Advertisement
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menunjukkan respons cepat terhadap bencana banjir yang melanda kawasan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten. Perusahaan ini menyalurkan sebanyak 500 paket bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak langsung oleh genangan air. Aksi kemanusiaan ini bertujuan untuk meringankan beban warga yang kesulitan akibat banjir.
Banjir di Ciwandan terjadi menyusul hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak Jumat (2/1) lalu, menyebabkan genangan air meluas di beberapa kecamatan. Penyaluran bantuan ini dilakukan pada Minggu (5/1), sebagai bentuk kepedulian Pelindo terhadap lingkungan sekitar operasionalnya. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak.
Group Head Sekretariat Perusahaan Pelindo, Ali Sodikin, menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan wujud komitmen perusahaan. Ia menyatakan bahwa banjir berdampak langsung pada akses dan aktivitas harian warga, sehingga Pelindo hadir untuk memberikan dukungan guna meringankan beban masyarakat. Langkah ini juga sejalan dengan upaya menjaga kelancaran akses utama menuju kawasan industri dan pelabuhan yang sempat terganggu.
Advertisement
Advertisement
Banjir yang melanda Ciwandan, Kota Cilegon, disebabkan oleh curah hujan tinggi yang berlangsung sejak Jumat (2/1) sore. Genangan air meluas di tiga kecamatan, yakni Ciwandan, Cibeber, dan Jombang, dengan Kampung Kebanjiran di Ciwandan menjadi salah satu titik terdampak terparah. Kondisi ini menyebabkan banyak warga kesulitan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Luapan air tidak hanya merendam permukiman warga, tetapi juga menggenangi sejumlah ruas jalan utama. Kawasan di depan pabrik semen hingga Jalan Lingkar Selatan (JLS), yang merupakan jalur strategis penghubung Anyer-Cilegon, turut terendam. Akibatnya, lalu lintas menjadi tersendat dan mobilitas warga serta distribusi logistik terhambat secara signifikan.
Menanggapi situasi darurat ini, Pelindo segera mengambil tindakan cepat dengan menyalurkan bantuan sembako. Ali Sodikin menjelaskan bahwa bantuan ini adalah bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah pelabuhan. Kehadiran Pelindo diharapkan dapat memberikan sedikit kelegaan bagi warga yang tengah menghadapi kesulitan akibat bencana ini.
Advertisement
Advertisement
Meskipun terjadi banjir di wilayah sekitarnya, Pelindo memastikan bahwa kegiatan operasional di Pelabuhan Ciwandan tetap berjalan normal dan aman. Pemantauan kondisi lapangan terus dilakukan secara intensif untuk mengantisipasi potensi gangguan. Prioritas utama adalah menjaga kelancaran aktivitas kepelabuhanan yang vital bagi perekonomian.
Pelindo juga aktif berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait dalam penanganan dampak banjir. Kolaborasi lintas sektor ini penting untuk memastikan akses logistik tetap terjaga dan penanganan bencana berjalan efektif. Upaya bersama ini bertujuan untuk mengurangi dampak negatif banjir terhadap masyarakat dan aktivitas ekonomi.
Ali Sodikin menekankan pentingnya sinergi antara berbagai pihak dalam menghadapi situasi darurat. Koordinasi yang kuat akan membantu dalam mitigasi risiko dan pemulihan pasca-bencana. Pelindo berkomitmen untuk terus mendukung upaya penanganan banjir demi kepentingan bersama.
Advertisement
Sumber: AntaraNews