Kodim Muara Teweh Siapkan Pembangunan Jembatan Gantung di Liang Buah, Tingkatkan Aksesibilitas Warga

Komando Distrik Militer (Kodim) 1013 Muara Teweh segera memulai pembangunan jembatan gantung di Desa Liang Buah, Barito Utara, Kalimantan Tengah, untuk membuka akses transportasi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kodim Muara Teweh Siapkan Pembangunan Jembatan Gantung di Liang Buah, Tingkatkan Aksesibilitas Warga
Komando Distrik Militer (Kodim) 1013 Muara Teweh segera memulai pembangunan jembatan gantung di Desa Liang Buah, Barito Utara, Kalimantan Tengah, untuk membuka akses transportasi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. (AntaraNews)

Komando Distrik Militer (Kodim) 1013 Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, tengah mempersiapkan pembangunan jembatan gantung. Jembatan ini akan berlokasi di Desa Liang Buah, Kecamatan Teweh Baru, melintasi Sungai Teweh yang merupakan anak Sungai Barito. Proyek ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat sekitar.

Pembangunan jembatan gantung ini merupakan bagian integral dari program pemerintah pusat. Program ini bertujuan untuk mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan. Tujuannya adalah membuka akses transportasi yang lebih aman dan efisien bagi masyarakat setempat.

Komandan Kodim 1013 Muara Teweh, Letkol Inf Nurwahid, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan peninjauan lokasi. Peninjauan ini dilakukan untuk rencana peletakan batu pertama (groundbreaking) di Desa Liang Buah. Hal ini sebagai upaya memastikan kesiapan lokasi serta kelancaran rencana pembangunan infrastruktur vital ini.

Aksesibilitas dan Kesejahteraan Masyarakat Desa Liang Buah

Pembangunan Jembatan Gantung Garuda ini diharapkan dapat segera terealisasi. Kehadirannya akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan. Selama ini, warga Desa Liang Buah masih mengalami kendala dalam beraktivitas karena harus menggunakan perahu untuk menyeberangi sungai.

Pemerintah Desa (Pemdes) Liang Buah menyambut baik rencana pembangunan tersebut. Mereka melihat jembatan ini sebagai solusi atas kesulitan akses yang telah lama dihadapi. Jembatan gantung ini akan menjadi penghubung penting yang mempermudah mobilitas warga.

Letkol Inf Nurwahid menegaskan bahwa pembangunan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan. Dampak tersebut mencakup peningkatan kualitas hidup masyarakat Desa Liang Buah dan sekitarnya. Ini akan membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi lokal.

Proses Peninjauan dan Dukungan Penuh Warga

Untuk memastikan kesiapan, Dandim Muara Teweh didampingi oleh Pasilog, Pasiops, pemerintah desa, serta tokoh masyarakat setempat saat peninjauan. Mereka bersama-sama meninjau langsung kondisi geografis lokasi, titik pembangunan jembatan, hingga akses jalan menuju area pembangunan. Kegiatan ini menunjukkan komitmen Kodim dalam perencanaan yang matang.

Peninjauan lokasi ini merupakan bagian krusial dari upaya memastikan kesiapan infrastruktur. Selain itu, peninjauan juga bertujuan menjamin kelancaran rencana pembangunan. Infrastruktur ini diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas dan kesejahteraan masyarakat desa setempat secara berkelanjutan.

Nurwahid menekankan pentingnya dukungan dan partisipasi aktif masyarakat dalam proses pembangunan. Partisipasi warga sangat diperlukan agar kegiatan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai rencana yang telah ditetapkan. Sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan proyek ini.

Rencana groundbreaking pembangunan Jembatan Gantung Garuda dijadwalkan dalam waktu dekat. Pelaksanaan ini akan dilakukan setelah seluruh persiapan teknis dan administrasi dinyatakan siap. Hal ini menandakan bahwa proyek strategis ini akan segera memasuki tahap implementasi.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi