Bank Indonesia Tanggapi Isu Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI
Presiden Prabowo sudah mengajukan tiga nama sebagai calon deput gubernur Bank Indonesia.
Bank Indonesia buka suara terkait kabar Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono untuk menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) yang akan menggantikan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Juda Agung.
"Sehubungan dengan beredarnya pemberitaan terkait pengunduran diri Deputi Gubernur Bank Indonesia, Bp. Juda Agung, dengan ini kami sampaikan bahwa Kami mengkonfirmasi bahwa Deputi Gubernur Bank Indonesia, Bapak Juda Agung, telah mengajukan pengunduran diri kepada Presiden RI, terhitung sejak tanggal 13 Januari 2026," kata Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Ramdan Denny Prakoso, kepada Liputan6.com, Senin (19/1/2026).
Dalam pernyatannya, Denny tidak menyebutkan secara langsung nama Thomas Djiwandono yang akan menggantikan Deputi Gubernur Bank Indonesia sebelumnya. Kendati begitu, Gubernur Bank Indonesia telah merekomendasikan calon kepada Presiden Prabowo Subianto.
Fokus Tugas Utama
"Atas kekosongan jabatan Deputi Gubernur tersebut maka Gubernur Bank Indonesia telah merekomendasikan calon kepada Presiden," ungkapnya.
Selanjutnya, Presiden mengusulkan dan mengangkat Deputi Gubernur terpilih sebagaimana persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat. Hal ini diatur pada Pasal 41, Pasal 48, dan Pasal 50 UU Bank Indonesia sebagaimana terakhir diubah oleh UU No. 3 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).
"Bank Indonesia akan tetap fokus pada tugas utama untuk mencapai dan memelihara stabilitas nilai rupiah, memelihara kelancaran sistem pembayaran, dan menjaga stabilitas sistem keuangan yang mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Termasuk saat ini Bank Indonesia akan fokus pada pelaksanaan Rapat Dewan Gubernur Januari 2026 yang keputusannya akan diumumkan pada Rabu, 21 Januari 2026," pungkasnya.
3 Kandidat Fit and Proper Test Calon Deputi Gubernur BI
Sebagai informasi, terdapat tiga nama yang diusulkan Presiden Prabowo guna mengikuti fit and proper test calon Deputi Gubernur BI pada pekan ini.
Pertama, Thomas Jiwandono saat ini masih menjabat Wakil Menteri Keuangan. Kedua, ada Dicky Kartikoyono yang menjabat sebagI Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI.
Sementara itu, yang ketiga juga berasal dari Bank Indonesia yakni Solikin M. Juhro yang saat ini menjabat sebagai Asisten Gubernur Bank Indonesia.
Respon Menkeu Purbaya
Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya merespons positif kabar diusulkannya Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono untuk menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Ia menilai langkah tersebut sebagai hal yang baik untuk memperluas pengalaman Thomas di luar kebijakan fiskal.
"Ya bagus lah, biar Pak Thomas punya pengalaman lebih luas lagi udah di fiskal sekarang, kalau masuk kan ke moneter, kan bagus Saya mendukung," kata Purbaya di kantor DPR, Jakarta, Senin (19/1/2026).
Menurut Purbaya, selama ini Thomas telah berkiprah di ranah fiskal, sehingga jika nantinya beralih ke moneter, hal itu justru memperkaya perspektif kebijakan ekonomi nasional.