CORE Indonesia
-
Ekonomi •Prospek Ekspor Indonesia Semester II 2026 Dibayangi Tarif AS dan Tekanan KomoditasEkonom CORE Indonesia menilai Prospek Ekspor Indonesia semester II 2026 dibayangi tarif AS dan tekanan komoditas global, memicu kekhawatiran terhadap kinerja perdagangan nasional.
-
Ekonomi •Ekonom: Penurunan Harga BBM Non-Subsidi Bantu Perekonomian Masyarakat dan Kelas MenengahRencana penurunan harga BBM non-subsidi dinilai ekonom dapat meringankan beban masyarakat, terutama kelas menengah, di tengah tren harga minyak dunia yang stabil. Simak dampaknya!
-
Ekonomi •Kopdes Merah Putih: Mendorong Transformasi Ekonomi Desa dengan Rekrutmen Manajer dan Pemberdayaan PKHProgram Kopdes Merah Putih hadir sebagai inisiatif strategis pemerintah untuk mentransformasi ekonomi desa, melibatkan rekrutmen manajer profesional dan pemberdayaan penerima PKH. Simak tantangan dan peluangnya.
-
Ekonomi •Ekonom CORE: Produktivitas dan Efisiensi Kunci Perluas Peluang Ekspor Beras IndonesiaEkonom dari Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia menilai peluang ekspor beras Indonesia terbuka, namun butuh peningkatan produktivitas dan efisiensi produksi agar bisa bersaing di pasar internasional.
-
Ekonomi •Ekonom Ingatkan Perjanjian Tarif AS Jangan Hambat Hilirisasi IndonesiaEkonom terkemuka menyuarakan kekhawatiran bahwa perjanjian tarif dengan Amerika Serikat (AS) berpotensi melemahkan kebijakan hilirisasi Indonesia. Perjanjian Tarif AS Hilirisasi Indonesia harus selaras untuk menjaga nilai tambah ekspor nasional.
-
Ekonomi •Ekonom Ingatkan Perjanjian Tarif Indonesia AS Jangan Jadikan RI Sekadar PasarPerjanjian Tarif Indonesia AS yang akan ditandatangani pekan depan berpotensi besar, namun ekonom mengingatkan agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar bagi produk asing dan harus memastikan manfaat nyata bagi industri domestik.
-
Ekonomi •Ekonom Ingatkan IJK Jaga Kualitas Restrukturisasi Kredit Korban Bencana di SumateraOJK telah menyalurkan Rp12,58 triliun restrukturisasi kredit korban bencana di Sumatera, namun ekonom mengingatkan Industri Jasa Keuangan untuk menjaga kualitasnya agar pemulihan ekonomi berjalan optimal.