FOTO: Arad Israel Luluh Lantak Dihantam Rudal Iran
Serangan rudal Iran ke wilayah selatan Israel menimbulkan korban jiwa dan puluhan luka-luka serta memicu kerusakan luas di sejumlah kota.
Petugas tanggap darurat memeriksa lokasi dampak serangan rudal Iran di Arad, Israel, Minggu (22/03/2026), setelah serangan yang terjadi sehari sebelumnya menyebabkan korban jiwa dan kerusakan signifikan.
Serangan rudal Iran di Arad, selatan Israel pada 21 Maret dilaporkan melukai lebih dari 100 orang, menurut keterangan petugas medis. Sistem pertahanan udara Israel disebut gagal mencegat sejumlah rudal yang masuk ke wilayah berpenduduk.
Sedikitnya enam orang dilaporkan tewas setelah sebuah rudal balistik menghantam Arad pada Sabtu malam. Dampak serangan menyebabkan kerusakan luas di berbagai bagian kota, termasuk bangunan permukiman dan fasilitas umum.Tim medis dan penyelamat segera dikerahkan ke lokasi terdampak. Media Israel melaporkan adanya respons darurat berskala besar untuk menangani korban luka dan evakuasi warga di area terdampak.
Peristiwa ini menandai setidaknya dua kejadian dalam waktu singkat di mana rudal Iran berhasil menembus sistem pertahanan udara berlapis Israel dan mengenai kawasan sipil. Dalam kurun 24 jam, serangan tersebut disebut sebagai bagian dari gelombang kesembilan yang menargetkan wilayah selatan Israel. Serangan ini disebut terkait dengan ketegangan yang meningkat setelah laporan mengenai serangan Israel terhadap fasilitas nuklir Iran di Natanz.