Distribusi BBM Aceh Tengah Lancar, Pertamina Pastikan Stok Aman Meski Banjir
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan distribusi BBM Aceh Tengah tetap aman dan lancar, bahkan di tengah dampak banjir bandang, dengan stok yang memadai untuk kebutuhan masyarakat.
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan kelancaran penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Aceh Tengah, Provinsi Aceh, hingga Jumat ini. Ketersediaan pasokan BBM di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan Pertashop di daerah tersebut dilaporkan dalam kondisi aman dan beroperasi normal. Langkah ini diambil untuk menjamin kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi di tengah berbagai kondisi.
Fahrougi Andriani Sumampouw, Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, menyatakan bahwa pasokan BBM secara berkala terus dikirimkan dari depot. Suplai juga didukung oleh Integrated Terminal (IT) Lhokseumawe, memastikan kontinuitas distribusi. Hal ini menjadi prioritas utama Pertamina untuk menjaga stabilitas pasokan di wilayah tersebut.
Meskipun terdapat beberapa wilayah yang terdampak banjir bandang, jalur distribusi mobil tangki BBM telah dialihkan. Penggunaan rute yang berbeda memungkinkan penyaluran tetap dapat dilakukan tanpa hambatan signifikan. Kondisi ini menunjukkan kesiapan Pertamina dalam menghadapi tantangan geografis dan cuaca ekstrem.
Strategi Penyaluran di Tengah Tantangan Banjir
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut telah menerapkan strategi distribusi yang adaptif untuk memastikan pasokan BBM di Aceh Tengah tidak terganggu oleh dampak banjir bandang. Meskipun beberapa area mengalami genangan, jalur logistik untuk mobil tangki BBM telah disesuaikan. Ini memungkinkan operasional penyaluran tetap berjalan efektif.
Fahrougi Andriani Sumampouw menjelaskan, "Seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan Pertashop di Aceh Tengah tetap beroperasi dan mendapatkan pasokan secara berkala dari depot, termasuk suplai dari IT Lhokseumawe." Pernyataan ini menegaskan komitmen Pertamina dalam menjaga ketersediaan energi. Penyesuaian rute menjadi kunci utama dalam mengatasi kendala alam.
Langkah proaktif ini membuktikan kesigapan Pertamina dalam mengantisipasi dan merespons situasi darurat. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu khawatir akan kelangkaan BBM. Distribusi yang lancar ini menjadi salah satu upaya menjaga stabilitas ekonomi lokal.
Ketersediaan Stok BBM dan LPG di Aceh
Secara keseluruhan, ketersediaan BBM di wilayah Aceh berada dalam kondisi yang sangat terjaga. Total stok BBM, yang merupakan akumulasi dari beberapa supply point utama, mencapai sekitar 31.000 kiloliter (KL). Stok ini tersebar di berbagai lokasi strategis seperti Lhokseumawe, Krueng Raya, Meulaboh, Sabang, dan Simeulue.
Tidak hanya BBM, stok LPG di Aceh juga dilaporkan dalam kondisi cukup memadai. Total ketersediaan LPG mencapai sekitar 7.800 metrik ton (MT). Pasokan LPG ini didukung oleh Terminal LPG Pangkalan Susu dan Integrated Terminal (IT) LPG Arun, yang merupakan fasilitas penting dalam rantai distribusi energi.
Untuk lebih memperkuat pasokan, Pertamina terus memperkuat distribusinya melalui penyaluran rutin serta tambahan pasokan kapal. Kapal-kapal pengangkut energi ini telah dan akan tiba pada awal April. Ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memastikan kelancaran suplai ke seluruh wilayah Aceh, termasuk daerah terpencil.
Fahrougi Andriani Sumampouw menegaskan, "Artinya, secara keseluruhan, penyaluran energi di Aceh tetap berjalan dengan dukungan distribusi multi moda transportasi untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi." Pernyataan ini memberikan jaminan kepada publik mengenai stabilitas pasokan energi.
Imbauan dan Upaya Penguatan Distribusi
Menyikapi kondisi ini, Pertamina mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan bijak dalam melakukan pembelian BBM. Pembelian sesuai kebutuhan sangat disarankan untuk menghindari penimbunan atau panic buying yang tidak perlu. Ketersediaan stok yang aman seharusnya memberikan rasa nyaman bagi konsumen.
Fahrougi Andriani Sumampouw juga menyampaikan, "Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan melakukan pembelian BBM secara bijak sesuai kebutuhan." Pesan ini penting untuk menjaga ketertiban dan efisiensi distribusi. Kolaborasi antara penyedia dan konsumen sangat diperlukan.
Pertamina terus berkomitmen untuk memperkuat sistem distribusinya. Dengan dukungan distribusi multi moda transportasi, termasuk jalur darat dan laut, pasokan energi di Aceh dipastikan akan selalu terpenuhi. Upaya ini mencakup koordinasi yang erat dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan kelancaran operasional.
Sumber: AntaraNews