DBMBK Sulsel Siapkan Infrastruktur Jalan Prioritas untuk Kelancaran Arus Mudik Lebaran 2026
Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (DBMBK) Sulawesi Selatan mematangkan persiapan infrastruktur jalan demi kelancaran Arus Mudik Lebaran 2026, pastikan perjalanan aman dan nyaman bagi masyarakat.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (DBMBK) secara intensif mempersiapkan sarana prasarana jalan. Kesiapan ini bertujuan mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 1447 H/2026 M. Fokus utama adalah kemantapan jalan provinsi demi kenyamanan pemudik dan keamanan perjalanan.
Kepala DBMBK Sulsel, Andi Ihsan, menyatakan bahwa persiapan infrastruktur telah dimatangkan bersama pemangku kepentingan terkait. Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Sektoral terkait kesiapan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat 2026. Rapat tersebut diselenggarakan di Makassar pada Sabtu, 7 Maret 2026, menandai dimulainya serangkaian persiapan.
Koordinasi lintas sektoral ini merupakan penjabaran dari kebijakan satu komando Polri di tingkat pusat. Tujuannya adalah memastikan bahwa negara hadir untuk menjamin rangkaian kegiatan Ramadhan hingga Idul Fitri berjalan lancar dan aman. Mudik yang aman, selamat, tertib, dan bahagia menjadi prioritas utama bagi seluruh elemen pemerintah dan masyarakat.
Prioritas DBMBK Sulsel untuk Kelancaran Arus Mudik Lebaran 2026
Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (DBMBK) Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya dalam memastikan infrastruktur jalan siap menghadapi lonjakan kendaraan. Kesiapan ini krusial untuk mendukung kelancaran Arus Mudik Lebaran 2026 yang diperkirakan akan ramai. Mereka berfokus pada pemeliharaan dan perbaikan titik-titik rawan di seluruh jaringan jalan provinsi.
Andi Ihsan, Kepala DBMBK Sulsel, menjelaskan bahwa kemantapan jalan provinsi menjadi prioritas utama tahun ini. Upaya ini dilakukan untuk meminimalkan hambatan dan risiko kecelakaan selama periode mudik dan balik. Tim lapangan telah dikerahkan untuk melakukan survei, identifikasi kerusakan, dan penanganan cepat di berbagai ruas jalan.
Selain perbaikan, DBMBK juga memastikan ketersediaan rambu-rambu lalu lintas dan penerangan jalan umum berfungsi optimal. Langkah-langkah preventif ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan jauh. Dengan kondisi jalan yang mantap dan fasilitas pendukung memadai, waktu tempuh pemudik dapat lebih efisien dan menyenangkan.
Seluruh persiapan ini merupakan bagian integral dari upaya pemerintah daerah untuk menciptakan pengalaman mudik yang positif. Hal ini juga mendukung tujuan mudik yang aman, selamat, dan bahagia bagi seluruh warga Sulawesi Selatan dan pemudik dari luar daerah.
Sinergi Lintas Sektoral dan Landasan Hukum Operasi Ketupat 2026
Rapat Koordinasi Sektoral yang membahas kesiapan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat 2026 menjadi momentum penting bagi seluruh pihak terkait. Pertemuan ini memastikan bahwa persiapan Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M berjalan terkoordinasi dengan baik dan komprehensif. Tujuannya adalah menjamin keberlangsungan pelayanan publik serta keamanan selama periode libur panjang.
Pelaksanaan rapat koordinasi ini memiliki landasan hukum yang kuat, merujuk pada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Regulasi ini memberikan kerangka kerja bagi peran Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ini termasuk dalam konteks pengamanan kegiatan berskala besar seperti Arus Mudik Lebaran.
Selain itu, Surat Telegram Kapolri Nomor: STR/424/II/OPS.1.1./2026 tanggal 23 Februari 2026 juga menjadi dasar hukum penting. Surat telegram tersebut secara spesifik mengatur tentang Pelaksanaan Rakor kesiapan Pengamanan Idul Fitri 1447 H Tahun 2026. Dokumen ini menjadi pedoman operasional bagi seluruh jajaran kepolisian dan instansi terkait.
Sinergi lintas sektoral ini merupakan implementasi dari kebijakan satu komando Polri di tingkat pusat, menunjukkan keseriusan pemerintah. Ini menegaskan kehadiran negara dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan Ramadhan hingga Idul Fitri berjalan lancar, tertib, dan aman. Tujuannya adalah mewujudkan Arus Mudik Lebaran 2026 yang aman, selamat, tertib, dan lancar bagi masyarakat, serta menciptakan momen kebersamaan yang bahagia.
Sumber: AntaraNews