Hanya 30 Menit Api Padam! Pelindo Evaluasi Pengawasan Pasca-Kebakaran Kalimas Surabaya
Pasca insiden kebakaran di Ruang Tunggu Kendaraan, Pelindo segera melakukan evaluasi pengawasan keselamatan kerja di seluruh area operasional. Apa hasil penyelidikan Kebakaran Kalimas?
PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) tengah gencar melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan keselamatan kerja di seluruh area operasionalnya. Langkah ini diambil menyusul insiden kebakaran yang baru-baru ini terjadi di Ruang Tunggu Kendaraan Kalimas Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur.
Musibah kebakaran tersebut berhasil ditangani dengan cepat oleh tim pemadam kebakaran Pelindo, yang memadamkan api hanya dalam waktu sekitar 30 menit sejak laporan diterima. Kecepatan respons ini menjadi sorotan utama dalam upaya menjaga keamanan di lingkungan pelabuhan dan merupakan bagian dari komitmen Pelindo terhadap keselamatan pelabuhan.
Meskipun api berhasil dikendalikan dengan sigap, insiden ini menjadi pengingat penting bagi Pelindo untuk terus meningkatkan standar keselamatan. Pihak berwenang bersama tim internal Pelindo masih terus menyelidiki penyebab pasti kebakaran demi mencegah kejadian serupa di masa mendatang, sekaligus memperkuat upaya Evaluasi Pelindo Kalimas.
Penanganan Cepat dan Dampak Insiden di Kalimas
General Manager Pelindo Cabang Kalimas dan Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara Surabaya, Ana Adiliya, memastikan bahwa api berhasil dipadamkan dengan cepat. "Tim Pemadam Kebakaran Pelindo langsung bergerak sigap begitu menerima laporan," katanya, menjelaskan efektivitas respons darurat yang diterapkan dalam menghadapi insiden kebakaran tersebut.
Kebakaran tersebut berdampak pada beberapa unit kendaraan di area tunggu. Ana Adiliya merinci bahwa unit yang terdampak terdiri dari dua unit kendaraan dengan muatan peti kemas 20 feet, satu unit dengan chasis kosong tanpa muatan, dan satu unit chasis tanpa head. Kerusakan utama terfokus pada bagian ban yang terbakar, namun tidak ada laporan korban jiwa.
Meskipun demikian, Ana Adiliya menegaskan bahwa api tidak sempat meluas ke area lain di pelabuhan. Insiden ini juga tidak mengganggu kegiatan operasional di lingkungan Pelabuhan Kalimas, sehingga arus logistik dan aktivitas pelayaran tetap berjalan normal tanpa hambatan signifikan, menunjukkan keberhasilan pengawasan keamanan yang ada.
Pelindo telah berkoordinasi dengan pemilik unit kendaraan yang terdampak untuk penanganan lebih lanjut. Proses penyelidikan penyebab kebakaran masih berlangsung, melibatkan pihak berwenang dan tim internal Pelindo, sebagai bagian dari upaya Evaluasi Pelindo Kalimas yang komprehensif dan transparan.
Peningkatan Kewaspadaan dan Keselamatan di Pelabuhan
Peristiwa kebakaran ini menjadi momentum bagi Pelindo untuk memperkuat komitmennya dalam meningkatkan pengawasan dan keselamatan. Ana Adiliya menyatakan bahwa kejadian ini mendorong Pelindo agar ke depan lebih meningkatkan pengawasan dan keselamatan di seluruh area operasional, khususnya dalam konteks keselamatan pelabuhan yang vital.
Dalam rangka meminimalisir risiko, Pelindo secara aktif mengajak seluruh pengguna jasa, mitra kerja, dan masyarakat di sekitar pelabuhan untuk meningkatkan kewaspadaan. Imbauan ini sangat relevan, khususnya di musim kemarau seperti sekarang, di mana potensi insiden kebakaran cenderung meningkat.
Peningkatan kepedulian bersama diharapkan dapat mencegah potensi kebakaran dan memastikan keselamatan di area operasional tetap terjaga. "Khususnya di musim kemarau seperti sekarang, sehingga risiko dapat diminimalisasi dan keselamatan di area operasional tetap terjaga," ujar Ana, menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjaga lingkungan pelabuhan yang aman. Upaya ini menjadi bagian integral dari Evaluasi Pelindo Kalimas untuk masa depan yang lebih aman dan terjamin.
Sumber: AntaraNews