PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta telah menyiagakan total 721 personel pengamanan. Mereka bertugas menjaga stasiun keberangkatan mudik dan titik strategis lainnya. Langkah ini diambil untuk mendukung keamanan serta ketertiban selama masa Angkutan Lebaran 2026.
Pengerahan personel ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan menghadapi lonjakan penumpang. Tujuannya adalah memastikan perjalanan kereta api berjalan lancar dan aman bagi seluruh pemudik. Posko Angkutan Lebaran 2026 juga telah dibuka untuk koordinasi operasional.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyatakan bahwa personel ditempatkan secara strategis. Penempatan ini mencakup seluruh wilayah kerja Daop 1 Jakarta untuk pengawasan maksimal.
Advertisement
Advertisement
Sebanyak 721 personel pengamanan dikerahkan oleh KAI Daop 1 Jakarta untuk mengamankan arus mudik Lebaran 2026. Komposisi pasukan ini terdiri dari berbagai unsur penegak ketertiban. Mereka siap bertugas di berbagai lokasi vital.
Ratusan personel tersebut mencakup 150 polisi khusus kereta api (Polsuska). Selain itu, terdapat 456 petugas satuan pengamanan (security) yang turut serta. Bantuan pengamanan juga datang dari 115 personel TNI dan Polri.
Penempatan personel gabungan ini dilakukan di stasiun-stasiun utama keberangkatan. Mereka juga disebar di titik-titik strategis lain di wilayah kerja Daop 1 Jakarta. Hal ini bertujuan menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi para pemudik.
Advertisement
Advertisement
Memasuki H-8 Lebaran 1447 H/2026, KAI Daop 1 Jakarta secara resmi membuka Posko Angkutan Lebaran 2026. Posko ini akan beroperasi mulai tanggal 13 Maret hingga 1 April 2026. Pembukaan posko menandai dimulainya periode pengawasan intensif.
Posko ini memiliki peran krusial dalam memastikan kelancaran operasional perjalanan kereta api. Selain itu, posko juga bertugas meningkatkan keselamatan penumpang secara keseluruhan. Pelayanan optimal kepada masyarakat menjadi prioritas utama selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
Kehadiran posko ini diharapkan dapat menjadi pusat koordinasi yang efektif. Semua pihak terkait dapat bekerja sama untuk mengatasi potensi kendala. Tujuannya adalah menjamin pengalaman mudik yang aman dan nyaman bagi semua.
Advertisement
Advertisement
Pada hari pertama pembukaan posko, volume penumpang kereta api jarak jauh menunjukkan peningkatan signifikan. Tercatat sebanyak 45.382 penumpang berangkat dari wilayah Daop 1 Jakarta. Sementara itu, 22.092 penumpang tiba di berbagai stasiun dalam cakupan Daop 1 Jakarta.
Angka ini menunjukkan tren peningkatan yang jelas dibandingkan hari-hari sebelumnya. Pada 11 Maret, tercatat 29.824 penumpang berangkat. Kemudian, pada 12 Maret, jumlahnya meningkat menjadi 40.178 penumpang berangkat. Peningkatan ini mengindikasikan puncak arus mudik mulai mendekat.
Selama masa Angkutan Lebaran, KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 68 perjalanan KA jarak jauh reguler per hari. Ditambah lagi, terdapat 12 KA tambahan dari Stasiun Gambir dan 7 KA tambahan dari Stasiun Pasar Senen. Empat perjalanan KA Motor Gratis juga disiapkan untuk mendukung mobilitas pemudik.
Advertisement
Sumber: AntaraNews