BPH Migas Pastikan Pasokan BBM Sumatera Utara Aman di Tengah Cuaca Ekstrem
BPH Migas menjamin ketersediaan Pasokan BBM Sumatera Utara, khususnya Medan, tetap kondusif meski cuaca ekstrem menghambat bongkar muat kapal kargo. Masyarakat diimbau tetap tenang.
Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memastikan ketersediaan dan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), khususnya Kota Medan, tetap aman. Kondisi ini terjaga meskipun cuaca ekstrem melanda Sumatera Utara dan menyebabkan penundaan bongkar muat kapal kargo. Kunjungan langsung BPH Migas dilakukan untuk memitigasi dampak cuaca buruk.
Anggota Komite BPH Migas, Bambang Hermanto, mengungkapkan bahwa cuaca ekstrem mengakibatkan tertundanya proses sandar tiga kapal kargo. Kapal-kapal ini membawa pasokan Pertalite dan Biosolar yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Penundaan ini menjadi fokus utama perhatian BPH Migas dalam menjaga stabilitas pasokan.
Untuk mengatasi hambatan ini, BPH Migas bersama Pertamina Patra Niaga (PPN) telah mengambil berbagai langkah mitigasi. Upaya ini bertujuan untuk memastikan ketahanan dan ketersediaan BBM tetap terjaga di wilayah Sumbagut, khususnya di Kota Medan. Masyarakat diminta tidak panik dan membeli BBM sesuai kebutuhan.
Strategi Mitigasi Pasokan BBM di Tengah Cuaca Buruk
BPH Migas dan Pertamina Patra Niaga (PPN) secara aktif menerapkan strategi mitigasi untuk menjaga Pasokan BBM Sumatera Utara. Langkah-langkah ini diambil menyusul tertundanya bongkar muat kapal kargo akibat cuaca ekstrem. Tiga kapal pembawa Pertalite dan Biosolar masih menunggu kondisi cuaca membaik.
Salah satu upaya mitigasi yang dilakukan adalah menambah suplai BBM dari berbagai Fuel Terminal (FT) terdekat. Suplai tambahan ini berasal dari FT Dumai, FT Lhokseumawe, FT Siantar, dan FT Kisaran. Penambahan suplai ini bertujuan memenuhi kebutuhan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Medan.
Selain itu, BPH Migas juga mengalihkan rute kapal-kapal kecil yang semula dijadwalkan untuk wilayah lain. Kapal-kapal ini dialihkan ke Medan agar dapat melakukan bongkar muat di jetty kecil Belawan. “Tentunya ini dilakukan untuk menjaga ketahanan BBM di wilayah Medan,” jelas Bambang Hermanto.
Pemantauan Lapangan dan Imbauan kepada Masyarakat
Anggota Komite BPH Migas, Bambang Hermanto, melakukan pemantauan langsung di salah satu SPBU di Jalan KL. Yos Sudarso, Kota Medan. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan baik. Ia juga berinteraksi langsung dengan pembeli BBM untuk mendapatkan informasi terkini.
Dalam kunjungannya, Bambang Hermanto mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Pembelian BBM sesuai kebutuhan sangat penting untuk menjaga ketersediaan pasokan. “Kami berharap kepada masyarakat di Kota Medan untuk tetap tenang serta membeli BBM sesuai kebutuhan sehingga kondisi stok BBM bisa terjaga untuk kita semua,” katanya.
BPH Migas juga terus memperkuat komunikasi serta koordinasi dengan Pemerintah Daerah setempat. Hal ini dilakukan guna memastikan proses distribusi BBM kepada masyarakat tetap lancar dan aman. Sinergi antara berbagai pihak menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas pasokan.
Prediksi Normalisasi Distribusi dan Ketersediaan BBM
Ketersediaan dan distribusi Pasokan BBM Sumatera Utara, khususnya di wilayah Medan, diperkirakan akan kembali normal. Normalisasi ini akan terjadi seiring dengan membaiknya kondisi cuaca di perairan. Cuaca yang kondusif akan memungkinkan kapal kargo untuk segera melakukan bongkar muat.
Bambang Hermanto menyatakan optimisme bahwa seluruh proses distribusi dan pasokan BBM akan kembali stabil. “Apabila cuaca berangsur membaik dan distribusi normal, Insya Allah ini (distribusi dan pasokan BBM) semua menjadi normal kembali,” ujarnya. Pernyataan ini memberikan jaminan kepada masyarakat.
Kunjungan lapangan BPH Migas ini turut didampingi oleh Executive General Manager Sumatera Bagian Utara PPN Sunardi, Region Manager Retail Sales Regional Sumbagut I PPN Gusti Bagus Suteja, serta Sales Area Manager Medan PPN Tito Rivanto Marsono. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama dalam mengatasi tantangan ini.
Sumber: AntaraNews