Khofifah Pastikan Stok Bahan Pokok Gresik Aman dan Terjangkau Jelang Idul Fitri 1447 H
Gubernur Khofifah Indar Parawansa memastikan ketersediaan dan keterjangkauan Stok Bahan Pokok Gresik melalui pasar murah jelang Idul Fitri 1447 H, efektif kendalikan inflasi daerah.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pokok di Gresik tetap terjaga. Hal ini dilakukan melalui inisiatif pasar murah yang digelar menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Pudak Gallery, Kabupaten Gresik, pada Minggu (15/3). Pasar murah ini merupakan bagian dari strategi pemerintah provinsi untuk mengendalikan inflasi daerah secara efektif.
Selain itu, pasar murah bertujuan untuk menstabilkan harga pangan strategis, memastikan masyarakat dapat mengakses kebutuhan pokok. Upaya ini juga melengkapi program serupa yang telah dijalankan oleh pemerintah daerah setempat.
Strategi Efektif Kendalikan Inflasi di Gresik
Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyatakan bahwa gelaran pasar murah terbukti sangat efektif dalam upaya stabilisasi harga. Kegiatan ini juga berperan penting dalam pengendalian inflasi di berbagai daerah, termasuk Gresik.
Melalui pasar murah, pemerintah provinsi ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh bahan pokok penting. Ketersediaan pasokan dan harga yang terjangkau menjadi fokus utama dari program ini.
Mantan Menteri Sosial itu menambahkan bahwa pemerintah provinsi secara aktif berkeliling ke berbagai kabupaten/kota. Inisiatif ini berfungsi sebagai pelengkap dari pasar murah yang diselenggarakan oleh bupati setempat.
Pasar murah menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Tujuannya adalah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga.
Subsidi Harga dan Lokasi Strategis Pasar Murah
Salah satu keunggulan pasar murah provinsi adalah adanya subsidi yang signifikan pada harga jual. Hal ini membuat harga bahan pokok jauh lebih rendah dibandingkan harga di pasar tradisional.
Sebagai contoh, telur ayam ras yang di pasar tradisional seharga Rp30.000 per kilogram dijual Rp22.000 per kilogram di pasar murah. Demikian pula daging ayam yang biasanya Rp42.000, kini hanya Rp30.000 per pack.
Gubernur Khofifah juga menekankan pentingnya penentuan lokasi pasar murah yang strategis. Pasar harus digelar berdekatan dengan permukiman warga, namun tidak terlalu dekat dengan pasar tradisional.
Strategi penempatan lokasi ini bertujuan agar masyarakat sekitar dapat menjangkau pasar secara langsung. Sambutan positif dari masyarakat membuktikan efektivitas dan popularitas pasar murah ini di berbagai lokasi.
Daftar Harga Bahan Pokok di Pasar Murah Gresik
Dalam kegiatan pasar murah di Gresik, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang sangat kompetitif. Harga yang ditawarkan jauh lebih rendah dibandingkan harga di pasaran umum.
Beberapa komoditas utama yang tersedia meliputi beras premium dan medium, minyak goreng, telur, serta tepung terigu. Ketersediaan ini memastikan kebutuhan dasar rumah tangga terpenuhi.
Selain itu, gula pasir, bawang putih, bawang merah, dan paket cabai juga tersedia dengan harga khusus. Daging ayam ras melengkapi daftar bahan pokok yang disubsidi dalam acara ini.
- Beras premium: Rp14.000 per kilogram
- Beras medium: Rp11.000 per kilogram
- Minyak goreng MinyaKita: Rp13.000 per liter
- Telur ayam ras: Rp22.000 per pack
- Tepung terigu: Rp10.000 per kilogram
- Gula pasir: Rp14.000 per kilogram
- Bawang putih: Rp6.000 per 250 gram
- Bawang merah: Rp7.000 per 250 gram
- Paket cabai: Rp5.000 per 200 gram
- Daging ayam ras: Rp30.000 per pack
Sumber: AntaraNews