Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Gorontalo Utara Dimulai, Akses Pendidikan Kian Mudah
Proyek pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Gorontalo Utara resmi dimulai, diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat, khususnya menuju sarana pendidikan.
Pembangunan jembatan perintis Garuda di Gorontalo Utara telah resmi dimulai pada Jumat, 27 Maret 2026, berlokasi di Desa Imana, Kecamatan Atinggola, Provinsi Gorontalo. Peletakan batu pertama proyek infrastruktur vital ini menandai komitmen TNI bersama pemerintah daerah untuk meningkatkan konektivitas wilayah.
Komando Distrik Militer (Kodim) 1314 Gorontalo Utara menjadi pelaksana utama proyek ini, didukung penuh oleh pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Jembatan ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan konektivitas antar desa serta memperlancar akses menuju fasilitas pendidikan bagi warga.
Proyek ini direncanakan akan berlangsung selama 30 hari ke depan dengan sistem padat karya, memanfaatkan material yang tersedia secara optimal. Sinergi antara berbagai pihak diharapkan dapat menjamin kelancaran dan ketepatan waktu penyelesaian pembangunan jembatan tersebut.
Sinergi TNI dan Pemerintah Daerah untuk Infrastruktur Vital
Dandim 1314 Gorontalo Utara, Letnan Kolonel Infanteri Gembong Sasongko, mengungkapkan rasa syukurnya atas dukungan nyata dari pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Pembangunan jembatan sepanjang delapan meter dengan lebar lima meter ini merupakan amanat langsung dari Panglima Kodam Merdeka.
Pihak Kodim berkomitmen penuh untuk melaksanakan pembangunan jembatan ini dengan sungguh-sungguh demi manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Koordinasi erat dengan pemerintah setempat terus diutamakan agar pekerjaan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu sesuai target.
Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara, Suleman Lakoro, menyambut baik realisasi pembangunan jembatan yang akan menghubungkan Desa Imana dan Desa Wapalo ini. Ia menekankan pentingnya infrastruktur ini, terutama dalam kondisi efisiensi anggaran daerah saat ini.
Harapan Besar Masyarakat dan Dukungan Penuh Pemda
Jembatan Perintis Garuda ini diharapkan mampu mempermudah mobilitas warga, khususnya anak-anak sekolah yang selama ini mungkin kesulitan mengakses sarana pendidikan. Infrastruktur ini diproyeksikan akan menjadi aset berharga yang berkontribusi pada kemajuan wilayah Gorontalo Utara.
Suleman Lakoro menyampaikan apresiasi tinggi kepada pihak TNI yang mampu merealisasikan proyek ini di tengah keterbatasan anggaran daerah. Pemerintah daerah berjanji akan memberikan dukungan penuh untuk kelancaran proses pembangunan hingga selesai.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat setempat untuk turut serta mendukung percepatan pekerjaan jembatan. Dukungan dan partisipasi aktif warga sangat penting agar aset daerah ini dapat terjaga dan dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan bersama di masa mendatang.
Detail Penting Pembangunan Jembatan Perintis Garuda
- Lokasi: Desa Imana, Kecamatan Atinggola, Gorontalo Utara.
- Menghubungkan: Desa Imana dan Desa Wapalo.
- Ukuran Jembatan: Panjang 8 meter, lebar 5 meter.
- Durasi Pengerjaan: Dimulai 27 Maret 2026, selesai dalam 30 hari.
- Metode Pengerjaan: Padat karya, material tersedia.
- Tujuan Utama: Memudahkan akses masyarakat, terutama menuju sarana pendidikan.
- Pihak Terlibat: Kodim 1314 Gorontalo Utara, Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara, masyarakat setempat.
- Tokoh Hadir dalam Peletakan Batu Pertama: Dandim 1314 Gorontalo Utara Letnan Kolonel Infanteri Gembong Sasongko, Dansatrad 207 Kwandang Letkol Lek Yohanes Kristiardi, Wakapolres Gorontalo Utara Komisaris Polisi Sofyan, DandenPomal Satgas Lanal Kwandang Letda Laut (PM) Hendro Prayitno, Camat Atinggola Ismail Polapa, serta Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara Suleman Lakoro.
Sumber: AntaraNews