Sorot
{{caption}}
Penampakan Roy Suryo Usai Dijemput Paksa Polisi

{{caption}}
Mendagri Minta Pemprov DKI Perkuat Anggaran untuk Perumahan Warga

{{caption}}
Pengelola Hotel Sultan Diberi Waktu 6 Bulan Angkut Aset di Gudang Penyimpanan

{{caption}}
Pengelola Hotel Sultan Diberi Waktu 6 Bulan Ambil Aset dari Gudang Penyimpanan

{{caption}}
Prabowo Dukung Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026

{{caption}}
Peran Besar Frans Antoni Kendalikan Jaringan Narkoba Fredy Pratama

Topik Terkait
{{caption}}
Kebijakan Tarif AS Tempatkan Indonesia di Posisi Strategis ASEAN, Peluang dan Tantangan Menanti

Kebijakan tarif resiprokal Amerika Serikat berpotensi menempatkan Indonesia pada posisi strategis di ASEAN. Namun, pemerintah dan industri perlu antisipasi cermat untuk memaksimalkan peluang dan mitigasi risiko dari kebijakan ini.

{{caption}}
Perjanjian Dagang RI-AS: Bebas Tarif untuk Ribuan Produk Indonesia, Era Baru Ekonomi Dimulai

Indonesia dan Amerika Serikat menandatangani Perjanjian Dagang Timbal Balik, membuka akses bebas tarif untuk 1.819 produk Indonesia. Perjanjian Dagang RI-AS ini menandai era baru hubungan ekonomi yang saling menguntungkan dan strategis.

{{caption}}
Ekonom: Tarif Resiprokal AS Jadi Instrumen Penting Negosiasi Dagang Indonesia

Keputusan penetapan tarif resiprokal Amerika Serikat (AS) dengan Indonesia dinilai ekonom sebagai instrumen negosiasi krusial untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan kepastian dagang. Kebijakan tarif resiprokal AS ini membuka peluang baru bagi diver

{{caption}}
Ekonom Ingatkan Perjanjian Tarif AS Jangan Hambat Hilirisasi Indonesia

Ekonom terkemuka menyuarakan kekhawatiran bahwa perjanjian tarif dengan Amerika Serikat (AS) berpotensi melemahkan kebijakan hilirisasi Indonesia. Perjanjian Tarif AS Hilirisasi Indonesia harus selaras untuk menjaga nilai tambah ekspor nasional.

{{caption}}
Rektor UKI Soroti Kesiapan Indonesia Hadapi Perjanjian Tarif RI-AS

Profesor Angel Damayanti dari UKI menyoroti urgensi kesiapan Indonesia dalam menghadapi rencana penandatanganan Perjanjian Tarif RI-AS, menekankan pentingnya regulasi dan kesiapan pelaku usaha.

{{caption}}
Peluang Emas: Indonesia Perlu Perdalam Kerja Sama Transisi Energi dengan AS

Ekonom menyoroti pentingnya Indonesia memperdalam kerja sama transisi energi dengan AS, melampaui isu tarif, demi percepatan hilirisasi dan penguatan daya saing industri nasional.

{{caption}}
OJK Siap Fasilitasi Industri Manfaatkan Peluang dari Penurunan Tarif Dagang RI-AS

Kesepakatan tersebut memberikan kepastian dalam hubungan ekonomi kedua negara serta membuka peluang baru bagi sektor industri nasional.

OJK
{{caption}}
Indonesia Bakal Hapus Tarif 99 Persen Produk AS, Gedung Putih Sebut Kemenangan Dirasakan Rakyat Amerika

Upaya menghapus hambatan tarif tersebut merupakan salah satu ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian Perdagangan Timbal Balik.

{{caption}}
Mendag: Indonesia Bakal Impor Produk Pertanian dari Amerika Serikat Senilai Rp73 Triliun

Impor ini merupakan bagian dari kesepakatan dagang antara Indonesia dan AS, sebagai kompensasi atas penurunan tarif impor dari 32 persen menjadi 19 persen.

