Wagub Lampung Pastikan Kualitas Pembangunan Sekolah Rakyat Tetap Terjaga Meski Dipercepat

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan pembangunan Sekolah Rakyat di Kotabaru, Lampung Selatan, tetap mengutamakan kualitas tinggi dan standar keamanan, meskipun proyek ini dipercepat penyelesaiannya.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Wagub Lampung Pastikan Kualitas Pembangunan Sekolah Rakyat Tetap Terjaga Meski Dipercepat
Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan pembangunan Sekolah Rakyat di Kotabaru, Lampung Selatan, tetap mengutamakan kualitas tinggi dan standar keamanan, meskipun proyek ini dipercepat penyelesaiannya. (AntaraNews)

Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Jihan Nurlela memastikan pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kotabaru, Kabupaten Lampung Selatan, sesuai dengan standar kualitas meskipun pengerjaan dipercepat. Pengawasan ketat dilakukan untuk memastikan semua tahapan sesuai rencana.

Progres pembangunan saat ini telah mencapai 36,13 persen, sedikit melampaui target rencana awal 35,88 persen. Percepatan penyelesaian proyek ini ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026. Ini lebih cepat dari jadwal semula Agustus 2026.

Pembangunan Sekolah Rakyat ini merupakan bagian dari program strategis nasional. Proyek ini dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Lampung. Lokasinya berada di atas lahan hak pakai milik Pemerintah Provinsi Lampung.

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menekankan bahwa percepatan pembangunan Sekolah Rakyat tidak boleh mengorbankan kualitas. Seluruh pelaksana diminta memastikan setiap tahapan pekerjaan mengacu pada detail engineering design (DED). Mereka juga harus mengikuti spesifikasi teknis serta kontrak kerja yang telah disepakati.

Jihan menegaskan tidak ada kompromi untuk kualitas bangunan. Aspek keamanan dan kenyamanan menjadi prioritas utama karena fasilitas ini akan digunakan oleh anak-anak didik. Pemerintah Provinsi Lampung juga turut melakukan pengawasan di lapangan, meskipun secara teknis proyek tersebut menjadi kewenangan Kementerian PUPR dan kementerian terkait lainnya.

Selain kualitas bangunan, penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi seluruh pekerja proyek juga menjadi perhatian penting. Keselamatan para pekerja, baik dari dalam maupun luar daerah, merupakan tanggung jawab bersama selama berada di lokasi proyek.

Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Lampung menunjukkan progres positif dengan capaian 36,13 persen. Angka ini sedikit melampaui target rencana yang ditetapkan sebesar 35,88 persen. Proyek ini berlokasi di Kotabaru, Kabupaten Lampung Selatan.

Fasilitas yang dibangun cukup lengkap, meliputi gedung asrama putra tingkat SD dan asrama putri tingkat SMP. Tersedia pula gedung sekolah SD dan SMP, gedung serbaguna, masjid, serta lapangan sepak bola. Akses jalan kawasan juga menjadi bagian dari pembangunan ini.

Kawasan Sekolah Rakyat dirancang dengan pendekatan ramah lingkungan. Penataan lanskap dan fasilitas pendukung yang berkelanjutan menjadi perhatian khusus. Hal ini untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan kondusif bagi siswa.

Pembangunan Sekolah Rakyat di Kotabaru dimulai pada 15 Desember 2025. Awalnya, proyek ini direncanakan selesai dalam delapan bulan, yaitu Agustus 2026. Namun, atas instruksi pemerintah pusat, target penyelesaian dipercepat menjadi 20 Juni 2026.

Untuk memenuhi target percepatan tersebut, kontraktor menerapkan sistem kerja tiga sif. Hal ini menunjukkan komitmen serius dalam menyelesaikan proyek tepat waktu. Lahan seluas 95.478 meter persegi atau 9,54 hektare ini berstatus hak pakai milik Pemerintah Provinsi Lampung.

Wagub Lampung berharap pembangunan Sekolah Rakyat ini dapat selesai tepat waktu. Fasilitas ini diharapkan segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Pada Juni 2026, direncanakan sudah bisa diresmikan dan mulai digunakan siswa untuk belajar di fasilitas baru yang representatif.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi