IIF Kantongi Rp500 Miliar dari CCB Indonesia, Siap Kebut Pembiayaan Infrastruktur
Fasilitas pinjaman tersebut ditujukan untuk memperkuat modal kerja perseroan, memberikan fleksibilitas operasional yang lebih besar.
PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) berkolaborasi dengan PT China Construction Bank Indonesia Tbk (CCB Indonesia) melalui fasilitas pinjaman senilai Rp500 miliar untuk memperkuat pendanaan pembangunan infrastruktur di Indonesia.
Direktur Keuangan IIF, Eri Wibow mengatakan bahwa kerja sama tersebut menjadi sinyal positif bagi percepatan pembangunan infrastruktur nasional yang berorientasi pada pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Ia mengatakan fasilitas pinjaman tersebut ditujukan untuk memperkuat modal kerja perseroan, memberikan fleksibilitas operasional yang lebih besar, dan pada akhirnya, meningkatkan kapasitas pembiayaan perseroan terhadap proyek-proyek vital.
"Pembiayaan ini menjadi bagian dari langkah strategis IIF untuk memperkuat struktur pendanaan dalam mendukung proyek-proyek infrastruktur yang terus berkembang, sekaligus memastikan kapasitas IIF tetap optimal dalam memenuhi kebutuhan pasar," ujar dia seperti ditulis Antara, Sabtu (13/12).
Pihaknya pun menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh CCB Indonesia melalui suntikan modal tersebut, kata Eri. "Kerja sama ini menunjukkan kepercayaan yang tinggi terhadap bisnis IIF serta visi bersama untuk mendorong pembangunan infrastruktur Indonesia yang semakin maju dan berkelanjutan," kata Eri Wibowo.
Sinergi Pembiayaan di Tengah Tantangan Global
Direktur Operasional CCB Indonesia Junianto menyampaikan, sinergi antara lembaga pembiayaan infrastruktur dan perbankan penting di tengah tantangan global dan kebutuhan domestik.
Pihaknya pun berkomitmen untuk mendukung percepatan pembangunan nasional melalui sektor infrastruktur. "Dengan dukungan modal serta struktur perbankan yang kuat, CCB Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung pembiayaan sektor infrastruktur yang strategis, berkelanjutan, dan memberikan nilai tambah bagi Indonesia," ujar dia.
Ia mengatakan, penempatan dana kepada IIF tersebut sejalan dengan fokus perusahaan dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, & Governance (ESG) sekaligus berkontribusi pada pembangunan ekonomi yang bertanggung jawab.
"Dukungan pembiayaan ini diharapkan dapat berkontribusi memperkuat kapasitas IIF dalam menyediakan pendanaan berkelanjutan bagi berbagai proyek infrastruktur strategis di Indonesia, yang bukan hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga meningkatkan konektivitas, produktivitas, dan kesejahteraan masyarakat," kata Junianto.