Jelang Nataru, Ada 20 Titik Rawan Bencana di Jalur KA Daop 4 Semarang
Seluruh persiapan difokuskan pada pencegahan dan pemantauan dini terhadap potensi gangguan perjalanan kereta.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat setidaknya ada 20 titik rawan bencana di sejumlah jalur kereta api wilayah operasi Daop 4 Semarang, Jawa Tengah. Titik-titik tersebut terus diawasi, terutama titik yang berisiko mengalami tanah longsor, banjir, dan pergeseran tanah saat musim hujan.
"Titik rawan tersebut terdiri dari daerah Semarang 3 titik, Pekalongan 4 titik, Grobogan 7 titik, Kabupaten Blora 3 titik, Kendal 2 titik, dan Pemalang 1 titik," kata Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, Kamis (13/11).
Seluruh persiapan difokuskan pada pencegahan dan pemantauan dini terhadap potensi gangguan perjalanan kereta.
"Sebagai bentuk kesiapsiagaan, KAI Daop 4 Semarang telah menyiapkan berbagai perlengkapan darurat seperti bantalan rel, rel cadangan, pasir, peralatan penerangan, dan jembatan darurat di lokasi-lokasi strategis," ungkapnya.
Untuk memperkuat pengawasan, KAI Daop 4 Semarang menambah petugas ekstra di lapangan. Di antaranya 11 petugas pemeriksa jalur (PPJ) tambahan, 6 petugas penjaga perlintasan tambahan, dan 17 petugas pengawas daerah rawan disiagakan di lokasi-lokasi yang membutuhkan perhatian khusus.
"Penempatan difokuskan pada titik-titik dengan lalu lintas padat serta area yang rawan banjir atau longsor. Dengan adanya petugas tambahan ini memastikan pengawasan berlangsung 24 jam penuh selama masa Nataru," jelasnya.
Koordinasi Petugas Lapangan
Dibutuhkan koordinasi antara petugas lapangan dan pusat pengendalian terus dilakukan secara intensif dan detail mulai dari kesiapan jalur hingga petugas pengawas di lapangan. "Kami ingin memastikan pelanggan dapat bepergian dengan tenang selama libur Natal dan Tahun Baru,” ujarnya.
Pemeriksaan dilakukan secara rutin, termasuk tambahan inspeksi saat hujan deras. Petugas di lapangan juga melakukan pengecekan langsung terhadap perlintasan padat kendaraan serta area yang berpotensi terganggu akibat cuaca ekstrem.
"KAI Daop 4 Semarang memastikan seluruh prasarana dan petugas siap menghadapi lonjakan perjalanan menjelang libur panjang," pungkasnya.