Perang Iran Vs Israel Bisa Picu Gelombang PHK Massal, Begini Penjelasannya
Indonesia dipastikan akan merasakan dampak dari perang Iran Vs Israel.
Aksi saling balas serangan rudal antara Iran dengan Israel tidak hanya berdampak terhadap kedua negara yang bertikai. Indonesia, sebagai pihak yang tidak ada kaitan dalan konflik tersebut diprediksi bakal kena getahnya.
Pengamat Ketenagakerjaan, Timboel Siregar menjelaskan, sebagai negara non blok, Indonesia tetap masih memiliki hubungan niaga dengan negara-negara Timur Tengah, termasuk dengan Iran. Jika kondisi tidak stabil, hal itu juga akan mempengaruhi tersendatnya rantai pasok atau barang ekspor Indonesia ke Iran dan negara-negara Timur Tengah, atau sebaliknya.
“Karena di sana sekarang lagi sibuk dengan masalah-masalah internalnya. Transaksi berjalan kita kan dengan Iran kan ada. Paling tidak supply energy ya, permintaan barang-barang dari kita,” katanya.
Jika perang berlanjut dalam kurun cukup Panjang, Timboel khawatir hal itu memantik gelombang PHK massal akibat volume ekspor yang terus menurun.
"Kalau memang eskalasinya terus berlanjut, menurut saya, pasti akan ada dampaknya. Karena bagaimanapun juga konflik ini tidak hanya terjadi di Iran, tapi juga melibatkan negara-negara tetangganya," ujar Timboel.
Dia menegaskan dinamika geopolitik internasional secara langsung bisa mempengaruhi tingkat pengangguran terbuka di Indonesia.
"Kita pikir kan cuma selesai lah di Israel, Palestina, Ukraine, Rusia, ternyata kan berlanjut. Berlanjutnya ini kan juga punya dampak yang di kawasan Asia Timur Tengah,” ujarnya.
Oleh karena itu, Timboel menilai penting bagi pemerintah untuk mengantisipasi potensi dampak lanjutan terhadap sektor tenaga kerja, terutama perusahaan-perusahaan yang mengekspor barang ke negara-negara di kawasan tersebut.
“Karena kalau dia enggak dikasih insentif dia akan collapse langsung. Tapi kan tertentu ya yang memang punya akses ke sana,” pintanya.