PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) mengumumkan komitmennya untuk memperluas inovasi pembiayaan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Langkah ini dilakukan melalui dorongan mobilisasi modal swasta yang signifikan. Perusahaan ini bertujuan untuk memanfaatkan pasar modal, pinjaman, dan berbagai instrumen keuangan lainnya.
Chief Risk Officer IIF, Lestari A. Umardin, pada Sabtu, 13 September 2024, di Jakarta, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang IIF. Tujuannya adalah untuk menciptakan ekosistem pembiayaan yang lebih inklusif dan tangguh. Hal ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan infrastruktur berkelanjutan di seluruh negeri.
Hingga tahun 2024, IIF telah menyalurkan sekitar Rp42,5 triliun pembiayaan untuk lebih dari 150 proyek infrastruktur strategis. Proyek-proyek ini mencakup sektor vital seperti transportasi, energi, telekomunikasi, air bersih, serta infrastruktur sosial yang krusial bagi masyarakat.
Advertisement
Advertisement
IIF Perluas Inovasi Pembiayaan Berkelanjutan
PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) secara aktif memperluas cakupan inovasi dalam pembiayaan pembangunan berkelanjutan. Fokus utamanya adalah menarik modal swasta untuk berinvestasi dalam proyek-proyek infrastruktur strategis di Indonesia. Upaya ini dilakukan melalui berbagai kanal, termasuk pasar modal, fasilitas pinjaman, dan instrumen keuangan inovatif lainnya.
Lestari A. Umardin menegaskan komitmen perusahaan dalam menciptakan ekosistem pembiayaan yang kuat. "Ke depan, IIF berkomitmen untuk terus memperluas kontribusinya melalui inovasi dan kolaborasi," ujarnya. Ia menambahkan bahwa melalui langkah ini, IIF berharap dapat mewujudkan ekosistem pembiayaan yang inklusif, tangguh, dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.
Inisiatif ini dirancang untuk memastikan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya memenuhi kebutuhan saat ini tetapi juga berkelanjutan untuk generasi mendatang. IIF berupaya menjadi katalisator utama dalam mendorong investasi swasta. Hal ini penting untuk mendukung agenda pembangunan nasional yang berwawasan lingkungan dan sosial.
Advertisement
Advertisement
Capaian Strategis IIF dalam Pembangunan Infrastruktur
Sebagai lembaga yang didirikan atas inisiatif Pemerintah RI bersama lembaga keuangan internasional, IIF telah mencatat sejumlah capaian penting hingga tahun 2024. Kontribusi signifikan ini menunjukkan peran aktif IIF dalam mendukung pembangunan infrastruktur berkelanjutan di Indonesia.
- Energi Terbarukan: Pembiayaan proyek energi terbarukan oleh IIF telah berhasil memberi daya listrik untuk lebih dari 693.000 rumah tangga. Inisiatif ini juga berpotensi menghindari emisi gas rumah kaca sebesar 4,81 juta ton karbon dioksida ekuivalen per tahun, menunjukkan dampak positif terhadap lingkungan.
- Akses Air Bersih: IIF turut mendanai tujuh proyek air minum yang menyediakan akses air aman bagi 1,39 juta rumah tangga. Ketersediaan air bersih merupakan pilar penting dalam peningkatan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat.
- Fasilitas Medis: Perusahaan juga berkontribusi pada pembangunan fasilitas medis dengan kapasitas lebih dari 1.000 tempat tidur. Fasilitas ini melayani ratusan ribu pasien setiap tahun, memperkuat sistem layanan kesehatan nasional.
Capaian-capaian ini mencerminkan komitmen IIF dalam menyediakan infrastruktur dasar. Infrastruktur ini tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi tetapi juga meningkatkan kesejahteraan sosial dan keberlanjutan lingkungan.
Advertisement
Advertisement
Penghargaan dan Komitmen ESG IIF
Pada September 2025, IIF meraih penghargaan prestisius Indonesia Green & Sustainable Companies Award 2025 yang diselenggarakan oleh SWA. Dalam acara tersebut, IIF diakui sebagai "Best Innovation in Sustainable Finance Implementation" dengan predikat Very Good. Penghargaan ini menjadi bukti nyata dari dedikasi IIF terhadap praktik pembiayaan berkelanjutan.
Lestari A. Umardin menyatakan, "Penghargaan ini menegaskan komitmen IIF untuk terus berinovasi dan terdepan dalam pembiayaan berkelanjutan." Ia menambahkan bahwa IIF akan terus mendorong mobilisasi modal swasta melalui pasar modal, pinjaman, dan instrumen lainnya. Tujuannya adalah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur berkelanjutan di Indonesia.
Penghargaan ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan yang berhasil mengintegrasikan prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) dalam operasionalnya. Hal ini mendorong adopsi dan inovasi ESG yang berkelanjutan. Selain itu, penghargaan ini juga memperkuat ekosistem bisnis berkelanjutan di Indonesia secara keseluruhan.
Advertisement
Advertisement
Profil dan Kepemilikan PT Indonesia Infrastructure Finance
PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) adalah lembaga keuangan swasta non-bank yang memiliki peran strategis dalam pembangunan infrastruktur nasional. Keberadaannya didukung oleh konsorsium lembaga keuangan terkemuka, baik domestik maupun internasional. Struktur kepemilikan ini menunjukkan kepercayaan dan dukungan global terhadap misi IIF.
Saat ini, IIF dimiliki oleh beberapa entitas penting. Pemiliknya meliputi PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau SMI, yang merupakan BUMN di bawah Kementerian Keuangan. Selain itu, ada Asian Development Bank (ADB), International Finance Corporation (IFC) yang merupakan bagian dari World Bank Group, Deutsche Investitions-und Entwicklungsgesellschaft (DEG) yang sepenuhnya dimiliki oleh KfW, serta Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC).
Kepemilikan yang beragam ini memperkuat kapasitas IIF dalam menyediakan solusi pembiayaan yang inovatif dan berkelanjutan. Dengan dukungan dari para pemegang saham berpengalaman, IIF mampu menjalankan mandatnya untuk memobilisasi modal swasta. Hal ini penting untuk mendukung proyek-proyek infrastruktur yang vital bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Advertisement
Sumber: AntaraNews