Bandara Juanda Catat Lonjakan Penumpang Nataru, Tembus 430 Ribu Orang dalam 10 Hari Periode Libur
Bandara Internasional Juanda di Sidoarjo melayani lebih dari 430 ribu penumpang selama sepuluh hari awal periode Nataru, menunjukkan lonjakan signifikan pada mobilitas Penumpang Bandara Juanda Nataru.
Lonjakan Penumpang Bandara Juanda Selama Periode Nataru
Bandara Internasional Juanda di Sidoarjo, Jawa Timur, mencatat peningkatan signifikan dalam jumlah penumpang selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Sejak 15 Desember 2025, bandara ini telah melayani total 430.540 penumpang. Angka ini dicapai melalui 2.883 pergerakan pesawat dalam sepuluh hari pertama posko Nataru.
General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, menyatakan bahwa operasional bandara berjalan lancar dan aman selama periode sibuk ini. Peningkatan jumlah penumpang ini menunjukkan aktivitas perjalanan yang tinggi menjelang perayaan akhir tahun. Hal ini juga mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan penerbangan.
Puncak arus penumpang terjadi pada H-1 Natal, yaitu Rabu (24/12), dengan 48.364 penumpang dan 310 pergerakan pesawat. Kenaikan ini jauh melampaui rata-rata harian selama periode posko, yang biasanya berkisar 35 ribu penumpang dan 260 penerbangan per hari.
Peningkatan Pergerakan Penumpang dan Pesawat
Sejak tanggal 18 Desember, Bandara Internasional Juanda telah mengalami peningkatan jumlah penumpang yang konsisten. Kenaikan ini menandai dimulainya periode puncak perjalanan liburan akhir tahun. Data menunjukkan bahwa jumlah penumpang naik sekitar 14 persen dibandingkan rata-rata harian.
Tidak hanya penumpang, pergerakan pesawat juga menunjukkan tren peningkatan yang serupa. Bandara Juanda mencatat kenaikan sekitar 8 persen pada pergerakan pesawat. Peningkatan ini menunjukkan efisiensi operasional bandara dalam mengelola lonjakan volume penerbangan.
Muhammad Tohir menjelaskan bahwa rata-rata harian selama periode posko adalah sekitar 35 ribu penumpang dan 260 penerbangan. Angka ini meningkat drastis pada puncak arus, mengindikasikan persiapan matang pihak bandara. Pengelolaan Penumpang Bandara Juanda Nataru menjadi fokus utama untuk kelancaran operasional.
Destinasi Favorit Domestik dan Internasional dari Juanda
Rute penerbangan domestik menjadi penyumbang terbesar jumlah Penumpang Bandara Juanda Nataru. Jakarta, khususnya Bandara Internasional Soekarno-Hatta, menjadi destinasi paling populer dengan 89 ribu penumpang. Ini menunjukkan dominasi rute ibu kota dalam mobilitas perjalanan.
Selain Jakarta, Bali juga menjadi tujuan favorit dengan 42 ribu penumpang, diikuti oleh Makassar dengan 35 ribu penumpang. Destinasi-destinasi ini secara konsisten menarik banyak wisatawan dan pelancong. Popularitas rute-rute ini mencerminkan preferensi perjalanan masyarakat Indonesia.
Untuk penerbangan internasional, Kuala Lumpur menduduki posisi teratas dengan 21 ribu penumpang. Singapura menyusul dengan 18 ribu penumpang, menunjukkan konektivitas regional yang kuat. Kedua rute ini menjadi pilihan utama bagi Penumpang Bandara Juanda Nataru yang bepergian ke luar negeri.
Imbauan dan Persiapan Perjalanan dari Bandara Juanda
General Manager Muhammad Tohir mengimbau seluruh calon penumpang untuk memperhatikan waktu keberangkatan mereka. Persiapan yang matang sangat penting untuk memastikan kelancaran perjalanan. Perencanaan waktu yang baik dapat menghindari keterlambatan yang tidak diinginkan.
Calon penumpang juga disarankan untuk mengantisipasi potensi kendala cuaca yang mungkin terjadi selama periode Nataru. Selain itu, kepadatan lalu lintas menuju bandara juga perlu diperhitungkan. Hal ini penting agar seluruh proses keberangkatan dapat berjalan dengan baik dan tepat waktu.
Imbauan ini bertujuan untuk memastikan pengalaman perjalanan yang nyaman dan aman bagi semua Penumpang Bandara Juanda Nataru. Dengan persiapan yang memadai, diharapkan tidak ada hambatan berarti. Keselamatan dan kenyamanan penumpang adalah prioritas utama pihak Bandara Internasional Juanda.
Sumber: AntaraNews