Ribuan pemudik telah meninggalkan Kota Jambi selama periode arus balik Lebaran 2026. Data terbaru menunjukkan bahwa hingga 28 Maret 2026, sebanyak 4.864 penumpang tercatat berangkat dari Terminal Alam Barajo Kota Jambi. Pergerakan signifikan ini terjadi pada puncak arus balik Lebaran Jambi tahap kedua yang berlangsung pada 28 hingga 29 Maret 2026.
Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jambi, Benny Nurdin Yusuf, menyatakan bahwa pihaknya terus memastikan kelancaran dan keselamatan para penumpang. Pengawasan ketat dilakukan di berbagai titik lokasi, termasuk terminal di wilayah Jambi, untuk menjamin perjalanan yang aman dan nyaman bagi seluruh pemudik.
Peningkatan pergerakan penumpang bus di Terminal Alam Barajo terlihat jelas selama periode ini. Hal ini sejalan dengan lini waktu yang telah ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan, yang memprediksi adanya dua tahap puncak arus balik Lebaran tahun ini, dengan tahap kedua di penghujung Maret.
Advertisement
Advertisement
Hingga hari keenam arus balik Lebaran, tepatnya 28 Maret 2026, total 4.864 orang telah meninggalkan Kota Jambi. Mereka menggunakan 209 armada bus antar kota antar provinsi (AKAP) untuk kembali ke daerah asal atau tujuan masing-masing. Angka ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat setelah merayakan Lebaran.
Selain itu, tercatat pula sebanyak 1.870 penumpang yang tiba di Jambi dari berbagai daerah selama periode arus balik. Keseimbangan antara penumpang yang berangkat dan tiba menunjukkan dinamika pergerakan yang aktif di Terminal Alam Barajo.
Secara umum, seluruh empat terminal tipe A yang tersebar di Provinsi Jambi mengalami peningkatan aktivitas yang cukup besar. Terjadi peningkatan sebesar 34 persen dalam pergerakan penumpang dibandingkan dengan musim Lebaran tahun sebelumnya, menandakan pemulihan dan peningkatan minat masyarakat untuk melakukan perjalanan.
Advertisement
Puncak arus balik Lebaran Jambi tahap kedua ini menjadi fokus utama pengawasan. BPTD Kelas II Jambi telah mengantisipasi lonjakan penumpang dan armada, memastikan semua berjalan sesuai prosedur keselamatan dan kelancaran transportasi.
Advertisement
Guna memastikan kelancaran dan keselamatan selama arus mudik dan balik Lebaran, BPTD Kelas II Jambi telah mengeluarkan berbagai imbauan. Masyarakat pengguna angkutan bus diminta untuk lebih teliti dalam memilih jasa angkutan yang akan digunakan, demi keamanan dan kenyamanan perjalanan mereka.
Penting bagi penumpang untuk memastikan kendaraan yang akan dinaiki sudah terdaftar dari sisi perizinan dan memiliki kelayakan armada. Informasi mengenai hal ini dapat diverifikasi melalui aplikasi resmi pemerintah, yaitu “Mitra Darat”, yang menyediakan data valid terkait status angkutan umum.
Selain itu, BPTD secara konsisten memperketat pengawasan terhadap kelaikan armada bus melalui pemeriksaan inspeksi keselamatan atau *ramp check* secara berkala. Langkah proaktif ini dilakukan untuk meminimalisir risiko kecelakaan yang mungkin terjadi akibat kendala teknis pada kendaraan, sehingga setiap perjalanan Arus Balik Lebaran Jambi dapat berlangsung dengan aman.
Advertisement
Advertisement
Benny Nurdin Yusuf menekankan pentingnya menjadikan terminal sebagai tempat yang aman dan nyaman. Ia mengimbau agar masyarakat memandang terminal sebagai titik awal dan akhir perjalanan yang menjamin keselamatan penumpang. Kesadaran akan hal ini diharapkan dapat meningkatkan pengalaman perjalanan yang positif.
Jika terjadi masalah atau kendala selama di terminal maupun dalam perjalanan, penumpang diimbau untuk tidak ragu bertanya kepada petugas resmi yang berwenang. Hal ini untuk menghindari informasi yang salah atau tindakan yang tidak sesuai prosedur, serta memastikan penanganan masalah yang efektif.
Pihak berwenang berkomitmen penuh untuk terus memberikan jaminan keselamatan dan kenyamanan bagi seluruh penumpang arus balik Lebaran. Dengan kerja sama antara petugas dan masyarakat, diharapkan seluruh rangkaian Arus Balik Lebaran Jambi dapat berjalan sukses tanpa hambatan berarti.
Advertisement
Sumber: AntaraNews