Harga Pangan Nasional: Cabai Rawit Merah dan Telur Ayam Ras Alami Fluktuasi
Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional merilis data terkini harga pangan di tingkat eceran, menunjukkan cabai rawit merah dan telur ayam ras menjadi sorotan utama dalam daftar Harga Pangan Nasional.
Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, yang dikelola oleh Bank Indonesia, melaporkan perkembangan harga sejumlah komoditas pangan strategis di tingkat pedagang eceran. Data terbaru yang dirilis pada Sabtu, 10 Januari, pukul 10.40 WIB, menunjukkan adanya fluktuasi pada beberapa bahan pokok penting. Informasi ini menjadi acuan penting bagi masyarakat dan pelaku ekonomi untuk memantau kondisi pasar pangan nasional.
Menurut catatan PIHPS, harga cabai rawit merah mencapai Rp58.250 per kilogram (kg), sementara telur ayam ras tercatat seharga Rp32.450 per kg. Kedua komoditas ini seringkali menjadi indikator penting dalam stabilitas harga pangan di Indonesia. Pergerakan harga ini dapat mempengaruhi daya beli masyarakat serta perencanaan kebutuhan rumah tangga.
Selain cabai rawit merah dan telur ayam ras, PIHPS juga merinci harga komoditas pangan lainnya yang tersebar di berbagai wilayah. Data ini mencakup berbagai jenis cabai, bawang, beras, daging, gula, hingga minyak goreng. Pemantauan harga secara berkala ini bertujuan untuk memberikan transparansi dan mendukung perumusan kebijakan pengendalian inflasi oleh pemerintah.
Fluktuasi Harga Cabai dan Bawang
Data PIHPS Nasional menunjukkan bahwa harga cabai rawit merah berada di angka Rp58.250 per kg, menjadikannya salah satu komoditas dengan harga yang cukup tinggi. Selain itu, cabai merah besar tercatat seharga Rp42.950 per kg, dan cabai merah keriting dibanderol Rp44.700 per kg.
Komoditas cabai rawit hijau juga menunjukkan harga yang signifikan, mencapai Rp60.900 per kg. Sementara itu, untuk komoditas bawang, harga bawang merah secara nasional berada di angka Rp48.700 per kg.
Adapun harga bawang putih tercatat sebesar Rp40.600 per kg di tingkat pedagang eceran. Perbedaan harga antar jenis cabai dan bawang ini mencerminkan dinamika pasokan dan permintaan di pasar.
Rincian Harga Beras Berbagai Kualitas
PIHPS juga merinci harga beras berdasarkan kualitasnya di pasaran. Beras kualitas bawah I dan bawah II sama-sama tercatat seharga Rp14.400 per kg.
Untuk beras kualitas medium, beras medium I dihargai Rp15.900 per kg, sedangkan beras medium II sedikit lebih rendah yaitu Rp15.800 per kg.
Sementara itu, beras kualitas super I mencapai Rp17.100 per kg, dan beras kualitas super II dibanderol Rp16.700 per kg. Variasi harga ini memberikan pilihan bagi konsumen sesuai dengan kebutuhan dan anggaran mereka.
Harga Daging dan Gula di Tingkat Eceran
Dalam kategori protein hewani, harga daging ayam ras tercatat Rp40.800 per kg. Daging sapi juga memiliki variasi harga berdasarkan kualitasnya.
Daging sapi kualitas I mencapai Rp142.400 per kg, sedangkan daging sapi kualitas II sedikit lebih rendah dengan harga Rp134.850 per kg.
Untuk komoditas gula, gula pasir kualitas premium dihargai Rp19.800 per kg, dan gula pasir lokal tercatat Rp18.200 per kg. Ketersediaan dan harga komoditas ini penting untuk memenuhi kebutuhan protein dan pemanis rumah tangga.
Perkembangan Harga Minyak Goreng
PIHPS juga memantau harga minyak goreng di pasaran. Minyak goreng curah tercatat seharga Rp18.850 per liter.
Untuk minyak goreng kemasan, minyak goreng kemasan bermerek I dibanderol Rp22.600 per liter. Sedangkan minyak goreng kemasan bermerek II sedikit lebih murah, yaitu Rp21.550 per liter.
Perbedaan harga ini memberikan pilihan bagi konsumen antara produk curah dan kemasan bermerek. Informasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam membuat keputusan belanja yang lebih bijak.
Sumber: AntaraNews