{{caption}}
Gedung Putih Rilis Isi Perjanjian Perdagangan Indonesia-AS, Ini Poin-Poin Pentingnya

Presiden AS Donald Trump akhirnya menetapkan tarif ekspor 19 persen bagi Indonesia dalam perjanjian perdagangan.

{{caption}}
Negosiasi Tarif Dagang Trump, Presiden Prabowo Tawarkan Relaksasi TKDN untuk Perusahaan AS

Pemberian fasilitas tersebut bertujuan untuk memberi kemudahan berusaha (ease of doing business) dan meningkatkan daya saing Indonesia.

{{caption}}
Luhut Turun Tangan, Siapkan Kebijakan Bantu Industri Terdampak Tarif Resiprokal Trump

Untuk menanggapi kebijakan AS tersebut, Indonesia disebut telah menyiapkan proposal untuk negosiasi tarif dengan Amerika Serikat.

{{caption}}
Ini Isi Lengkap 14 Poin Kesepakatan Damai antara AS dan Iran

Amerika Serikat dan Iran akhirnya mencapai kata sepakat dalam 14 poin perdamaian sementara.

{{caption}}
AS dan Iran Resmi Teken Kesepakatan Damai

Namun, Trump memperingatkan akan melancarkan serangan terhadap Iran jika Teheran tidak mematuhi kesepakatan damai yang telah disepakati.

{{caption}}
Diusulkan Pakistan dan Qatar, Lokasi Kesepakatan Damai AS-Iran Digelar di Burgenstock Swiss pada Jumat 19 Juni 2026

Lokasi tersebut diusulkan oleh mediator Pakistan dan Qatar, serta pihak AS dan Iran.

{{caption}}
Jangan Dianggap Enteng, Keringat Terlalu Asin Ternyata Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius

Keringat yang terasa sangat asin, mudah sesak saat beraktivitas, serta gangguan pernapasan yang berulang tidak selalu menandakan seseorang kurang bugar.

{{caption}}
AS Iming-imingi Iran dengan Uang Jika Setop Pengembangan Nuklir, Nilainya Rp 5 Kuadriliun

Pernyataan tersebut disampaikan Wapres AS J.D. Vance saat menanggapi laporan mengenai kemungkinan Iran menerima dana besar untuk memulihkan perekonomiannya.

{{caption}}
Empat Negara Eropa Siap Cabut Sanksi terhadap Iran

Pemimpin dari Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia menyambut positif kesepakatan damai yang diumumkan oleh Amerika Serikat dan Iran.

{{caption}}
Sawit Sempat Anjlok, Prabowo Tak Ingin Petani Jadi Korban Permainan Harga

Mentan Amran mengatakan anjloknya harga TBS diduga karena permainan harga.

{{caption}}
Anak Prabowo Cium Tangan Jokowi dan Berpamitan Usai Pertemuan Tertutup

Presiden ke-7 Jokowi kedatangan tamu istimewa di kediamannya pada Kamis siang. Tamu tersebut adalah Didit Prabowo, putra semata wayang Presiden Prabowo.

{{caption}}
Bawa Sejumlah Buku, Didit Prabowo Temui Jokowi

Jokowi yang mengantar Didit hingga gerbang rumahnya enggan mengungkapkan isi pertemuan dengan Jokowi.

{{caption}}
Prabowo Belum Puas Masa Tunggu Haji Dipangkas Jadi 26 Tahun, Ingin Lebih Cepat Lagi

Masa tunggu haji merupakan salah satu isu yang paling menjadi perhatian Prabowo dalam penyelenggaraan ibadah haji.

{{caption}}
Mensesneg Jelaskan Alasan Prabowo Batalkan Kunjungan ke KTT Rusia-ASEAN di Kazan, Fokus Selesaikan Agenda Dalam Negeri

Prasetyo menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah Prabowo mempertimbangkan berbagai agenda nasional yang tengah berjalan.

{{caption}}
Qodari Jelaskan Alasan Prabowo Lanjutkan Program MBG: Mandat Rakyat Harus Dilaksanakan

Qodari menjelaskan bahwa sebelum mencalonkan diri sebagai presiden dua tahun silam, Prabowo telah memaparkan visi dan misinya kepada masyarakat.