Pertamina: Mayoritas SPBU dan Agen LPG di Lokasi Bencana Sumatra Pulih, Stok Aman
Arya juga menegaskan bahwa stok BBM dan LPG di ketiga provinsi yang terdampak bencana saat ini dalam kondisi aman dan cukup.
PT Pertamina Patra Niaga memastikan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite tersedia di 97 persen dari total SPBU Pertamina di Indonesia. (Foto: Pertamina)
(@ 2024 merdeka.com)PT Pertamina (Persero) menegaskan bahwa sebagian besar Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) serta agen LPG di daerah yang terkena dampak bencana banjir di Sumatra telah pulih kembali. Stok BBM dan LPG juga berada dalam keadaan yang aman.
Menurut data yang disampaikan oleh Pertamina, sebanyak 151 dari total 156 SPBU di Aceh telah beroperasi kembali. Lima SPBU lainnya belum dapat beroperasi karena adanya kendala akses.
Di sisi lain, dari 131 agen LPG yang ada di Aceh, semuanya telah kembali beroperasi. Hal ini juga berlaku untuk sembilan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Aceh yang kini beroperasi normal.
Di wilayah Sumatra Utara, tercatat sebanyak 406 SPBU, 383 agen LPG, dan 46 SPBE telah berhasil beroperasi kembali.
"Di Sumatra Barat, untuk lembaga penyalur BBM terdapat 147 SPBU dan tidak ada yang terdampak. Kemudian untuk lembaga penyalur LPG, terdapat 172 agen LPG yang juga tidak terdampak. Jumlah SPBE di sana ada 14, dan kami bersyukur seluruhnya tidak terdampak. Artinya, seluruh lembaga penyalur di Sumatra Barat dapat beroperasi 100 persen," ujar Corporate Secretary PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita dalam konferensi pers Update Penanganan Pascabencana pada Jumat (9/1).
Arya juga menegaskan bahwa stok BBM dan LPG di ketiga provinsi yang terdampak bencana saat ini dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Stok dalam posisi aman. Jadi Bapak dan Ibu tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM dan LPG. Semuanya dalam kondisi aman," tambahnya. Meskipun hampir seluruh SPBU dan agen LPG telah beroperasi, Arya menambahkan bahwa Pertamina masih menerapkan pola distribusi alternatif dan darurat. Hal ini dilakukan karena jalur distribusi belum sepenuhnya kembali normal.
Distribusi Energi Lewat Berabgai Cara
Pertamina melakukan penyaluran BBM dan LPG melalui jalur laut serta udara untuk mencapai wilayah yang akses daratnya terputus.
Selain itu, perusahaan juga mempersiapkan jalur darat sebagai alternatif. Dengan adanya kolaborasi bersama BNPB, TNI, Polri, pemerintah daerah, dan berbagai pihak lainnya, Pertamina berhasil menyalurkan BBM ke daerah-daerah yang sebelumnya terisolasi.
"Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu. Kami mendistribusikan BBM menggunakan drum yang dimuat ke dalam pesawat, serta tabung LPG yang diangkut dengan helikopter menggunakan metode sling load. Selain itu, ada juga distribusi menggunakan pesawat Air Tractor," tutupnya.