Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan peninjauan langsung di Pasar Legi Ponorogo pada Jumat, 3 April. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan harga dan stok kebutuhan bahan pokok tetap stabil setelah perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Peninjauan ini juga didampingi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo Lisdyarita.
Khofifah menegaskan bahwa stabilisasi distribusi sembako menjadi prioritas utama pasca-Lebaran agar pasokan tetap aman dan lancar. Hasil pantauan menunjukkan distribusi bahan pokok di pasar tersebut berjalan lancar. Kondisi harga juga cenderung stabil, bahkan beberapa komoditas mengalami penurunan.
Masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan dan harga kebutuhan pokok. Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus berupaya menjaga keseimbangan pasar. Langkah ini diambil untuk memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah momentum pasca-Lebaran.
Advertisement
Advertisement
Berdasarkan hasil pemantauan di Pasar Legi Ponorogo, sejumlah komoditas strategis menunjukkan harga yang terkendali. Cabai rawit misalnya, berada di kisaran Rp40.000 hingga Rp60.000 per kilogram. Sementara itu, cabai besar tercatat Rp30.000 per kilogram.
Bawang merah dijual antara Rp27.000 hingga Rp30.000 per kilogram. Komoditas bawang putih juga menunjukkan stabilitas harga, yakni Rp22.000 sampai Rp25.000 per kilogram. Telur ayam sebagai salah satu pangan utama, berkisar Rp27.000–Rp30.000 per kilogram.
Harga beras juga relatif stabil dengan variasi harga berdasarkan jenisnya. Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sekitar Rp57.000 per 5 kilogram. Beras medium dijual Rp12.800–Rp13.000 per kilogram, dan beras premium Rp14.700–Rp15.000 per kilogram.
Advertisement
Komoditas lain seperti gula pasir berkisar Rp12.000–Rp16.000 per kilogram. Daging ayam ras tercatat Rp36.000–Rp38.000 per kilogram, sedangkan daging sapi sekitar Rp130.000 per kilogram. Minyak goreng Minyakita Rp15.500 per liter dan minyak goreng kemasan Rp19.000 per liter.
Advertisement
Gubernur Khofifah secara khusus mengapresiasi peran Perum Bulog dalam menjaga ketersediaan beras program pemerintah. “Saya bersyukur bahwa beras SPHP menjelang Idul Fitri di sini Rp57.000 per 5 kg. Ini menunjukkan peran Bulog sangat signifikan, terima kasih Bulog Ponorogo,” ujarnya. Distribusi Minyakita juga terkonfirmasi lancar dan harganya di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).
Pemerintah Provinsi Jawa Timur berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota. Upaya ini juga melibatkan para pemangku kepentingan terkait. Tujuannya adalah menjaga keseimbangan pasokan dan harga di seluruh wilayah.
Langkah-langkah konkret yang akan dilakukan meliputi operasi pasar secara berkala. Selain itu, kelancaran distribusi bahan pokok akan terus dipantau. Penguatan cadangan pangan juga menjadi fokus utama untuk mengantisipasi gejolak harga.
Advertisement
“Yang terpenting adalah memastikan masyarakat tetap bisa mengakses bahan pokok dengan harga terjangkau. Distribusi harus lancar dan stok harus cukup,” tegas Khofifah. Pernyataan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah.
Advertisement
Gubernur Khofifah juga memberikan apresiasi kepada para pedagang di Pasar Legi Ponorogo. Mereka dinilai telah berperan aktif menjaga stabilitas harga dan tidak melakukan penimbunan barang. Hal ini sangat penting untuk mencegah terjadinya kelangkaan dan kenaikan harga yang tidak wajar.
“Beras, daging ayam, hingga minyak goreng di sini berada di bawah HET. Kami minta monitoring dan pengawasan terus dilakukan agar tidak terjadi lonjakan harga di luar ketentuan,” kata Khofifah. Penekanan pada pengawasan menunjukkan keseriusan pemerintah.
Pentingnya peran pemerintah daerah dalam memantau perkembangan harga secara berkala juga ditekankan. Intervensi segera diperlukan jika terjadi lonjakan harga yang signifikan. Ini adalah bagian dari strategi untuk menjaga stabilitas ekonomi.
Advertisement
- Cabai rawit: Rp40.000–Rp60.000/kg
- Cabai besar: Rp30.000/kg
- Bawang merah: Rp27.000–Rp30.000/kg
- Bawang putih: Rp22.000–Rp25.000/kg
- Telur ayam: Rp27.000–Rp30.000/kg
- Beras SPHP: Rp57.000/5 kg
- Beras medium: Rp12.800–Rp13.000/kg
- Beras premium: Rp14.700–Rp15.000/kg
- Gula pasir: Rp12.000–Rp16.000/kg
- Daging ayam ras: Rp36.000–Rp38.000/kg
- Ayam kampung: Rp128.000/ekor
- Daging sapi: Rp130.000/kg
- Minyak goreng Minyakita: Rp15.500/liter
- Minyak goreng kemasan: Rp19.000/liter
- Kentang: Rp15.000/kg
- Wortel: Rp10.000/kg
- Tomat: Rp3.000/kg
- Garam: Rp7.000/kg
Sumber: AntaraNews