Sorot
{{caption}}
Siswa Sekolah Garuda Diundang Ikut Pertukaran Pelajar ke Singapura

{{caption}}
KPK Geledah Sejumlah Titik di Kuansing, Lokasi Masih Dirahasiakan

{{caption}}
Sumur Minyak Aceh Timur Masih Terbakar, BPBD Ungkap Kondisi Terkini

{{caption}}
Cerita Karyawan Padel Disekap di Gudang dan Lift Barang 3 Hari

{{caption}}
Presiden Prabowo dan PM Lawrence Wong Perkuat Kerja Sama Strategis

{{caption}}
DPRD Bahas Kenaikan Tarif TransJakarta hingga JakLingko Besok

Topik Terkait
{{caption}}
Rupiah Melemah di Awal Perdagangan Jumat, Tembus Rp16.923 per Dolar AS

Nilai tukar Rupiah melemah pada pembukaan perdagangan Jumat pagi, mencapai Rp16.923 per dolar AS, melanjutkan tren fluktuasi mata uang domestik.

{{caption}}
Rupiah Kembali Melemah Terhadap Dolar AS, Ini Faktornya

Rupiah melemah dilevel Rp 16.884 pada penutupan perdagangan, Rabu 18 Februari 2026 sore.

{{caption}}
Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Melemah Hari Ini Rabu 28 Januari 2026, Sentuh Level Segini

Ibrahim mengungkap sejumlah faktor yang mempengaruhi pelemahan Rupiah. Salah satunya, pasar berfokus terhadap pertemuan kebijakan dua hari Federal Reserve.

{{caption}}
Rupiah Mendekati Rp17.000, Imbas BI Pertahankan Suku Bunga?

Pada perdagangan sore kemarin Rabu 21 Januari 2026 mata uang rupiah ditutup menguat 20 poin sebelumnya sempat melemah 20 poin di level Rp16.936.

{{caption}}
Menyentuh Rp17.000? Simak Penyebab Pelemahan Rupiah Hari Ini

Adapun ada perdagangan sebelumnya, Senin (19/1) mata uang rupiah melemah dilevel Rp16.955.

{{caption}}
Kurs Rupiah Nyaris Sentuh Level Rp17.000 per USD, Ternyata Ini Penyebabnya

Adapun faktor yang mempengaruhi pelemahan Rupiah yakni, pernyataan Presiden AS Donald Trump bahwa ia akan memberlakukan tarif baru pada 8 negara Eropa.

{{caption}}
Invasi AS ke Venezuela Picu Gejolak Keuangan, Rupiah Melemah di Level Rp16.780

Adapun sejumlah faktor yang mempengaruhi pelemahan rupiah di antaranya, pertentangan pendapat terkait suku bunga dana Fed.

{{caption}}
Rupiah Melemah ke Rp16.725 per Dolar AS: Sentimen Global dan Kebijakan The Fed Jadi Sorotan

Nilai tukar Rupiah Melemah 38 poin ke Rp16.725 per dolar AS pada Jumat (2/1), dipengaruhi oleh ketidakpastian global dan kebijakan moneter The Fed yang terbelah.

{{caption}}
Rupiah Anjlok ke Rp 16.689 per Dolar AS, Ini Penyebab Utamanya

Pengamat membeberkan sejumlah faktor menyebabkan rupiah melemah pada perdagangan sore ini.

{{caption}}
Kurs Rupiah Kembali Melemah ke level Rp16.695 per USD, Dipicu Lesunya Ekonomi AS

Para pejabat AS dan Rusia juga memiliki pandangan yang berbeda mengenai proposal perdamaian yang diajukan oleh pemerintahan Presiden AS Donald Trump.

{{caption}}
Rupiah Ditutup Menguat di Level Rp16.708, Simak Faktornya

Penguatan ini dipengaruhi oleh faktor eksternal dan juga internal, diantaranya laporan penggajian non-pertanian AS bulan September.

{{caption}}
Nilai Tukar Rupiah Makin Loyo ke Level Rp16.724, Ternyata Ini Penyebabnya

Sedangkan untuk perdagangan besok, Ibrahim memproyeksikan mata uang Rupiah fluktuatif namun ditutup melemah direntang  Rp16.720 - Rp16.760.

{{caption}}
Kurs Rupiah Diprediksi Menguat Tipis Hari Ini, Dipicu Kesepakatan AS-Iran untuk Hentikan Perang

Kondisi ini memungkinkan lalu lintas melalui Selat Hormuz untuk dimulai kembali, sehingga meredakan kekhawatiran pasokan dan harga minyak.

{{caption}}
Kurs Rupiah Ditutup Melemah Hari Ini, Sentuh Level Rp17.843 per USD

Faktor yang mempengaruhi pelemahan rupiah yakni sentimen pasar terguncang setelah Presiden AS Donald Trump memperingatkan Iran tentang potensi aksi militer.

{{caption}}
Rupiah Diproyeksi Bergerak Melemah Pekan Depan, Masih Dibayangi Catatan MSCI

Adapun pada perdagangan Jumat (19/6), rupiah ditutup melemah tipis 7 poin menjadi Rp17.801 per USD dari posisi sebelumnya Rp17.794 per USD.

{{caption}}
IBC Ingatkan Stabilitas Rupiah Perlu Ditopang Kredibilitas Kebijakan Makro

Sebagai small open economy, Indonesia tidak dapat sepenuhnya melepaskan kebijakan moneternya dari dinamika global.

{{caption}}
IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.321 Pagi Ini, Rupiah Justru Melemah ke Rp17.738 per USD

Sedangkan, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 5,46 poin atau 0,87 persen ke posisi 630,14.

{{caption}}
Rupiah Diprediksi Menguat Hari Ini ke Level Rp17.728 per USD, Ini Faktor Penopangnya

Proyeksi tersebut muncul setelah tekanan terhadap dolar AS mulai mereda akibat meningkatnya optimisme pelaku pasar terhadap stabilitas geopolitik global.

{{caption}}
Rupiah Menguat ke Rp17.930 per USD pada Jumat Pagi

Kenaikan BI Rate yang diikuti peningkatan imbal hasil SRBI dan SBN menjadi daya tarik tersendiri bagi investor asing.

{{caption}}
Buah Sinergi Pemerintah dan BI: IHSG Menghijau, Rupiah Menguat

Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup menguat ke posisi 18.050 per USD.

{{caption}}
Biaya Impor Naik Imbas Pelemahan Rupiah, Pemerintah Subsidi Harga Kedelai Rp2.000 per Kg

Zulkifli mengatakan, kedelai impor masih jadi mayoritas bahan baku untuk diolah di dalam negeri.

{{caption}}
Pemerintah, BI dan DPR Perkuat Kebijakan Fiskal dan Moneter, Hasilkan Dua Strategi Jaga Rupiah

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan rapat tersebut diinisiasi DPR sebagai forum evaluasi.

{{caption}}
Surya Paloh Yakin Rupiah Bangkit Usai Pemaparan Ekonomi Prabowo: Modal Kita Terakhir Optimisme Sendiri

Surya pun mengingatkan bahwa kebijakan ekonomi makro dan fiskal harus didukung dengan komitmen bersama.

{{caption}}
Rupiah Merosot ke Rp17.750 per Dolar AS, Sentimen Timur Tengah Masih Menekan Pasar

Tekanan terhadap rupiah masih dipengaruhi sentimen global, terutama perkembangan geopolitik di Timur Tengah dan arah kebijakan moneter Amerika Serikat.