KAI Daop 2 Bandung Siapkan 778 Personel Keamanan untuk Mudik Lebaran 2026
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung mengerahkan 778 personel keamanan dan ratusan petugas ekstra demi kelancaran Mudik Lebaran 2026. Penyiagaan ini memastikan perjalanan aman, nyaman, dan tepat waktu bagi para pemudik.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung telah menyiapkan langkah strategis guna menjamin keselamatan dan kelancaran perjalanan masyarakat selama masa Angkutan Lebaran 2026. Sebanyak 778 personel keamanan gabungan dan ratusan petugas ekstra disiagakan secara menyeluruh. Kesiapan ini bertujuan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan yang akan merayakan Idul Fitri 2026 bersama keluarga.
Kesiapan pengamanan dan pelayanan operasional ini dikukuhkan melalui Apel Gelar Pasukan Posko Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung di Kompleks Stasiun Bandung pada Jumat. Apel tersebut melibatkan berbagai unsur, termasuk TNI, POLRI, serta tenaga pengamanan KAI. Direktur Operasi PT KAI (Persero) Awan Hermawan Purwadinata bertindak sebagai pembina apel, menekankan pentingnya penyiagaan petugas secara menyeluruh.
Menurut Awan, penyiagaan ini adalah kunci utama untuk memastikan seluruh layanan berjalan aman dan andal selama periode arus mudik dan balik. Masa Angkutan Lebaran 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung mulai 11 Maret hingga 1 April 2026. KAI berkomitmen penuh untuk memberikan pengalaman perjalanan yang selamat, nyaman, dan tepat waktu, mewujudkan slogan 'Lebaran Nyaman Bersama'.
Pengamanan Maksimal untuk Kenyamanan Pemudik
Fokus utama pengamanan Mudik Lebaran 2026 diperkuat oleh 778 personel gabungan yang akan bertugas di berbagai titik. Rincian personel keamanan ini terdiri dari 698 personel Polsuska dan petugas keamanan (security), 19 personel kewilayahan yang mencakup Babinkamtibmas dan Babinsa, serta 61 personel pengamanan eksternal. Pengawalan ketat ini dilakukan untuk mengamankan pergerakan penumpang yang diprediksi terus meningkat.
Di lini operasional keselamatan, Daop 2 Bandung juga menyiagakan 154 petugas ekstra yang memiliki peran krusial. Petugas ini mencakup 58 pemeriksa jalur ekstra, 57 penjaga perlintasan ekstra, dan 35 petugas penjagaan daerah pantauan khusus (Dapsus). Kehadiran petugas-petugas ini sangat vital dalam memastikan kondisi jalur kereta api selalu aman dan siap dilalui.
Untuk meningkatkan pelayanan langsung kepada penumpang, 14 petugas Customer Service Mobile disebar di stasiun-stasiun utama. Stasiun-stasiun tersebut meliputi Cimahi, Bandung, Kiaracondong, dan Tasikmalaya. Selain itu, kesiapan kesehatan pemudik juga menjadi prioritas dengan disediakannya 12 lokasi posko kesehatan yang lengkap.
Setiap posko kesehatan dilengkapi dengan dokter umum, paramedis, ambulans, hingga perangkat AED (Automated External Defibrillator) untuk pertolongan pertama pada penyakit jantung. Fasilitas ini menjamin penanganan medis cepat dan tepat jika terjadi kondisi darurat selama perjalanan Mudik Lebaran 2026.
Kapasitas dan Animo Tinggi Mudik Lebaran 2026
Pada masa Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 2 Bandung menyediakan kapasitas tempat duduk yang signifikan untuk mengakomodasi tingginya permintaan. Total kapasitas yang tersedia mencapai 345.840 tempat duduk. Kapasitas ini didistribusikan melalui 28 perjalanan kereta api setiap harinya, dengan rata-rata 15.720 tempat duduk per hari.
Dari 28 perjalanan tersebut, 24 merupakan perjalanan kereta api reguler dan 4 lainnya adalah perjalanan kereta api tambahan. Animo masyarakat untuk Mudik Lebaran 2026 sangat terlihat dari data penjualan tiket. Hingga tanggal 12 Maret 2026, penjualan tiket telah mencapai angka 233.872 tiket.
Jumlah ini setara dengan 67,6 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan. Tingginya minat masyarakat juga ditunjukkan oleh terjualnya 54.462 tiket promo diskon 30 persen. Rute-rute favorit yang dicakup oleh promo ini meliputi KA Kahuripan, KA Tambahan Kiaracondong - Surabaya Gubeng, KA Cikuray, KA Kutojaya Selatan, KA Malabar, dan KA Harina.
Optimalisasi Sarana dan Layanan Digital
Guna mendukung kelancaran operasional di 54 stasiun yang melayani masa angkutan ini, Daop 2 Bandung telah memastikan keandalan sarana yang digunakan. Sarana tersebut terdiri dari 31 lokomotif, 241 kereta, dan 4 trainset KRDE. Semua sarana ini telah melalui pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan kondisi prima selama periode Mudik Lebaran 2026.
Selain itu, KAI Daop 2 Bandung juga mengoptimalkan penerapan fasilitas pengenal wajah (face recognition) di Stasiun Bandung dan Kiaracondong. Teknologi ini bertujuan untuk mempercepat proses boarding dan mengurangi antrean penumpang. Inovasi digital ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan kenyamanan bagi para pelanggan.
Layanan pembatalan tiket juga turut dioptimalkan di lima stasiun untuk mempermudah pelanggan. Fasilitas ini dirancang untuk mengurai antrean dan memberikan fleksibilitas lebih bagi penumpang yang mungkin perlu mengubah rencana perjalanan mereka. Semua upaya ini merupakan bagian dari komitmen KAI untuk memberikan pelayanan terbaik selama Mudik Lebaran 2026.
Sumber: AntaraNews