Usai Bencana di Sumatera, Pelindo Beberkan Transparansi Data Menjawab Permintaan BEI
Pelindo menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan konsolidasi menyeluruh dengan seluruh Regional, Subholding, dan Unit Kerja.
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memastikan seluruh kegiatan operasional pelabuhan tetap berjalan normal meski beberapa wilayah kerjanya terdampak banjir dan tanah longsor.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (12/12), Pelindo menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan konsolidasi menyeluruh dengan seluruh Regional, Subholding, dan Unit Kerja untuk memastikan kelangsungan layanan logistik nasional.
"PT Pelabuhan Indonesia (Persero) ("Pelindo") telah melakukan konsolidasi data dengan seluruh Regional, Subholding, dan Unit Kerja terkait," tulis Corporate Secretary Pelindo kepada BEI.
Mengidentifikasi fasilitas
Asesmen cepat dilakukan untuk mengidentifikasi fasilitas yang terdampak sekaligus memastikan area operasional kritis tetap berjalan.
Dalam laporannya kepada BEI, Pelindo menjelaskan bahwa status operasional di pelabuhan-pelabuhan utama masih berada pada tingkat aman dan dapat melayani arus barang serta kapal tanpa hambatan signifikan.
Perusahaan juga mengerahkan tim teknis untuk melakukan inspeksi infrastruktur dan memetakan risiko tambahan, mengingat bencana banjir dan longsor berpotensi mengganggu konektivitas rantai pasok.
Tanpa mengganggu jadwal layanan
Pelindo memastikan bahwa setiap penyesuaian operasional dilakukan tanpa mengganggu jadwal layanan yang sudah ditetapkan kepada mitra usaha.
Pelindo menambahkan bahwa berbagai langkah mitigasi terus ditempuh untuk mengamankan fasilitas strategis. Perusahaan juga menyiapkan skema pemulihan bagi area yang mengalami gangguan agar dapat kembali berfungsi optimal dalam waktu cepat.
Dampak bencana
Informasi terkait dampak bencana, kondisi terkini fasilitas, langkah penanganan, serta potensi implikasi finansial disampaikan secara lengkap dalam laporan yang diajukan sesuai ketentuan pelaporan insidental pada Peraturan Bursa Nomor I-E.
"Penjelasan lengkap atas seluruh pertanyaan dari Bursa Efek Indonesia, mencakup kondisi fasilitas terdampak, status operasional, dampak keuangan, langkah penanganan, serta informasi material lainnya. Demikian kami sampaikan. Sesuai dengan ketentuan pelaporan insidental sebagaimana diatur dalam Peraturan Bursa Nomor I-E, atas perhatiannya," tulis Pelindo.