Gagal Seram, Patung Macan Putih di Kediri Malah Jadi Primadona Selfie Warga
Keberadaan patung macan putih di Kediri menjadi sorotan. Bukan tanpa sebab, penampakan patung yang menyerupai macan itu ternyata tidak seseram macan aslinya.
Jagat media sosial diramaikan oleh beragam komentar lucu warganet terkait keberadaan sebuah patung macan putih di Kabupaten Kediri, Jawa Timur yang di unggah akun instgram @liputan6.SCTV. Patung yang terletak di Desa Balong Jeruk, Kecamatan Kunjang ini viral lantaran bentuknya yang dianggap unik dan kurang garang, jauh dari kesan macan sebagai raja hutan pada umumnya.
Inisiasi Legenda Desa dan Antusiasme Warga
Patung yang mulai dibangun pada 28 November tersebut merupakan inisiasi dari Kepala Desa setempat Syafi'i. "Tujuan utama pembangunan patung ini adalah untuk membangkitkan kembali legenda desa sekaligus menciptakan ikon bagi Desa Balong Jeruk," ujar Syafi,i.
Meskipun hasil akhirnya memicu keriuhan di media sosial karena bentuknya yang lucu, antusiasme warga sekitar justru sangat tinggi. Banyak warga yang sengaja datang karena penasaran untuk berfoto dengan latar patung macan putih tersebut.
Pembangunan Patung Macan Putih Pakai Dana Pribadi
Pembangunan patung ini dipastikan tidak menggunakan dana desa, melainkan murni dari kantong pribadi Kepala Desa. Syafi'i mengaku bahwa ia memberikan contoh gambar kepada pematung, namun hasil akhirnya ternyata tidak sesuai dengan kesepakatan awal dan ekspektasi yang diinginkan.
Kepala Desa Balong Jeruk, Syafi'i, memberikan klarifikasi terkait ketidaksesuaian bentuk patung tersebut
Tak Ada Kaitan dengan Dana Desa
"Nah, setelah kita ketemu foto dan gambarnya yang kita inginkan, kita sodorkan ke pemahat patung. Katanya sanggup membuat yang seperti yang kita inginkan. Ternyata waktu kita sudah deal dan dibangun, ya jadinya kurang sempurna seperti itu. Tapi dengan semuanya itu tidak ada terkaitannya dengan dana desa. Murni itu pribadi saya dengan nominal dana Rp3.500.000." tegas Syafi'I di kutip dari insgram liputan 6
Syafi'I berencana untuk melakukan perbaikan agar bentuk patung macan putih itu nantinya bisa lebih sempurna dan sesuai dengan harapan masyarakat.
Reporter Magang: Mochamad Aidil Akbar