah.
Sumber: AntaraNews