Penyebab Laju Endap Darah Tinggi Lengkap Beserta Gejala dan Cara Mengatasinya
Berikut penyebab laju endap darah tinggi lengkap beserta gejala dan cara mengatasinya.
Laju endap darah (LED) atau erythrocyte sedimentation rate (ESR) merupakan pemeriksaan darah yang dilakukan untuk mengukur kecepatan pengendapan sel darah merah dalam sampel darah. Tes ini bertujuan untuk mendeteksi adanya peradangan atau infeksi dalam tubuh.
Dalam prosedur pemeriksaan LED, sampel darah ditempatkan dalam tabung vertikal dan diamati seberapa cepat sel-sel darah merah mengendap ke dasar tabung dalam waktu 1 jam. Semakin cepat sel darah merah mengendap, semakin tinggi nilai LED yang terukur.
Nilai LED normal bervariasi tergantung usia dan jenis kelamin:
- Pria di bawah 50 tahun: 0-15 mm/jam
- Pria di atas 50 tahun: 0-20 mm/jam
- Wanita di bawah 50 tahun: 0-20 mm/jam
- Wanita di atas 50 tahun: 0-30 mm/jam
- Anak-anak: 0-10 mm/jam
Nilai LED yang lebih tinggi dari rentang normal mengindikasikan adanya peradangan atau infeksi dalam tubuh. Namun, tes LED tidak dapat menunjukkan lokasi spesifik peradangan tersebut.
Bagaimana penyebab laju endap darah tinggi lengkap beserta gejala dan cara mengatasinya? Melansir dari berbagai sumber, Rabu (12/3), simak ulasan informasinya berikut ini.
Penyebab Laju Endap Darah Tinggi
Peningkatan nilai LED dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, antara lain:
1. Infeksi
Berbagai jenis infeksi dapat menyebabkan peningkatan LED, seperti:
- Infeksi tulang (osteomielitis)
- Infeksi jantung (endokarditis)
- Infeksi kulit
- Tuberkulosis
- Infeksi saluran kemih
Saat tubuh terinfeksi, sistem imun akan merespon dengan memicu peradangan. Hal ini menyebabkan peningkatan protein tertentu dalam darah yang membuat sel darah merah lebih cepat mengendap.
2. Penyakit Autoimun
Pada penyakit autoimun, sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan tubuh sendiri secara keliru. Hal ini memicu peradangan kronis yang dapat meningkatkan LED. Beberapa contoh penyakit autoimun yang sering menyebabkan LED tinggi adalah:
- Rheumatoid arthritis
- Lupus
- Vaskulitis
- Polymyalgia rheumatica
- Penyakit Crohn
3. Kanker
Beberapa jenis kanker dapat memicu peradangan sistemik yang menyebabkan peningkatan LED, seperti:
- Limfoma
- Multiple myeloma
- Leukemia
- Kanker paru-paru
- Kanker ginjal
Sel-sel kanker melepaskan zat-zat yang memicu respon inflamasi, sehingga meningkatkan protein peradangan dalam darah.
4. Anemia
Anemia atau kekurangan sel darah merah dapat menyebabkan peningkatan LED. Hal ini terjadi karena jumlah sel darah merah yang lebih sedikit membuat sel-sel tersebut lebih mudah mengendap.
5. Kehamilan
Selama kehamilan, terjadi perubahan fisiologis pada tubuh ibu yang dapat meningkatkan LED. Peningkatan volume darah dan penurunan kadar hemoglobin selama kehamilan berkontribusi pada kenaikan nilai LED.
6. Usia Lanjut
Seiring bertambahnya usia, nilai LED cenderung meningkat secara alami. Hal ini terkait dengan perubahan komposisi protein dalam darah dan peningkatan risiko penyakit kronis pada lansia.
Gejala yang Menyertai Laju Endap Darah Tinggi
Peningkatan LED sendiri tidak menimbulkan gejala spesifik. Namun, kondisi yang menyebabkan LED tinggi seringkali disertai gejala-gejala tertentu, seperti:
- Demam
- Nyeri sendi atau tulang
- Kelelahan
- Penurunan berat badan tanpa sebab jelas
- Kehilangan nafsu makan
- Sakit kepala yang berkepanjangan
- Nyeri otot
- Kemerahan atau bengkak pada area tertentu
- Gangguan pencernaan seperti diare atau nyeri perut
Gejala-gejala tersebut bervariasi tergantung pada penyebab utama peningkatan LED. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut jika ditemukan LED tinggi disertai gejala-gejala di atas.
Penanganan Laju Endap Darah Tinggi
Penanganan LED tinggi ditujukan pada penyebab utamanya. Beberapa pendekatan yang dapat dilakukan antara lain:
1. Pengobatan Infeksi
Jika LED tinggi disebabkan oleh infeksi, dokter akan meresepkan antibiotik yang sesuai. Jenis dan durasi pengobatan tergantung pada jenis dan lokasi infeksi. Penting untuk menyelesaikan seluruh rangkaian antibiotik sesuai anjuran dokter.
2. Terapi Penyakit Autoimun
Untuk penyakit autoimun, pengobatan bertujuan menekan sistem imun yang terlalu aktif. Beberapa pilihan terapi meliputi:
- Obat anti-inflamasi non-steroid (NSAID)
- Kortikosteroid
- Obat imunosupresan seperti methotrexate atau azathioprine
- Terapi biologis seperti anti-TNF atau anti-IL-6
Pemilihan terapi tergantung pada jenis penyakit autoimun dan tingkat keparahannya.
3. Penanganan Kanker
Jika LED tinggi disebabkan oleh kanker, penanganan akan disesuaikan dengan jenis dan stadium kanker. Pilihan terapi dapat meliputi:
- Kemoterapi
- Radioterapi
- Pembedahan
- Imunoterapi
- Terapi target
Pendekatan multidisiplin seringkali diperlukan dalam penanganan kanker.
4. Koreksi Anemia
Untuk LED tinggi akibat anemia, penanganan meliputi:
- Suplementasi zat besi, vitamin B12, atau asam folat
- Transfusi darah jika diperlukan
- Pengobatan penyebab anemia (misalnya penyakit ginjal kronis atau perdarahan saluran cerna)
5. Modifikasi Gaya Hidup
Beberapa perubahan gaya hidup dapat membantu menurunkan peradangan dan memperbaiki LED, seperti:
- Berhenti merokok
- Mengurangi konsumsi alkohol
- Menjaga berat badan ideal
- Olahraga teratur
- Manajemen stres
Konsumsi makanan anti-inflamasi seperti buah-buahan, sayuran, dan omega-3
6. Pemantauan Berkala
Dokter akan melakukan pemeriksaan LED secara berkala untuk memantau respons terhadap pengobatan. Frekuensi pemeriksaan tergantung pada kondisi yang mendasari dan keparahan gejala.
Pencegahan Laju Endap Darah Tinggi
Meskipun tidak semua penyebab LED tinggi dapat dicegah, beberapa langkah dapat membantu mengurangi risiko, antara lain:
- Menjaga kebersihan dan higiene untuk mencegah infeksi
- Menjalani gaya hidup sehat dengan pola makan seimbang dan olahraga teratur
- Menghindari paparan zat-zat berbahaya yang dapat memicu peradangan
- Melakukan pemeriksaan kesehatan rutin, terutama bagi individu dengan faktor risiko tinggi
- Mengelola stres dengan baik
- Tidur yang cukup dan berkualitas
- Menjaga berat badan ideal
- Berhenti merokok dan membatasi konsumsi alkohol