Insiden **Kereta Anjlok Bekasi** yang melibatkan Kereta Api (KA) Purwojaya relasi Gambir-Kroya (Cilacap) terjadi pada Sabtu siang, sekitar pukul 14.00 WIB. Kejadian ini berlangsung di daerah Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dan memicu respons cepat dari petugas terkait.
Dua gerbong paling belakang dari rangkaian kereta tersebut dilaporkan keluar lintasan rel, menyebabkan gangguan perjalanan. Meskipun demikian, Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, memastikan seluruh 232 penumpang selamat.
Hingga Sabtu sore, petugas masih terpantau di lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi, sementara warga setempat berkerumun menyaksikan peristiwa ini. Proses penanganan dilakukan dengan memasang tali pembatas untuk menjaga kelancaran kerja petugas.
Advertisement
Advertisement
Kejadian **Kereta Anjlok Bekasi** ini bermula saat KA Purwojaya melintas di jalur Emplasemen Stasiun Kedunggedeh, tepatnya di kilometer 56+1/2. Menurut kesaksian Ningsih, seorang warga setempat, "Kejadiannya pada Sabtu siang. Terdengar suara berdenyit kencang sebelum akhirnya kereta api itu anjlok. Ya suara kencang, bikin kaget."
Sesaat setelah melintas, dua gerbong kereta yang berada di bagian belakang rangkaian dilaporkan keluar dari rel. Titik anjloknya kereta ini tidak jauh dari Stasiun Kedung Gedeh Bekasi, menjadikannya lokasi yang mudah dijangkau oleh warga yang penasaran.
Rangkaian KA Purwojaya sendiri terdiri dari satu lokomotif, delapan kereta kelas eksekutif, satu kereta makan, dan satu kereta pembangkit. Total penumpang yang berada di dalamnya saat insiden terjadi mencapai 232 orang, yang semuanya dilaporkan dalam kondisi selamat.
Advertisement
Advertisement
Begitu laporan mengenai **Kereta Anjlok Bekasi** diterima, petugas stasiun segera bergerak menuju lokasi kejadian. Mereka didampingi oleh Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska), Unit Jalan Rel, dan Tim Sarana Daop 1 Jakarta untuk memastikan kondisi penumpang dan memeriksa jalur.
Manajer Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menegaskan bahwa prioritas utama adalah keselamatan penumpang. "Seluruh penumpang Kereta Api (KA) Purwojaya relasi Gambir–Kroya dipastikan selamat setelah dua gerbong bagian belakang anjlok di Emplasemen Stasiun Kedunggedeh, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu siang," ujarnya.
Di lokasi, sejumlah petugas masih melakukan penanganan dan meminta warga yang menyaksikan peristiwa itu untuk menjauh demi kelancaran proses. Tali pembatas juga dipasang untuk mengamankan area, mengingat banyaknya warga yang ikut menyaksikan serta mendokumentasikan anjloknya kereta tersebut.
Advertisement
Advertisement
Tim gabungan dari PT KAI terus berupaya keras untuk mengevakuasi gerbong yang anjlok dan memulihkan jalur kereta api. Proses ini memerlukan koordinasi yang cermat dan peralatan khusus untuk memastikan jalur dapat segera digunakan kembali dengan aman.
Fokus utama saat ini adalah mengangkat gerbong yang keluar rel dan memeriksa integritas jalur untuk mencegah insiden serupa di masa mendatang. PT KAI berkomitmen untuk menyelesaikan penanganan secepat mungkin dengan tetap mengutamakan keselamatan.
Sumber: AntaraNews
Advertisement