Dishub Bantul Genjot Konversi LPJU LED di Jalan Parangtritis, Hemat Energi dan Terangi Jalur Wisata
Dinas Perhubungan Bantul secara bertahap melakukan Konversi LPJU LED di sepanjang Jalan Parangtritis. Langkah ini tidak hanya membuat jalan lebih terang, tetapi juga menghemat biaya listrik secara signifikan.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, tengah gencar melakukan program konversi lampu penerangan jalan umum (LPJU). Program ini melibatkan penggantian LPJU model konvensional ke teknologi light emitting diode (LED) di ruas Jalan Parangtritis.
Sebanyak 200 titik LPJU telah berhasil dikonversi di sepanjang jalur wisata utama tersebut. Wilayah yang menjadi fokus awal adalah dari simpang empat ring road Druwo hingga simpang empat Bakulan.
Proses konversi ini telah dimulai sejak tahun 2023 dan ditargetkan berlanjut hingga 2025. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas penerangan sekaligus mencapai efisiensi energi yang lebih baik.
Manfaat Ganda Konversi LPJU LED
Kepala Bidang Perlengkapan Jalan Dishub Bantul, Agus Sutomo, menjelaskan bahwa konversi LPJU ke teknologi LED membawa manfaat ganda. Selain menghasilkan pencahayaan yang lebih terang dan optimal, langkah ini juga bertujuan menghemat pembayaran listrik bulanan pemerintah daerah.
Penghematan energi menjadi fokus utama mengingat perbedaan kapasitas daya yang signifikan antara kedua jenis lampu. Setiap titik lampu LED hanya memerlukan kapasitas 90 watt.
Perbandingan ini sangat mencolok jika dibandingkan dengan lampu konvensional yang memiliki kapasitas 250 watt per titik. Dengan demikian, konversi ini mampu menghemat lebih dari 50 persen konsumsi daya listrik.
Penghematan biaya listrik ini akan berdampak positif pada anggaran yang dikelola oleh Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Bantul. Agus Sutomo menekankan bahwa biaya listrik cenderung terus meningkat, sehingga efisiensi ini sangat krusial.
Progres dan Target Konversi di Jalan Parangtritis
Hingga saat ini, Dishub Bantul telah menyelesaikan konversi sekitar 200 titik LPJU LED di ruas Jalan Parangtritis. Area yang telah terkonversi membentang dari simpang empat Druwo sampai simpang empat Bakulan.
Total terdapat sekitar 350 titik LPJU di sepanjang Jalan Parangtritis. Target jangka panjang adalah mengkonversi seluruh titik LPJU dari simpang empat Druwo hingga kawasan wisata Parangtritis.
Proses penggantian ini dilakukan secara bertahap, disesuaikan dengan ketersediaan anggaran pemeliharaan LPJU di daerah. Dishub Bantul juga aktif mengajukan usulan ke Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk alokasi dana.
Agus Sutomo berharap, jika ada alokasi pemeliharaan dari pokok pikiran dewan, program konversi dapat berjalan lebih cepat. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan infrastruktur penerangan jalan.
Tantangan dan Penggantian Insidental
Meskipun sebagian besar LPJU di ruas awal telah dikonversi, masih ada tantangan di ruas jalan Parangtritis bagian selatan. Terutama dari simpang Bakulan ke selatan, terdapat LPJU yang sudah berumur dan memerlukan perhatian.
Dishub Bantul juga melakukan penggantian insidental untuk LPJU yang rusak dan tidak memiliki suku cadang lagi. Penggantian ini terkadang tidak berurutan, namun tetap menggunakan lampu LED sebagai pengganti.
Agus Sutomo menegaskan bahwa meskipun pemasangan awal LPJU di Jalan Parangtritis dilakukan oleh Pemerintah Daerah DIY, pemeliharaannya kini telah diserahkan sepenuhnya kepada Pemerintah Kabupaten Bantul.
Dengan pertimbangan manfaat yang signifikan, Dishub Bantul bertekad untuk terus melanjutkan program konversi ini. Tujuannya adalah memastikan seluruh Jalan Parangtritis memiliki penerangan yang optimal dan hemat energi.
Sumber: AntaraNews