Pemkot Bekasi Segera Tetapkan Mitra Pengelolaan Wisata Kalimalang
Pemerintah Kota Bekasi melalui PT Mitra Patriot (Perseroda) sedang dalam tahap akhir pemilihan mitra strategis untuk pengelolaan wisata Kalimalang, sebuah proyek ambisius senilai Rp48 miliar.
Pemerintah Kota Bekasi, melalui badan usaha milik daerah PT Mitra Patriot (Perseroda), tengah mematangkan proses pemilihan perusahaan mitra kerja sama. Kemitraan ini berfokus pada pengelolaan destinasi pariwisata air dan kargo kuliner yang berlokasi di sepanjang kawasan Sungai Kalimalang, Kota Bekasi, Jawa Barat. Proyek ini diharapkan mampu merevitalisasi area sungai menjadi pusat aktivitas publik yang menarik.
Proses seleksi mitra kerja sama ini telah memasuki tahap krusial, dengan panitia pemilihan yang akan segera mengumumkan hasilnya. Pengumuman ini menjadi langkah penting dalam mewujudkan visi Pemerintah Kota Bekasi untuk mengembangkan potensi pariwisata lokal. Investasi besar telah disiapkan untuk mendukung keberlangsungan proyek jangka panjang ini.
Pemilihan mitra ini merupakan bagian integral dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bekasi. Tujuannya adalah mengubah Sungai Kalimalang menjadi ruang publik yang lebih aman, nyaman, dan memiliki daya tarik tinggi bagi warga maupun wisatawan. Inisiatif ini juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui sektor pariwisata dan kuliner.
Proses Seleksi Mitra dan Linimasa Proyek
Panitia Pemilihan Mitra Kerja Sama Pengelolaan Destinasi Pariwisata Kalimalang telah menetapkan jadwal ketat untuk proses seleksi ini. Berdasarkan pengumuman yang diperoleh, penetapan hasil pemilihan dijadwalkan pada Senin, 24 November 2025, diikuti dengan pengumuman mitra kerja sama terpilih pada Selasa, 25 November 2025. Tahapan ini menandai puncak dari serangkaian evaluasi yang telah dilakukan.
Setelah pengumuman, akan dibuka masa sanggah hasil pemilihan mitra kerja sama pada 26-28 November 2025. Jawaban sanggah akan diberikan pada 1-3 Desember 2025, memastikan transparansi dan keadilan dalam proses. Penerbitan surat penunjukan pemenang pemilihan mitra kerja sama atau letter of award (LoA) direncanakan pada 4-8 Desember 2025, yang akan menjadi dasar legal bagi kerja sama.
Proyek pengelolaan pariwisata Kalimalang ini diperkirakan membutuhkan biaya investasi sebesar Rp48,139 miliar. Jangka waktu kerja sama proyek ditetapkan selama 20 tahun, terhitung sejak penandatanganan perjanjian kerja sama pemanfaatan. Penandatanganan perjanjian ini diharapkan dapat dilakukan maksimal 30 hari setelah penunjukan pemenang pemilihan, menandai dimulainya fase implementasi proyek.
Visi Revitalisasi dan Manfaat Ekonomi Kalimalang
Proyek Destinasi Pariwisata di Kawasan Kalimalang ini merupakan upaya strategis Pemerintah Kota Bekasi untuk melaksanakan RPJMD. Melalui PT Mitra Patriot, pemerintah bertekad merevitalisasi kawasan Sungai Kalimalang menjadi ruang publik yang tidak hanya aman dan nyaman, tetapi juga memiliki nilai estetika dan daya tarik tinggi. Ini adalah langkah konkret dalam pengembangan kota yang berkelanjutan.
Peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan proyek wisata air dan kargo kuliner Kalimalang telah dilaksanakan pada 21 Agustus lalu. Acara penting ini dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, serta pimpinan PT Mitra Patriot (Perseroda) Kota Bekasi dan Pemerintah Kota Bekasi. Kehadiran tokoh-tokoh penting ini menunjukkan komitmen kuat terhadap keberhasilan proyek.
Pengembangan kawasan Kalimalang sebagai destinasi pariwisata diharapkan membawa dampak positif yang signifikan. Selain meningkatkan kualitas ruang publik, proyek ini juga berpotensi menciptakan lapangan kerja baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui sektor pariwisata dan kuliner. Kawasan ini akan menjadi ikon baru bagi Kota Bekasi, menarik pengunjung dari dalam maupun luar daerah.
Sumber: AntaraNews