KRL Baru Asal China Resmi Beroperasi, Mampu Angkut 3.400 Penumpang
Hingga saat ini, KAI Commuter telah menerima tiga trainset CLI-125.
PT KAI Commuter resmi mengoperasikan rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL) terbaru, CLI-125, untuk rute Bogor dan Cikarang mulai 1 Juni 2025. Kehadiran kereta ini disambut dengan penuh antusias oleh pengguna setia KRL, terutama mereka yang setiap hari harus berjibaku dengan padatnya gerbong saat jam sibuk.
Langkah ini menjadi tonggak penting dalam upaya KAI Commuter meningkatkan kapasitas angkut dan kenyamanan layanan transportasi massal di kawasan Jabodetabek. Apalagi, Bogor Line dan Cikarang Line selama ini dikenal sebagai jalur dengan jumlah penumpang tertinggi.
KRL CLI-125 tiba di Indonesia pada 31 Januari 2025, tepat setahun setelah kontrak pengadaannya ditandatangani. Selama 12 bulan, rangkaian ini menjalani serangkaian pengujian ketat, termasuk uji jalan sejauh 4.000 kilometer, sebelum akhirnya dinyatakan lolos sertifikasi dan layak dioperasikan secara komersial.
“Kereta ini sudah melalui berbagai tahapan, dari uji parameter, endurance test, hingga sertifikasi perekertapian. Dan semua sudah dinyatakan lulus,” ujar Direktur Utama PT KAI Commuter, Asdo Artriviyanto, saat peluncuran CLI-125 di Stasiun Manggarai, Jakarta.
Kapasitas Jumbo
Dengan total 12 kereta dalam satu rangkaian (trainset SF12), CLI-125 mampu mengangkut hingga 3.400 penumpang dalam satu perjalanan. Setiap keretanya memiliki kapasitas tampung sekitar 289 orang.
Asdo menekankan bahwa penambahan KRL ini ditujukan untuk meredam kepadatan penumpang yang biasa terjadi di jam-jam sibuk, yakni pukul 06.00–08.00 pagi dan 16.00–20.00 sore.
“Mudah-mudahan ini bisa mengurangi kepadatan terutama pada saat peak hours,” kata Asdo optimis.
Fokus di Bogor dan Cikarang Line
Hingga saat ini, KAI Commuter telah menerima tiga trainset CLI-125. Dua di antaranya akan difokuskan untuk Bogor Line, dan satu untuk Cikarang Line. Setiap trainset diperkirakan dapat melayani hingga 10 perjalanan pulang-pergi per hari.
Data KAI Commuter menunjukkan bahwa dari Januari hingga April 2025, Bogor Line mencatat volume penumpang tertinggi, yakni lebih dari 48,6 juta orang, disusul oleh Cikarang Line dengan 26,5 juta penumpang.
“Karena volumenya yang paling tinggi, maka perlu kita optimalkan dulu layanan di kedua jalur ini,” jelas Asdo.
Tak hanya soal penambahan armada, KAI Commuter juga menggandeng DAOP 1 dan pihak terkait untuk melakukan joint inspection terhadap infrastruktur pendukung, mulai dari peron, ruang bebas, hingga sistem persinyalan. Ini merupakan bagian dari kesiapan menyeluruh dalam memperluas layanan CLI-125 ke jalur lain ke depannya.