Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan, tengah gencar melakukan upaya revitalisasi pada salah satu ikon sejarahnya, Benteng Kuto Besak (BKB). Proyek besar ini bertujuan untuk meningkatkan sektor pariwisata sekaligus mempercantik wajah kota tertua di Indonesia tersebut.
M. Irman, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, menyatakan bahwa revitalisasi ini diharapkan mampu menarik lebih banyak minat wisatawan untuk berkunjung. Rencananya, seluruh proses pengerjaan revitalisasi BKB akan rampung pada awal tahun 2026 mendatang.
Kawasan BKB nantinya akan bertransformasi menjadi sebuah alun-alun raksasa yang multifungsi, siap menjadi pusat rekreasi dan berbagai kegiatan besar kota. Perubahan ini juga diharapkan dapat mengatasi masalah kebersihan dari pedagang kaki lima yang selama ini sulit ditertibkan.
Advertisement
Advertisement
Transformasi Benteng Kuto Besak Menjadi Alun-alun Raksasa
Kawasan Benteng Kuto Besak akan mengalami perubahan signifikan, menjadikannya destinasi wisata unggulan yang lebih modern dan tertata. Menurut Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, M. Irman, "Wajah baru kawasan BKB bakal disulap menjadi alun-alun raksasa dan tempat rekreasi wisata." Konsep ini dirancang untuk memberikan ruang publik yang luas dan nyaman bagi masyarakat serta wisatawan, sekaligus mengembalikan kejayaan situs bersejarah ini.
Selain menjadi pusat rekreasi, alun-alun raksasa ini juga diproyeksikan sebagai lokasi utama penyelenggaraan berbagai kegiatan besar kota. Hal ini mencakup acara budaya, festival, hingga perayaan hari-hari penting yang dapat menarik massa dalam jumlah besar. Dengan demikian, BKB akan kembali menjadi jantung aktivitas sosial dan budaya Palembang, memperkaya pengalaman pengunjung.
Revitalisasi ini juga menjadi solusi untuk menata kawasan BKB yang sebelumnya kerap kesulitan dibersihkan dari keberadaan pedagang kaki lima. Dengan penataan ulang yang komprehensif, diharapkan tampilan kawasan BKB akan lebih rapi dan menarik perhatian pengunjung. Aspek kebersihan, keamanan, dan kenyamanan menjadi prioritas utama dalam proyek ini, demi menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi semua.
Advertisement
Advertisement
Sinergi Pemerintah Provinsi dan Kota untuk Pembangunan Palembang
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, sebelumnya telah menyampaikan bahwa revitalisasi Benteng Kuto Besak merupakan hadiah spesial untuk Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Palembang yang ke-1342. "Sebagai hadiah untuk Kota Palembang saya akan memberikan revitalisasi BKB," kata Herman Deru, menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam mendukung pembangunan dan peningkatan infrastruktur pariwisata di ibu kota provinsi. Dukungan ini diharapkan dapat mempercepat realisasi proyek strategis tersebut.
Selain proyek BKB, Pemerintah Provinsi Sumsel juga akan merevitalisasi air mancur serta 16 ruas jalan besar lainnya di Kota Palembang. Herman Deru menjelaskan bahwa secara teknis, pelaksanaan proyek-proyek ini akan dikoordinasikan dan dikerjakan oleh Pemerintah Kota Palembang. "Nanti teknisnya akan dikerjakan oleh Pemkot Palembang Ratu Dewa sebagai wali kota," ujarnya, menegaskan pembagian tugas yang jelas.
Koordinasi yang baik antara Pemkot Palembang dan Pemprov Sumsel menjadi kunci keberhasilan berbagai program pembangunan. Gubernur Herman Deru mengapresiasi kerja sama ini, menyatakan bahwa Pemkot Palembang selalu berkoordinasi dengan baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sinergi ini memastikan bahwa proyek revitalisasi dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi warga Palembang.
Advertisement
Langkah revitalisasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan daya tarik wisata, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. Peningkatan kunjungan wisatawan berpotensi mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar kawasan BKB, menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan pendapatan daerah secara keseluruhan.
Sumber: AntaraNews