Menaker Ingatkan Perusahaan Ojek Online Jangan Telat Bayar THR
Pemberian THR tidak akan mengurangi dukungan kesejahteraan yang sudah diberikan.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli meminta perusahaan layanan transportasi daring untuk memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada mitra pengemudi ojek online (ojol) dan kurir online. Permintaan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto.
"Saya mengimbau kepada seluruh perusahaan layanan angkutan berbasis aplikasi untuk memberikan bonus hari raya kepada pengemudi ojol dan kurir online dalam bentuk uang tunai," ujar Yassierli dalam konferensi pers di Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Selasa (11/3).
Menaker Yassierli menjelaskan bahwa pemberian THR ini berlaku untuk pengemudi ojol dan kurir online yang produktif dan memiliki kinerja baik. Nominal THR akan dihitung sebesar 20 persen dari rata-rata pendapatan bersih bulanan selama 12 bulan terakhir. Untuk pengemudi atau kurir di luar kategori tersebut, bonus akan diberikan sesuai dengan kemampuan masing-masing perusahaan aplikasi.
Pemberian THR ini diharapkan dapat diberikan paling lambat H-7 sebelum Lebaran Idulfitri 2025. Menaker Yassierli juga menambahkan bahwa mekanisme penyaluran THR akan diserahkan kepada masing-masing perusahaan penyedia layanan transportasi daring.
"Bonus hari raya keagamaan diberikan paling lambat 7 hari sebelum hari raya 1446 Hijriah," tegas Yassierli.
Yassierli memastikan bahwa pemberian THR tidak akan mengurangi dukungan kesejahteraan yang sudah diberikan oleh perusahaan transportasi daring sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Menurut Menaker, pemberian THR ini merupakan bentuk apresiasi terhadap kontribusi pengemudi ojol dan kurir online dalam mendukung sektor transportasi dan logistik digital di Indonesia.
"Saya harap kebijakan ini dapat dilaksanakan dengan baik untuk kesejahteraan pengemudi dan kurir online, serta untuk mewujudkan ekosistem ketenagakerjaan yang harmonis," tandasnya.
Presiden Prabowo Apresiasi Pengemudi Ojol dan Kurir Online
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto juga menekankan perhatian pemerintah terhadap pengemudi ojol dan kurir online, yang dinilai telah memberikan kontribusi signifikan terhadap sektor transportasi dan logistik di Indonesia.
"Tahun ini, Pemerintah memberikan perhatian khusus kepada pengemudi dan kurir online yang telah berperan penting dalam mendukung pelayanan transportasi dan logistik di Indonesia," kata Prabowo dalam konferensi pers THR Lebaran di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/3).
Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka, pemerintah mendorong perusahaan penyedia layanan berbasis aplikasi untuk memberikan bonus THR dalam bentuk uang tunai. Besaran THR akan disesuaikan dengan tingkat keaktifan masing-masing pekerja.
Dengan kebijakan ini, diharapkan semua pihak dapat merasakan manfaat dan memberikan motivasi lebih bagi pengemudi serta kurir online.