KAI Daop 8 Surabaya Siap Sambut Angkutan Lebaran 2026 dengan Layanan Optimal
PT KAI Daop 8 Surabaya telah menyatakan kesiapan penuh menyambut masa Angkutan Lebaran 2026, berkomitmen memberikan pelayanan aman dan nyaman bagi penumpang kereta api.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya secara resmi menyatakan kesiapannya untuk menyambut masa Angkutan Lebaran tahun 2026. Periode angkutan Lebaran ini akan berlangsung mulai tanggal 13 hingga 30 Maret 2026. Komitmen utama adalah memberikan pelayanan yang optimal bagi seluruh pengguna jasa kereta api di wilayah tersebut.
Kesiapan ini ditegaskan dalam Apel Gelar Pasukan Angkutan Lebaran 2026 yang diselenggarakan di halaman Kantor Daop 8 Surabaya pada Jumat, 13 Maret 2026. Apel tersebut sekaligus menjadi penanda dimulainya Posko Angkutan Lebaran yang akan beroperasi selama periode yang sama. Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran operasional.
Executive Vice President KAI Daop 8 Surabaya, Daniel Johannes Hutabarat, menegaskan bahwa persiapan matang ini bertujuan untuk menghadirkan layanan mudik yang aman, nyaman, dan lancar bagi masyarakat. Posko Lebaran disiapkan untuk memastikan kesiapan operasional serta kelancaran pelayanan bagi masyarakat yang menggunakan transportasi kereta api selama masa Lebaran.
Fokus Kesiapan Operasional dan Pelayanan Optimal
Daniel Johannes Hutabarat menekankan pentingnya persiapan yang komprehensif dalam menghadapi lonjakan penumpang selama Angkutan Lebaran 2026. Seluruh elemen di Daop 8 Surabaya diharapkan disiplin dan proaktif dalam mengidentifikasi potensi risiko. Hal ini termasuk mengantisipasi serta menangani berbagai kemungkinan masalah yang mungkin timbul.
Komitmen untuk memberikan layanan terbaik menjadi prioritas utama. KAI Daop 8 Surabaya berupaya memastikan setiap aspek operasional berjalan mulus. Tujuannya agar pelanggan merasa aman dan nyaman saat mempercayakan perjalanan mereka menggunakan kereta api.
Apel Gelar Pasukan menjadi simbol dimulainya upaya kolektif ini. Ini juga menegaskan keseriusan Daop 8 Surabaya dalam menjaga standar pelayanan tinggi. Dengan demikian, diharapkan pengalaman mudik masyarakat dapat berjalan tanpa hambatan berarti.
Prioritas Keamanan dan Pengerahan Personel
Keselamatan penumpang menjadi aspek yang tidak bisa ditawar dalam operasional KAI, terutama selama periode Angkutan Lebaran. Masa ini dikenal memiliki tingkat mobilitas masyarakat yang sangat tinggi. Oleh karena itu, langkah-langkah pengamanan ekstra telah disiapkan secara cermat.
Untuk mendukung kelancaran dan keamanan operasional, Daop 8 Surabaya menyiagakan total 668 personel keamanan. Jumlah ini terdiri dari 98 anggota Polsuska yang terlatih khusus. Selain itu, ada 490 petugas keamanan internal KAI yang siap bertugas.
Tidak hanya itu, dukungan juga datang dari 80 personel eksternal yang berasal dari unsur TNI dan Polri. Seluruh personel ini akan ditempatkan di berbagai titik strategis. Penempatan meliputi stasiun-stasiun penting dan sepanjang jalur kereta api guna memastikan keamanan dan kenyamanan pelanggan selama masa Angkutan Lebaran.
Proyeksi Peningkatan Penumpang dan Antisipasi Lonjakan
KAI Daop 8 Surabaya memproyeksikan adanya peningkatan signifikan jumlah pelanggan selama periode Angkutan Lebaran 2026. Proyeksi ini menunjukkan kenaikan sekitar tujuh persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini mencerminkan tingginya minat masyarakat untuk mudik menggunakan kereta api.
Jumlah pelanggan yang diproyeksikan akan menggunakan moda transportasi kereta api di wilayah setempat mencapai 533.155 orang. Angka ini naik dari 498.755 pelanggan pada periode sebelumnya. Kenaikan ini telah diantisipasi dengan berbagai persiapan.
Dengan berbagai kesiapan operasional dan penambahan personel keamanan, Daop 8 Surabaya berharap dapat melayani lonjakan penumpang ini dengan baik. Tujuannya adalah agar pelayanan kepada masyarakat selama periode mudik Lebaran dapat berjalan lancar dan optimal.
Sumber: AntaraNews