Mentan Dorong Kontribusi Konawe Selatan Jadi Motor Pangan Energi Nasional Berkelanjutan
Menteri Pertanian meminta Konawe Selatan berperan aktif menjadi motor pangan dan energi nasional. Simak bagaimana Kontribusi Konawe Selatan Pangan Energi ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan nasional.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mendorong Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) untuk menjadi motor penggerak pangan dan energi nasional berkelanjutan. Permintaan ini disampaikan dalam audiensi dengan Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo, di Jakarta pada Sabtu (18/4). Mentan menekankan pentingnya peningkatan produksi pertanian serta penguatan sektor energi terbarukan di wilayah tersebut.
Amran Sulaiman menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan sektor pertanian sangat bergantung pada kolaborasi erat antara pemerintah pusat dan daerah. Dukungan aktif dari kepala daerah menjadi kunci utama dalam mencapai target peningkatan produksi pangan. Hal ini juga berlaku untuk pengembangan energi berbasis pertanian.
Dukungan tersebut diharapkan dapat mempercepat peningkatan produksi, memperkuat ketahanan pangan nasional, serta mewujudkan kemandirian energi secara berkelanjutan. Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo, menyatakan komitmen penuhnya untuk mendukung program strategis Kementerian Pertanian.
Sinergi Pusat-Daerah untuk Ketahanan Pangan
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menekankan bahwa membangun sektor pertanian tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah pusat saja. Keterlibatan aktif pemerintah daerah, seperti Konawe Selatan, sangat krusial untuk mencapai tujuan ketahanan pangan dan energi nasional. Kolaborasi ini menjadi fondasi utama bagi program-program strategis Kementerian Pertanian.
Amran berharap dukungan para kepala daerah terhadap program pangan dan energi mampu mempercepat peningkatan produksi. Hal ini penting untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dan mendukung kemandirian energi secara berkelanjutan. Sinergi ini diharapkan menciptakan dampak positif yang signifikan.
Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan menyambut baik arahan tersebut dengan komitmen penuh. Bupati Irham Kalenggo menegaskan kesiapan Konsel untuk menjadi bagian integral dari upaya nasional ini. Pihaknya siap mendukung program strategis Kementerian Pertanian di bawah kepemimpinan Mentan Amran Sulaiman.
Peningkatan Produksi Pangan dan Usulan Pengembangan Komoditas
Program cetak sawah yang dijalankan Kementerian Pertanian terbukti memberikan dampak nyata di Konawe Selatan. Bupati Irham Kalenggo mengungkapkan bahwa produksi beras di wilayahnya meningkat signifikan. Sebelumnya, produksi berada di bawah 150 ribu ton per tahun, kini melonjak menjadi sekitar 180 ribu ton per tahun.
Peningkatan produksi ini menunjukkan keberhasilan program cetak sawah dalam menguatkan pangan lokal. Irham Kalenggo menambahkan bahwa gudang-gudang saat ini penuh dengan beras hasil panen. Capaian ini menjadi bukti konkret keberhasilan program Kementerian Pertanian di daerah.
Sejalan dengan keberhasilan tersebut, Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan mengajukan tambahan program cetak sawah seluas 2.500 hektare. Usulan ini saat ini tengah dalam proses Calon Petani Calon Lahan (CPCL). Hal ini menunjukkan antusiasme daerah dalam meningkatkan Kontribusi Konawe Selatan Pangan Energi.
Selain itu, Konawe Selatan juga mengusulkan pengembangan komoditas perkebunan strategis. Mereka mengajukan program untuk kakao seluas 6.000 hektare dan kelapa dalam seluas 5.000 hektare. Pengembangan ini diharapkan dapat diversifikasi sumber pangan dan energi.
Dukungan Infrastruktur Pertanian Modern
Untuk mendukung peningkatan produksi dan pengembangan komoditas, Bupati Irham Kalenggo menyampaikan kebutuhan akan sarana dan prasarana pertanian yang memadai. Ini meliputi pembangunan jaringan irigasi yang vital untuk pengairan lahan pertanian. Ketersediaan air yang cukup adalah kunci keberhasilan panen.
Selain itu, Konsel juga membutuhkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) modern, seperti traktor. Pemanfaatan teknologi pertanian modern seperti drone juga diusulkan untuk efisiensi dan presisi. Alsintan dan teknologi ini akan mempercepat proses tanam dan panen.
Pembangunan infrastruktur jalan perkebunan juga menjadi prioritas untuk memperlancar distribusi hasil produksi petani. Akses jalan yang baik akan mengurangi biaya logistik dan mempercepat pemasaran produk pertanian. Ini penting untuk meningkatkan kesejahteraan petani.
Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyanggupi untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh Konawe Selatan. Bupati Irham Kalenggo menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada petani di wilayahnya. Audiensi ini menjadi bukti sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong pembangunan sektor pertanian dan perkebunan secara berkelanjutan.
Sumber: AntaraNews